Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

10 September 2008

Awali dengan Berdoa

"Tuhan, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu" - Mazmur 5:4

George Muller melakukan suatu pelayanan yang cukup berat, yaitu mendirikan pati asuhan untuk anak-anak yatim piatu di Inggris. Ia memutuskan untuk tidak mengadakan malam dana. Ia juga meminta panitia agar tidka berhutang dalam membeli keperluan pembangunan gedung. Muller menghimbau mereka untuk membangun pati asuhan tersebut murni dengan pertolongan Tuhan. Ia berkomitmen untuk memperbanyak waktu doa dan hal-hal yang ajaib pun mulai terjadi, para penyumbang datang memberi bantuan tanpa diminta. Selama Muller hidup ada 121.000 anak yang diasuhnya dan mereka tidak pernah kekurangan karena Tuhan menyertai pelayanannya dengan tanda-tanda ajaib.

Muller telah membuktikan kuasa doa. Bagaimana dengan kita? Banyak orang yang sudah terbiasa dengan rutinitas pekerjaan setiap hari sehingga sebelum pagi hari tiba pun, kita sudah tidak sabar untuk cepat bangun dan menyelesaikan lagi pekerjaan kita. Tugas-tugas yang menggunung, tidak jarang mencuri waktu kita untuk datang kepada Tuhan. Kita seringkali berpikir bahwa cara terbaik memulai sebuah hari adalan dengan bangun pagi-pagi dan cepat-cepat bekerja agar semuanya cepat selesai dan beres. Tetapi kita lupa bahwa kunci utama untuk kita bisa menjalani hari ini dengan maksimal adalah dengan berdoa.

Ada kata bijak "Seven days without prayer, makes one week." Saya setuju karena doa memang merupakan kekuatan yang membuat kita dapat bertahan, bahkan menang atas segala kesulitan. Awal yang baik akan menentukan akhir dari semuanya. So, awasilah hari kita dengan berdoa! (is)

HARI YANG DILIPAT DALAM DOA AKAN SULIT UNTUK DIKOYAKKAN

Renungan Pagi

0 comments:

Post a Comment