Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

20 June 2008

Contentment (Kepuasan)

Aku berkata, lebih baik puas dengan sedikit yang kamu miliki. Kalau tidak, engkau akan selalu berjuang untuk mendapatkan lebih banyak, dan itu bagaikan mengejar angin.

—Pengkothbah 4:6

Dalam mengevaluasi hidup Anda, bobot ukuran Tuhan sangatlah berbeda dengan ukuran Anda. Dengan melihat melalui mataNya, hal-hal yang paling kecil dapat membawa sukacita terdalam bagi Anda. Ketika Anda menerima hidup Anda sebagaimana yang dikehendaki Tuhan, Anda dapat berhenti memperjuangkan apa yang mungkin terjadi atau ‘seharusnya’ terjadi. Anda dapat merasakan berkat kepuasan bahwa untuk saat ini, hidup Anda adalah tempat awal yang sempurna untuk langkah berikutnya dalam perjalanan Anda.

 

Aku sudah belajar menjadi puas dengan apapun yang kumiliki.

—Filipi 4:11

Miliki apa yang Anda inginkan, atau inginkan apa yang Anda miliki. Sungguh menakjubkan melihat perbedaan yang ada jika susunan kata-kata yang sederhana ini dibalik. Sungguh suatu karunia untuk mengalami perasaan cukup itu, untuk tidak selalu memikirkan yang lebih banyak, untuk mempercayai bahwa Tuhan telah memberikan apa yang sungguh Anda butuhkan. Jika Anda memfokuskan hari ini pada segi-segi kehidupan Anda dan menyadari apa yang telah Tuhan lakukan bagi Anda pada setiap seginya, panjatkanlah suatu doa syukur. Tariklah nafas, dan biarkan momen ini menjadi penuh dengan sendirinya.

Everyday Blessings © Rebecca Currington, 2008

0 comments:

Post a Comment