Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

02 June 2008

Humor : Air Panas

Sampai dengan hari Senin, kakinya belum juga sembuh. Akhirnya dia memutuskan untuk memanggil dokter. Dokter itu berkata supaya dia merendam kakinya dalam air panas. Tapi ternyata kakinya malah bertambah parah.

Pelayannya yang kasihan melihat tuannya kesakitan berkata, "Saya tidak tahu apa-apa mengenai pengobatan, Tuan, aku hanya seorang pelayan, tapi aku selalu berpikir kalau lebih baik kaki Anda direndam dengan air dingin."

Pengusaha itu melakukan apa yang disarankan pelayannya. Dan berhasil! Dia hampir tidak merasakan lagi rasa sakit di kakinya. Pada hari Selasa pengusaha itu memanggil kembali dokternya untuk protes.

"Katakan padaku, Anda ini sebenarnya dokter macam apa sih? Kau menyuruhku untuk merendam kaki di air panas dan hasilnya kakiku tambah parah sakitnya. Tapi begitu pelayanku menyarankan agar kakiku direndam dalam air dingin, kakiku malah sembuh!"

"Oh ya?" tanya si dokter, "Aku tidak mengerti -- pelayanku bilang kalau kaki keseleo itu harus direndam dalam air panas."

0 comments:

Post a Comment