Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

04 June 2008

Apakah Kita Masih Membutuhkan Tuhan?

Kita ingin kehadiran Tuhan dalam saat-saat kita sedang sakit. Dan tentu dalam suatu pemakaman. Namun, kita tidak ada waktu atau ruang untuk Dia, selagi kita masih sibuk bekerja. Karena itulah bagian dari hidup kita, kita mengira dapat menanganinya sendiri.

Aku berharap Tuhan mengampuniku untuk dugaan bahwa ada waktu atau tempat, dimana Ia tidak merupakan yang PERTAMA di dalam hidup kita. Kita harus senantiasa mempunyai waktu untuk MENGINGAT segala sesuatu yang Tuhan telah lakukan untuk kita.

Dan bila kita merasa malu akan hal ini. Maka Yesus berkata, “Bila kamu malu terhadap Aku, Akupun akan malu akan kamu di depan BapaKu di Sorga. Kamu tidak malu??

Bila memang demikian, saksikanlah hal ini kepada orang lain, BILA KAMU MEMANG SUNGGUH SUNGGUH!

Ya, aku benar-benar mengasihi Tuhan

Ia adalah sumber dari keberadaanku dan Juru Selamatku. Ia memeliharaku hari lepas hari. Tanpa Dia, aku bukan apa-apa.

Namun dengan Kristus, Ia akan memberiku kekuatan (Fil.4:13)


Jerry Sanger

0 comments:

Post a Comment