Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

27 February 2008

Aborsi Pada Pandangan Tuhan Yesus

Dari bukunya Surga itu nyata, Choo Thomas menjelaskan apa yang didengar-nya dari Yesus Kristus selama di Surga

SETELAH BERJALAN MELEWATI jembatan emas bercahaya, Tuhan membimbing-ku pada sebuah tempat dimana ada bayi-bayi kecil dan bayi-bayi mungil—banyak diantaranya terlihat seperti baru dilahirkan—mereka di-pelihara. Ruangan yang sangat besar, seperti sebuah gudang, tak mewah atau indah. Di-penuhi dengan bayi-bayi mungil yang telanjang dan terbaring berdekatan satu dengan yang lainnya. “Mengapa banyak sekali bayi-bayi mungil disini?” saya bertanya,

Bayi-bayi mungil dari ibu-ibu yang tak menginginkan-nya. Aku akan Jaga bayi-bayi-nya!Tuhan menjawab-ku.

“Apa yang akan Engkau lakukan terhadap mereka, Tuhan?”

Jika ibu-ibu mereka diselamatkan, mereka dapat mengambil bayi-bayi mereka kembali.

“Apa yang terjadi jika ibu-ibu mereka tidak diselamatkan? Apakah yang akan Kau lakukan?”

Ibu-ibu lain akan memiliki mereka saat semua anak-anak-ku masuk kedalam Kerajaan.

Lalu saya mengerti bahwa bayi-bayi mungil ini telah di gugurkan dari rahim-rahim ibu-nya, lalu saya menangis. Yesus berteriak, “Aku tidak suka Aborsi!” Suara-Nya dan kelakuaan-Nya bertambah sukar dan marah, saya sadari, setelah itu dan disana, bahwa ini-lah pesan yang segera akan saya bagikan pada siapa saja yang mau mendengarkannya.

Tuhan tidak menyukai Aborsi. Hal itu adalah salah satu dosa terburuk kepada-Nya. Yesus-lah yang mengatakan, Biarkan-lah anak-anak itu datang kepada-Ku, dan jangan melarang mereka;sebab mereka-lah yang empunya Kerajaan Allah(Markus 10:14). Yesus mencintai anak-anak kecil, dan dapat kulihat belas kasihan yang lembut pada Bayi-bayi Aborsi yang mungil ini sebagaimana saya melihat dan mendengarkan-Nya.”
(Akhir kutipan)

Mem-Fiolasikan pengadilan-Nya, Mem-profokasikan Murka-Nya, Tuhan telah memberikan peringatan setelah peringatan! Anda harus berpegang pada apa yang benar, dan menolak apa yang salah!

0 comments:

Post a Comment