Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

21 July 2008

Humor : Pengacara & Pendeta

Seorang pendeta duduk di sebelah seorang pengacara dalam penerbangan dari LA ke New-York. Pengacara bertanya apakah si pendeta suka bermain game yang menyenangkan. Pendeta yang merasa lelah dan ingin istirahat sejenak dengan halus menolak dan mulai berusaha untuk tidur. Pengacara itu bersikeras bahwa gamenya itu mudah sekali namun sungguh menyenangkan. Ia menjelaskan lebih lanjut, “Aku menanyakan Anda suatu pertanyaan dan apabila Anda tidak tahu, maka Anda membayar kepadaku 5 dollar US dan vise-versa”. Sekali lagi pak pendeta menolak dengan halus dan berusaha untuk tidur lagi.

Si pengacara tidak putus-asa dan berkata, “OK, bila Anda tidak tahu jawabannya, Anda membayarku 5 dollar, sedangkan bila aku tidak tahu jawabannya, aku membayar Anda 500 dollar.” Si pendeta segera menjadi penuh perhatian. Ia sadar bahwa ia tidak akan dapat beristirahat kecuali bila ia ikut bermain game ini.

Pengacara mulai mengajukan pertanyaan yang pertama, “Berapa jauh jarak antara bumi dan bulan?”

Pak pendeta tak menjawab, ia mengeluarkan dompetnya dan mengambil 5 dollar US untuk kemudian memberikannya kepada pengacara.

“OK”, kata si pengacara. Sekarang giliran anda.

Pak pendeta bertanya kepada pengacaranya, “Apa yang mendaki bukit dengan kaki empat dan turun bukit dengan kaki tiga?”

Pengacaranya bingung, kemudian mengeluarkan laptopnya dan mulai mencari di internet dan seluruh referensinya, namun tak mendapatkan jawabannya.. Kemudian ia menghubungi semua kawan dan relasinya bahkan sampai perpustakaan Kongres, namun tidak juga mendapat jawaban. Setelah satu jam, ia membangunkan pendeta itu dan memberikan kepadanya 500 dollar US. Pendetanya mengatakan, “Terima kasih banyak.” Dan kembali tidur lagi.

Pengacara menjadi jengkel dan membangunkan pendeta lagi untuk kemudian bertanya, “Dan apakah jawabannya?”

Tanpa mengatakan suatu apa, ia mengeluarkan dompetnya lalu menyerahkan 5 dollar US kepada si pengacara dan kemudian mendengkur kembali

0 comments:

Post a Comment