Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

10 August 2008

Datanglah Kerajaan-Mu

"Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga" - Matius 6:9-10

Allah adalah Raja atas semesta sepanjang masa. Namun kerajaan dan pemerintahan Allah atas manusia di bumi ternoda ketika manusia memberontak terhadap perintah-Nya dan menaati bujukan Iblis. Sejak itu dosa, maut, dan Iblis berkuasa dalam hati manusia di bumi. Allah tidak lagi menjadi Raja dalam hidup manusia karena takhta hati manusia sudah diisi Iblis dan ilah lain. Ketike Yesus membertiakan Injil, mengusir setan, dan menyembuhkan orang sakit dengan penuh kuasa, Dia membawa manusia kembali kepada Allah. Sejak saat itu Allah bertakhta sebagai Raja dalam hati orang percaya.

Saat kita berdoa dan berkata, "Datanglah Kerajaan-Mu," kita memohon agar pemerintahan Allah yang ditandai dengan damai sejahtera, keadilan, kemakmuran, kondisi dimana tidak ada perang, krisis, sakit penyakit, bencana atau penderitaan, turun ke bumi. Kita juga memohon agak Allah menarik banyak orang untuk datang kepada-Nya melalui pemberitaan Injil dan pelayanan orang percaya. Semakin banyak orang datang kepada Allah, kerajaan Allah semakin diperluas di bumi, sampai pada puncaknya Allah mendirikan kerajaan-Nya di bumi, yaitu pada saat Yesus dayang untuk kedua kalinya sebagai Raja. Pada saat itulah doa ini digenapi sepenuhnya.

Sementara itu, kita harus terus berdoa dan bekerja untuk membawa saudara-saudara, teman-teman, bangsa kita, bahkan bangsa-bangsa lain yang belum mengenal Allah untuk datang kepada-Nya dan menjadikan Allah sebagai Raja. Jangan hanya berpangku tangan dan menjadi penonton! Mati kita bersiap sedia menjadi kepanjangan tangan Allah. (jt)

SEBAB KERJAAN ALLAH BUKANLAH SOAL MAKANAN DAN MINUMAN,
TETAPI SOAL KEBENARAN, DAMAI SEJAHTERA DAN SUKACITA OLEH ROH KUDUS

Renungan Pagi

0 comments:

Post a Comment