Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

02 January 2008

Video Kesaksian Ali Makrus

Marilah kita melihat video kesaksian dengan hati yang terbuka. Kami tidak pernah memaksakan orang untuk berpindah agama. Karena agama adalah kepercayaan, dan kepercayaan terhadap suatu agama tidak muncul begitu saja karena melalui suatu proses yang panjang dan tidak mungkin untuk dipaksakan meskipun alasannya untuk menyelamatkan orang itu supaya masuk Surga karena kepercayaan memang tidak dapat dipaksakan. Terima kasih.

Tuhan Memberkati!



Part 1


Part 2


Part 3


Part 4


Part 5


Part 6


Part 7


Part 8

0 comments:

Post a Comment