Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

22 September 2008

Humor : Jutawan

Di dalam suatu pertemuan di gereja, seorang kaya berdiri dan memberi kesaksian kepada hadirin tentang imannya.

“Aku adalah seorang jutawan”, katanya, “Aku yakin bahwa hal itu karena berkat Tuhan yang berlimpah yang Tuhan anugerahkan kepadaku. Aku masih ingat titik balik itu dalam imanku. Aku baru saja menerima $ 1.00 sebagai hasil pekerjaanku dan kemudian aku pergi ke sebuah kebaktian gereja pada malam itu.

Pembicaranya adalah misionaris yang bercerita tentang pekerjaan pelayanannya. Aku sadar bahwa aku hanya memiliki $ 1.00 dan harus memberikan semuanya itu untuk pekerjaan Tuhan atau sama sekali tidak. Pada saat itu aku mengambil keputusan untuk mempersembahkan seluruh milikku kepada Tuan. Aku percaya bahwa Tuhan memberkati keputusanku itu, dan oleh karenanya, kini aku menjadi seorang kaya.”

Setelah ia selesai, terdapat suatu keheningan yang cukup lama di dalam gereja. Ketika ia balik ke tempat duduknya, seorang wanita kecil yang sudah tua berbisik kepadanya, “Aku menantangmu untuk mengulangi perbuatanmu lagi!”

Penny Rahm

0 comments:

Post a Comment