Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

01 September 2008

Humor : Balon Udara

Tiga orang petualang, masing-masing seorang Indonesia, Inggris, dan Arab, mengadakan perjalanan bersama keliling dunia dengan balon udara. Di tengah perjalanan si Inggris menjulurkan tangannya ke awan-awan di bawah. "Aaah!" katanya. "Kita sekarang berada di atas tanah airku."

"Kok bisa tahu?" tanya si Arab.

"Aku bisa merasakan sejuknya udara perbukitan," jawabnya.

Beberapa hari kemudian si Arab menjulurkan tangannya ke awan-awan di bawah. "Aaah!" katanya. "Kita sekarang berada di atas tanah airku."

"Kok bisa tahu?" tanya si Indonesia.

"Aku bisa merasakan hangatnya udara padang pasir," jawabnya.

Beberapa hari kemudian si Indonesia menjulurkan tangannya ke awan-awan di bawah. "Aaah! Kita sekarang berada tepat di atas Terminal Pulogadung, Jakarta, Indonesia."

Si Arab dan Inggris tercengang-cengang.

"Kok kamu bisa tahu dengan persis?!" teriak mereka.

Si Indonesia menarik tangannya dan menunjukkannya pada mereka berdua. "Jam tanganku hilang."

0 comments:

Post a Comment