Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

15 February 2008

Sebuah DOA!

Aku meminta Allah mengangkat kesombonganku. Dan Allah menjawab, "Tidak".
Ia berkata bukan bagian-Nya mengangkat hal itu, tetapi bagianku untuk menyerahkannya.

Aku meminta agar Allah menyembuhkan anakku yang cacat, tetapi Ia berkata, "Tidak".
Ia berkata rohnya utuh dan sempurna, tubuh hanya sementara.

Aku meminta Allah untuk memberikanku kesabaran, dan Allah berkata, "Tidak".
Ia berkata kesabaran adalah hasil dari tantangan dan pencobaan. Hal itu tidak diberikan, tetapi diperoleh dengan usaha.

Aku meminta Allah untuk memberikanku kebahagiaan, dan Allah berkata, "Tidak".
Ia katakan Ia memberikan berkat, tetapi kebahagiaan tergantung pada diriku sendiri.


Aku meminta agar Allah menghindarkan aku dari kepedihan dan Allah berkata ”Tidak.”
Ia katakan, penderitaan menjauhkanku dari kesenangan dunia
dan mendekatkanku pada-Nya

Aku meminta pada Allah untuk menumbuhkan rohku
dan Allah berkata ”Tidak.”
Ia katakan, aku harus belajar bertumbuh sendiri
, tetapi Ia akan membersihkan rantingku dan membuatku berbuah.

Aku bertanya pada Allah apakah Ia mengasihiku dan Allah berkata “Ya.”
Ia berikan Anak-Nya yang tunggal untuk mati bagiku
dan aku akan berada di surga suatu hari nanti.

Karena... aku percaya Aku meminta agar Allah menolongku mengasihi orang lain Seperti Ia mengasihiku
Dan Allah berkata, ”Ah, akhirnya engkau mengerti..."

Tuhan Yesus Memberkatimu... Sekarang dan senantiansa AMIN

0 comments:

Post a Comment