Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

31 January 2008

My Best Friend

Bila Dia memanggilmu lebih dahulu,
Mohonlah pada-Nya apakah dapat membawa seorang sahabat.

Bila usiamu sampai seratus tahun,
Aku ingin hidup seratus tahun kurang 1 hari,
Jadi aku tak akan merasa hidup tanpamu disisiku.

Persahabatan sejati layaknya arti kesehatan,
Nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya.

Sahabat sejati akan tetap bersama kita,
ketika kita merasa seisi dunia meninggalkan kita.

Ayahku selalu berkata,
Bila kamu memiliki banyak sahabat sejati,
maka kamu akan memiliki kehidupan yang indah.

Jika seluruh sahabatku melompat ke suatu jurang,
Aku tak akan mengikuti mereka,
Aku akan berada di dasar jurang untuk menangkap mereka.

Aku akan membimbingmu
Dan kau akan membimbingku
Begitu sebaliknya

Persahabatan adalah satu jiwa
Dalam dua raga.

Jangan kamu berjalan di depanku,
Aku tak dapat mengikutimu.
Jangan kamu berada di belakangku,
aku tak bisa memimpinmu.
Berjalanlah disampingku,
jadilah temanku.

Teman mendengarkan apa yang aku katakan,
Sahabat sejati akan mendengar apa yang tidak kamu katakan.

Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu dalam hatimu,
dan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya.

Kita semua memiliki peran yang berbeda dalam hidup ini,
Tapi tak menjadi soal dimana posisi kita akan memiliki arti,
sekecil apapun peran itu.

Sahabat adalah tangan Tuhan untuk menjaga kita.

Orang asing adalah teman yang menunggu apa yang akan terjadi,
Sahabat sejati seperti penganan dalam mangkuk kehidupan.

0 comments:

Post a Comment