Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

04 January 2010

Biarkan Bersinar

Amsal 13:9 - "Terang orang benar bercahaya gemilang, sedangkan pelita orang fasik padam."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 4; Matius 4; Kejadian 7-8

Tahukah Anda bahwa kita di dunia ini sedang memegang sumber cahaya di tangan kita? cahaya itu janganlah dibiarkan sampai mati begitu saja. Walaupun itu hanyalah sebuah kerlipan lilin di sebuah ruangan yang gelap, tetapi kita bertanggung jawab lilin itu tetap menyala.

Tahukah Anda bahwa ditangan kita juga ada sebuah terompet? Walaupun suaranya tidak dapat mengalahkan suara bom yang meledak di suatu kawasan perang, tetapi kita harus terus menyuarakan peringatan bagi mereka yang sedang dalam bahaya rohani.

Dan tahukah Anda bahwa di tangan kita sedang memegang api? Dalam dunia yang penuh kebencian dan keegoisan, pijaran kecil kita mungkin dianggap tidak berarti, tetapi kita tetap harus membuat api itu menyala.

Terang, terompet, api..semuanya kelihatan begitu kecil di tengah kegelapan dan kekerasan dunia. Namun, tidak ada sesuatu yang mustahil bila itu berada di tangan Tuhan. Ia akan memberkati setiap usaha kita untuk membawa kabar baik tentang Yesus kepada dunia yang lelah dan memerlukan jawaban.

Kita adalah terang-terang kecil Allah yang memancarkan pengaruh positif bagi dunia yang gelap dan tak berpengharapan.

Sumber: Hope for Each Day; Billy Graham; Penerbit Metanoia

Siapkah Anda Melayani?

Seekor harimau yang nyasar disuatu perusahaan, karena ketakutan akan ditemukan, sang harimau bersembunyi di toilet perusahaan. Berhari-hari ia cukup aman bersembunyi didalam toilet. Tak seorang pun memperhatikan toilet tersebut, karena jarang dipakai. Itu adalah toilet eksekutif. Namun setelah beberapa hari bersembunyi, sang harimau mulai kelaparan. Akhirnya ia memutuskan untuk menyantap apapun yang ditemukannya.

Pagi itu, Kepala HRD perusahaan, masuk ketoilet. Betul-betul santapan yang lezat bagi sang harimau. Maka, setelah melihat situasi cukup aman, akhirnya harimau tersebut langsung menerkam Kepala HRD perusahaan itu. Berhari-hari setelah Kepala HRD hilang, ternyata perusahaan aman terkendali dan tidak terjadi masalah apapun. Dan sang harimau lapar lagi. Kali in ia menunggu korban kedua. Ternyata, korban kedua tersebut adalah President Direktur (Presdir) perusahaan itu yang banyak mengurusi urusan-urusan utama dalam perusahaan dan urusan penting lainnya. Ketika ia sedang menikmati aktivitas alaminya, ia pun diterkam oleh harimau itu. Setelah kejadian itu, perusahaan tetap tenang, bahkan sampai berhari-hari setelah peristiwa itu, tak ada yang geger dan merasa kehilangan dengan lenyapnya Ka HRD maupun President Direktur.

Lantas, untuk ketiga kalinya setelah beberapa hari lewat, sang harimau pun lapar lagi. Pagi itu yang masuk adalah sang office boy. Hari itu, sang office boy membersihkan toilet eksekutif tersebut. Setelah melihat situasi aman, sang harimau menerkamnya. Selang beberapa jam kemudian, perusahaan tersebut menjadi geger, oranng-orang mulai mencari sang office boy yang hilang, karena mereka membutuhkannya untuk fotocopi, mengantarkan dokumen, melayani tamu, dan urusan-urusan lainnya, hal itu membuat mereka sibuk mencari sang office boy.

Keamanan pun dikerahkan untuk mencari sang office boy. Semua orang sibuk mencari sampai kepelosok kantor. Justru karena sang harimau telah memakan sang office boy perusahaan menjadi geger dan harimau itu ditemukan ditoilet eksekutif.

Tentu saja ini semua hanya cerita kiasan(ilustrasi/ perumpamaan), tetapi mempunyai makna yang sangat berharga.

"Barang siapa ingin menjadi besar diantara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu dan barang siapa yang ingin menjadi terkemuka diantara kamu, hendaklah ia menjadi hamba atas semuanya" (Markus 10:43-44)

Banyak orang yang berlomba-lomba untuk menjadi yang terbesar (pemimpin) dalam suatu jabatan. Tidaklah salah untuk menjadi yang terbesar (pemimpin), tetapi Yesus menegaskan kepada kita dalam (Markus 10:43-44), jika kita ingin menjadi yang terbesar (pemimpin), hendaklah kita menjadi pelayan atas sesama (saling melayani) dengan penuh kerendahan hati & menjadi hamba untuk semua. Karena kedudukan & kemuliaan seorang pemimpin tidak terletak pada kekuasaan, melainkan pada pemberian dirinya yang tulus sebagai hamba atau pelayan bagi sesamanya.dan kemuliaan seorang pemimpin tidak diukur dari banyaknya uang, jabatan & kuasa, melainkan dari kerelaanya untuk melayani & menyelamatkan banyak orang.

Sahabatku, jika kita ingin menjadi yang terkemuka atau terbesar diantara kita, maka hendaklah kita dengan rendah hati, mau menjadi Pelayan yang melayani sesama dan menjadi hamba bagi semua untuk melayani mereka untuk kemuliaan nama Tuhan, Amin

Tuhan Yesus memberkati kita semua....... .. ^_^

03 January 2010

Humor : Penjual Telor

Pembeli: "Mas, telornya berapa sekilo?"

Penjual: "Telor ayam atau telor bebek?"

Pembeli: "Telor ayam."

Penjual: "Telor ayam biasa atau ayam kampung?"

Pembeli: "Ayam biasa."

Penjual: "Yang lokal atau yang import?"

Pembeli: "Yang lokal aja."

Penjual: "Yang lokalnya mau yang dari Jakarta ,Bogor atau Depok?"

Pembeli: "Yang Jakarta deh..." (Sambil terlihat kesal).

Penjual: " Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Selatan?"

Pembeli: "Mas ini jual telor atau mau jalan-jalan? "

Penjual: "Maaf Bu, saya penjual mie ayam di sebelah! Kebetulan yang jual telor lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu sama pembeli sampe dia dateng."

02 January 2010

Humor : Pendeta Parkir

Pada suatu hari keluarga seorang Pendeta sedang berkendara untuk menghadiri suatu ibadah Natal. Maka dengan penuh sukacita Pak Pendeta bersama keluarganya menuju tempat yang tertera dalam undangan.

Sesampainya di tempat yang dituju ternyata halaman parkir telah dipenuhi oleh para undangan lain. Nampaknya ibadah ini cukup menarik minat banyak orang. Setelah berputar-putar, beruntung ternyata terdapat satu tempat parkir diantara mobil-mobil yang penuh sesak dan di sana sudah menunggu si tukang parkir.

Melihat mobil Pak Pendeta, dengan gesit tukang parkir memberikan tanda dan Pak Pendeta menghampirinya. Setelah mengarahkan kendaraan ke tempat yang tersedia si tukang parkir dengan aba-abanya, "terus ... terus... kiri ... kiri ...."

Dengan dengan gesit Pak Pendeta mengikutinya. Tukang parkir terus mengarahkan, "balas ... balas ... balas...."

Dan tiba-tiba terdengar bunyi "DUK". Ternyata bemper mobil Pak Pendeta menyeruduk mobil lain. Dengan agak marah si tukang parkir menegor, "Bagaimana Bapak ini ... kan sudah saya arahkan balas ... balas ... malah terus saja."

Dengan tenang Pak Pendeta balas menjawab, "Dik ... saya ini Pendeta, harus mengasihi setiap orang dan dilarang membalas."

Weekly Scripture – Roma 12:11

"Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan." - Roma 12:11

01 January 2010

Tolong Ajarkan Saya Doa, Ya Tuhan

Saya ingin tahu bagaimana berdoa dengan tepat.

Saya butuh beberapa kata-kata, mana yang benar?

Tolong beritahu saya apa yang harus dikatakan.

Saya harus menundukkan kepala, saya harus berlutut atau saya harus berdiri tegak?

Saya harus menutup mata saya, saya harus mengangkat tangan saya, atau haruskah saya melipat tangan?

Apakah saya harus berdiri? Atau harus duduk?

Ya Tuhan ... manakah yang Kau sukai?

Apakah lampu harus dinyalakan? Atau dimatikan?

Mungkin pakai lilin?

Apakah saya harus berbisik atau berteriak?

Apakah saya harus mengutip dari firman Tuhan?

Bagaimana dengan masalah waktu?

Apakah Kau lebih suka fajar?

Apakah saya harus berdoa dengan cepat atau lambat?

Lebih baik pendek ... atau panjang?

Saya masih baru dengan ini, bagaimana aturannya Tuhan?

Saya ingin melakukannya dengan benar.

Bagaimana saya tahu Kau mendengarkan.

Dan memandang saya?

31 December 2009

Resolusi Diri

Mazmur 90:12 - "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 92; Filipi 5; Mazmur 114

Memasuki tahun yang baru ini, ada satu pertanyaan yang hampir akan ditanyakan oleh orang-orang kepada kita, "resolusi apa yang sudah dibuat untuk dilakukan di tahun depan?" Bagi orang-orang yang memiliki prinsip hidup let it flow akan kesulitan menjawabnya karena mereka tidak merancangkan dengan detail apa yang akan mereka kerjakan bagi hidup mereka ke depannya. Namun, bagi yang terencana sudah memikirkan jawaban atas pertanyaan itu karena mereka sudah mengetahui apa yang menjadi target yang harus diraih ke depannya.

Allah dalam Kemahakuasaan-Nya mengetahui setiap detail kehidupan kita karena Dia telah merancangkan hal itu sebelum manusia dijadikan. Dia sudah menggoreskan tinta perjalanan hidup kita dengan sungguh indah. Walaupun begitu, Allah tidak menginginkan kita hanya diam dan tidak berbuat apa-apa alias pasrah. Allah ingin Anda membuat perencanaan-perencanaan bagi hidup Anda.

Mungkin di tahun yang akan terlewati ini banyak target yang belum tercapai, namun janganlah menjadi putus asa dan ragu. Tetaplah melakukan resolusi. Mintalah bimbingan Allah untuk memberi pengertian akan hal-hal yang perlu Anda perbaiki ke depannya dan juga target-target kehidupan apa yang akan di raih dalam satu tahun mendatang. Percayalah, Dia tidak akan diam ketika Anda menanyakan hal itu. Dia justru akan memberitahukan jalan-jalanNya kepada Anda.

Mari gunakan kesempatan ini untuk mengetahui isi hati Allah bagi masing-masing kita di tahun mendatang. Biarlah doa Daud menjadi doa kita juga di hari ini, "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana."

Merenung sejenak akan apa yang telah kita lewati dan memikirkan hal apa yang akan dilakukan di tahun mendatang adalah langkah bijak membuka lembaran hidup yang baru.

Jawaban.com

Menghapus Duka Di Tahun Baru

Banyak orang yang memulai tahun yang baru dengan penuh kebahagiaan, paling tidak memori tentang sederetan perayaan menyambut harapan baru di tahun yang baru masih hangat di benak mereka.

Tentu saja sukaria tersebut bukan mutlak milik semua penduduk Bumi ini. Tentu ada sebagian orang yang justeru merasakan duka di tahun yang baru. Sebuah duka karena anggota keluarga mereka atau orang yang sangat dekat dengan mereka harus pergi untuk selamanya justeru di saat mereka merayakan pergantian tahun. Duka karena kegagalan-demi kegagalan yang beruntun mendera di penghuujung tahun. Dan masih banyak lagi alasan yang dunia sodorkan sebagai alasan bagi manusia untuk mengenakan kain kabung mereka.

Bila demikian, bagaimana cara mengatasi duka di awal tahun yang seharusnya penuh dengan kebahagiaan dan pengharapan?

1. Keadaan fisik diri sendiri harus diawasi. Jangan pernah biarkan duka malah membunuh diri sendiri karena sudah tidak ada perawatan sama sekali. Jika tubuh tidak dirawat baik lewat makanan atau istirahat, dan berujung pada kehilangan kesehatan, duka dan frustasi bisa bertambah parah.

2. Jangan pendam duka sendirian. Bagikan rasa duka pada orang yang paling dekat. Bantuan dan dukungan dari orang sekitar akan sangat membantu seseorang untuk pulih.

3. Tetap pikirkan masa depan. Walau orang yang dikasihi telah pergi, masa depan orang yang masih hidup masa ada, bahkan penuh harapan bagi mereka yang dekat pada Tuhan. Karena itu, perencanaan, visi, dan tujuan hidup di tahun yang baru harus tetap ada supaya hidup tidak "asal terbang mengikuti angin".

4. Hibur orang lain. Ini adalah sesuatu yang sepertinya tidak mungkin, tapi sangat ampuh khasiatnya jika dilakukan. Yang berduka kehilangan mungkin bukan satu orang saja. Karena itu, menghibur dan memberi kekuatan pada orang lain yang sama-sama berduka akan menguatkan kedua belah pihak dan membuat ketabahan itu semakin kuat.

5. Jangan paksakan diri. Menangis dan berduka karena kehilangan orang yang dicintai sangatlah wajar. Menyambut tahun baru terasa hambar karena hal itu, juga merupakan sesuatu yang wajar. Jangan paksa diri untuk segera pulih jika itu hanya akan membohongi diri sendiri. Take your time, asal tidak larut dalam kesedihan terlalu lama. Ingatkan diri sendiri bahwa hidup tetap berlanjut dan di masa yang akan datang, sukacita itu harus tetap ada untuk bisa menikmati hidup.

6. Jangan tutup diri. Orang yang baru kehilangan cenderung menutup diri dari dunia baru. Pada awalnya ini wajar, tapi jangan berlangsung lama. Tetaplah bergaul.

7. Lakukan prinsip "sesuatu" dan hindari prinsip "semuanya" atau "tidak sama sekali". Prinsip "sesuatu" adalah perilaku positif dalam menghadapi banyak hal. Seseorang yang berduka tidak harus melakukan "semua" karena kesibukan yang berlebihan malah kadang menjadi pelarian yang tidak sehat. Seseorang yang berduka juga jangan "tidak sama sekali" melakukan apapun. Tapi tetaplah berbuat "sesuatu" untuk siapapun dan apapun yang menghendaki sebuah reaksi.

8. Tetap bersyukur. Segala sesuatu yang terjadi pasti dibawah kendali tangan Tuhan yang Maha Kuasa. Karena itu, tetaplah bersyukur untuk rencana Tuhan walau ada duka yang harus dialami. Bersyukurlah untuk kesempatan hidup yang masih diberi Tuhan di tahun yang baru. Karena itu adalah kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi seseorang yang jauh lebih bak dari tahun sebelumnya.

9. Dekatkan diri pada Tuhan. Ini syarat mutlak untuk bisa lepas dari duka. Tuhan adalah tempat perlindungan yang teduh dan sumber penghiburan yang sejati. Bersama dengan Tuhan, duka seberat apapun pasti bisa dilewati.

30 December 2009

Yesus Yang Terutama

Matius 6:33 : "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 91; Filipi 4; Mazmur 111, 113

Ini adalah sebuah kisah yang nyata dimana ada seorang seorang pria bernama Kurt Warner. Nama ini mungkin terasa asing bagi Anda, namun coba tanyakan kepada masyarakat Amerika Serikat. Tidak ada satu pun yang tidak mengetahui siapakah dirinya.

Kurt merupakan olahragawan AS. Ia adalah pemain Football yang aktif sampai saat ini. Berbagai penghargaan telah ia raih dari cabang olahraga favorit masyarakat negara berjulukan "Pam Sam" tersebut. Di tahun 2008 ketika ia membawa timnya, Arizona Cardinals sebagai juara liga Football AS (NFL), di tahun yang sama itu pula Kurt menerima penghargaanWalter Payton NFL Man of the Year Award.

Dalam sebuah wawancaranya dengan sebuah media Kristiani Amerika Serikat, pria berbadan tegap ini membuka rahasia mengenai kesuksesan yang ia raih. Ia katakan bahwa apa yang ia dapatkan selama ini adalah karena ia menempatkan Tuhan sebagai tempat paling pertama di dalam hidupnya. Setiap hari, ia bersama dengan istri dan anak-anaknya mengambil saat teduh dan mempraktikkan apa yang telah mereka baca pada hari itu. Hal itu terus dilakukan oleh Kurt dan keluarga sampai hari ini.

Kita pun bisa mengalami apa yang diterima Kurt dan keluarga. Namun, kuncinya adalah kita harus menjadikan Tuhan sebagai yang paling utama dalam kehidupan kita. Kesuksesan dan kebahagiaan adalah bonus ketika kita setia dan jujur membangun hubungan dengan-Nya.

Ketika Kristus ditempatkan ke posisi semestinya dalam hidup kita maka segala anugerah dan berkat yang Dia curahkan menjadi milik kita.

Jawaban.com

Video : Why Firefighters ROCK

29 December 2009

Komunikasi Suami Istri

Jika kita suami istri mulai belajar berkomunikasi dengan baik, maka rumah tangga pasti akan mengalami perubahan dan pemulihan. Untuk itu kita perlu jujur pada diri sendiri bagian mana yang perlu kita ubah.

Prinsip komunikasi yg sehat :
1. Jadilah pendengar yang baik (Ams 18:13)
2. Berpikir sebelum berbicara (Ams 15:23,28, Yak 1:19)
3. Berbicara dengan kasih (Efe 4:15,25)
4. Jangan menghukum pasangan dengan puasa bicara
5. Jauhi berdebat (Ams 17:9)
6. Kendalikan amarah waktu berbicara (Ams 14:29)
7. Mintalah maaf bila bersalah (Yak 5:16)
8. Jangan merengek (Ams 10:19)
9. Berhentilah mengkritik, membangunlah (Roma 14:13)
10. Hargailah pendapat orang lain (Fil 2:1-4, Efe 4:2)

Hal yg perlu diperhatikan saat berbicara :
1. Volume - jangan terlalu keras
2. Pitch - Nada suara jangan tinggi/membentak
3. Moment - cari waktu yang tepat untuk membicarakan masalah.

Sembilan puluh persen gesekan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari disebabkan oleh nada bicara yang kurang baik.

Amsal 15:23 - Seseorang bersuka cita karena jawaban yang diberikannya dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya!

Teman, ketika kemarahan memuncak, pikirkanlah akibat-akibatnya. ...