Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

16 February 2009

Jembatan Terbesar

Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 47; Kisah Para Rasul 19; Imamat 4-5

Kelihatannya tidak bisa dipercaya bahwa jembatan alam terbesar di dunia ini benar-benar ada karena proses alami selama jutaan tahun, tetapi itulah kenyataannya. Jembatan alam terbesar ini pertama kali terlihat tahun 1909 oleh para penjelajah di selatan negara bagian Utah, AS. Jembatan itu dijadikan monumen nasional. Monumen alam itu dijuluki Jembatan Pelangi, dengan bentangan jembatan berupa bebatuan. Jembatan ini merupakan jembatan alam terbesar, terbentuk selama jutaan tahun ketika Sungai Bridge mengukir jalannya melalui batuan pasir yang lembut, dan akhirnya menuju Danau Powell yang tidak jauh dari situ.

Oleh karena dosa, hubungan antara Allah dan manusia terputus. Dosa telah menciptakan jurang menganga yang tak terseberangi. Hal itu digambarkan dengan jelas oleh perumpamaan Lazarus dan orang kaya. Orang kaya itu memohon bapa Abraham agar Lazarus mengulurkan tangan untuk sekedar membasahi tenggorokannya yang kering.

Namun kita bersyukur, dosa yang telah menciptakan jurang menganga dan tak terseberangi oleh manusia itu akhirnya dapat kita seberangi melalui jembatan yang tidak lain jelmaan Allah sendiri, Tuhan Yesus. Marilah kita senantiasa bersyukur atas karunia keselamatan dalam Tuhan Yesus.

Tuhan tidak menuntut kita sempurna. Tuhan hanya menghendaki roh yang mau diajar, segera mengakui kesalahan dan belajar dari kesalahan tersebut.

Jawaban.com

Elang, Kelelawar, Lebah

  • Elang.
    Bila Anda menempatkan seekor elang dalam satu sangkar berukuran 1.80 x 2.40 m2 sedangkan atasnya sama sekali terbuka, burung itu, walaupun mampu terbang, akan tetap tinggal sebagai burung dalam kurungan. Pasalnya adalah bahwa seekor elang kalau akan mulai terbang dari atas tanah, ia akan berlari dulu sejauh 3.00 sampai 5.00 meter, sebelum ia terbang ke angkasa.
    Tanpa ruang untuk berlari, yang memang menjadi kebiasaannya, ia bahkan tidak akan berusaha sedikitpun untuk terbang, melainkan tetap menjadi tawanan seumur hidupnya dalam suatu sangkar tanpa tutup di atasnya.
  • Kelelawar.
    Kelelawar yang biasa berterbangan kian-kemari di malam hari. Ia merupakan seekor binatang cekatan dan gesit. Namun iapun tak dapat terbang dari suatu permukaan yang rata. Bila ia ditempatkan di lantai atau tanah yang datar, satu-satunya yang ia dapat lakukan adalah menyeret kakinya bila bergerak, sama sekali tak berdaya, dan mungkin juga mengalami kesakitan, sampai ia mencapai suatu tempat dengan ketinggian di mana ia dapat take-off ke udara dengan cepat.
  • Lebah.
    Seekor tawon besar, bila di masukkan dalam sebuah gelas minum yang terbuka dari atas, akan selalu berada di tempat yang sama sampai dia mati, kecuali bila dikeluarkan dari tempat itu. Ia tidak pernah menyadari bahwa bagian atas yang terbuka itu merupakan jalan keluar menuju kebebasan. Sebaliknya, ia selalu mencari jalan keluarnya melalui bagian samping, dekat dengan alasnya. Ia selalu berusaha untuk mencari jalan keluar yang tak pernah ada, sehingga ia akhirnya menghancurkan diri sendiri.

Manusia di dalam banyak hal, manusia seperti elang, kelelawar atau lebah. Kita senantiasa bergumul dengan masalah-masalah dan keputus-asaan kita, dan tidak pernah sadar bahwa apa yang kita perlukan adalah hanya menengadah ke atas.

Sumber : Ellen Klinke

15 February 2009

Humor : Pramugari Baru

Seorang kapten penerbang sedang menerima lamaran kerja seorang pramugari. Baginya sudah djelas bahwa pramugari itu belum pernah melakukan banyak perjalanan. Bahkan iapun mengaku bahwa baru pertama kali ia menginap di luar rumahnya.!

Nah, dengan demikian kapten penerbang itu menunjukan pramugari itu tempat-tempat yang terbaik bagi para pramugari untuk belanja, makan dan tempat menginap.

Esok harinya, ketika penerbang sedang mempersiapkan anak buahnya untuk memulai tugas rutinnya, ia diberi tahu bahwa pramugari yang baru tidak muncul. Karena ia tahu, di mana pramugari itu menginap beserta nomor kamarnya, ia menelponnya dan menanyakan mengapa ia tidak datang bekerja.

Pramugari itu menjawab dengan disertai tangisan bahwa ia tidak dapat keluar dari kamarnya. Kaptennya bertanya, ”Mengapa kamu tidak bisa keluar dari kamarmu?”

Anak perempuan itu menjawab sambil menangis, “Ada tiga pintu dalam kamarnya. Yang satu adalah pintu kamar mandi. Yang kedua adalah pintu almari dan yang ketiga ada tandanya: Jangan Menganggu!” (Don’t disturb)

14 February 2009

Kasih : Kuasa Pendorong

Yohanes 15:12-13 Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 45; Kisah Para Rasul 17; Keluaran 39-40

Kasih. Itulah perintah pertama dan terutama yang diberikan Yesus kepada kita. Namun terlampau banyak orang percaya yang lalai untuk mematuhinya. Saya sedang membicarakan orang percaya yang dapat mengutip ayat dengan lancarnya bahkan mungkin menyebut nama Yesus 35 atau 40 kali sehari, namun mereka kasar dan tidak peka terhadap kebutuhan dari teman-teman dan keluarga mereka. Mereka sedemikian sibuk ‘melayani Tuhan' sehingga mereka tidak mempunyai waktu untuk melayani orang lain. Pertengkaran menjadi bagian dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Anda mungkin telah diselamatkan 45 tahun; Anda mungkin berkata-kata dengan bahasa roh sepanjang hari; tetapi jika Anda menyimpan perselisihan di hati Anda dan Anda tidak hidup menurut perintah kasih, maka hal-hal rohani merupakan kebodohan bagi Anda.

Bila Anda hidup seperti itu, nama Yesus tidak akan ada artinya bagi Anda. Iman takkan berhasil karena Alkitab menyatakan bahwa iman bekerja oleh kasih. Malah sebenarnya, tiada karunia Roh yang akan bekerja jika Anda tidak mempunyai kasih (lihat 1 Korintus 13).

Maukah Anda melihat kuasa Tuhan yang luar biasa disalurkan melalui hidup Anda? Kalau demikian, mulailah hidup dengan berjalan atas perintah kasih itu. Mulailah mengasihi orang-orang di sekitar Anda.

Kasih adalah kuasa pendorong. Kuasa Tuhan takkan bekerja tanpa kasih. Itulah sebabnya kita menyaksikan sedemikian banyak kegagalan kuasa atau kelemahan dalam Tubuh Kristus. Mulai hari ini, Anda dan saya dapat mengubah kegagalan itu. Kita yang memutuskan dan mengijinkan agar firman Tuhan tinggal dengan limpahnya dalam diri setiap kita. Kita dapat menetapkan hati kita untuk terus memelihara perintah Yesus dan menyebut nama-Nya dengan keyakinan dan penuh kuasa. Dan terutama sekali kita dapat mulai saling mengasihi.

Sesudah itu kita benar-benar akan menyaksikan kuasa Tuhan mulai mengalir.

Ketika Anda memutuskan untuk hidup dalam kasih, iman dan pengharapan akan senantiasa bangkit dalam hidup Anda.

Jawaban.com

Weekly Scripture – Matius 6:7

Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. - Matius 6:7

Humor: Mati Mendadak

Sebuah kelompok belajar Alkitab sedang mendiskusikan kemungkinan untuk mati mendadak.

"Kita semua pasti mati suatu hari nanti," kata pemimpin diskusi, "dan tak satu pun dari kita tahu kapan itu terjadi, tapi jika seandainya tahu, kita pasti akan benar-benar menyiapkan diri sebelum saat itu terjadi." Semua orang menganggukkan kepala tanda setuju.

"Apa yang kamu lakukan jika kamu tahu kamu hanya punya empat minggu sebelum mati, sebelum dihakimi?" tanya pemimpin diskusi.

"Selama empat minggu itu, aku akan menginjili orang-orang belum percaya yang ada di komunitasku, " kata seorang pria.

"Mulia sekali," kata si pemimpin. Semua orang pun setuju.

"Selama empat minggu, aku akan mengabdikan sisa hidupku untuk melayani keluarga, gereja, dan teman-temanku dengan lebih sungguh-sungguh", kata seorang wanita dengan antusias.

"Bagus sekali!" kata si pemimpin. Semua orang pun setuju.

Seorang pria di bagian belakang akhirnya berkata dengan keras. "Selama empat minggu itu, aku akan berkeliling Amerika dengan ibu mertuaku."

Semua orang bingung. "Mengapa kamu ingin melakukan hal itu?" tanya si pemimpin.

"Karena," kata pria itu tersenyum menyindir, "saat itu akan menjadi empat minggu terlama dalam hidupku."

13 February 2009

Seandainya Allah Tidak Ada

Anak itu masih kecil. Seusai sekolah Minggu, ia dengan santai berjalan pulang sambil menikmati keindahan alam di sekitarnya.

Dengan sepatunya ia mencari-cari di antara rumput dan menemukan seekor ulat berbulu. Kemudian ia menemukan sebuah kaleng susu yang sudah kosong dan menggunakannya sebagai sebuah bola untuk ditendang-tendang.

Sebuah sarang burung di atas pohon tinggi merupakan sesuatu mujizat bagi matanya yang selalu bergairah untuk mengamati segala sesuatu yang ajaib dan indah dari Tuhan.

Seorang tetangga mengamati anak itu yang berjalan kian-kemari tanpa tujuan dan menanyakan apa yang sedang ia kerjakan?
Anak itu menjawab, “Aku baru kembali dari Sekolah Minggu,” jawabnya. Sementara membalikkan seonggok rumput dengan sepatunya. Ia memungut seekor cacing dan mengatakan, “Aku belajar begitu banyak sekali dari Tuhan.”

“Wah, bagus itu,” kata tetangganya. “Namun, katakanlah Allah itu dimana, dan aku akan memberimu sedikit uang yang baru.”

Anak yang ternyata cukup cerdas itu menjawab langsung dan pasti, “Dan Pak, bila Bapak bisa menunjukkan di mana Allah tidak ada, aku akan memberi Bapak uang satu dollar!”

12 February 2009

Tuhan Itu Hidup

Di sebuah Gereja, seorang Pendeta sedang berkotbah. Setelah selesai kebaktian, seorang ibu yang tua renta menghampiri dan memandangnya dengan sorot mata yang memohon. "Anak saya ingin mengetik kotbah Bapak Pendeta yang sudah saya rekam tadi, dia sangat tertarik. Bolehkah, setiap anda berkotbah, saya membawa alat perekam ini ? Setiap hari Senin saya memperoleh rekaman dan hari Sabtu saya akan mengantar ketikan ini untuk dibagikan."

Hal ini sudah berjalan selama satu tahun, sampai saat itu Pak Pendeta tidak mengetahui siapakah anak itu, setiap kali Pak Pendeta menelepon untuk berterima kasih, jawaban selalu sama, "Marie Louise tidak bisa mengangkat telepon, ada pesan?"

Sampai suatu saat, akhirnya Pak Pendeta diundang untuk jamuan teh oleh Marie Louise. "Silakan masuk", ibunya Marie Louise mempersilakan. Terdengar suara yang menderit, seorang gadis berjalan dengan langkah yang terseret-seret ia tidak memiliki kedua lengan, ia sangat manis dan berkata, "Inilah saya Marie Louise. Beginilah keadaan saya sejak lahir. Pada awalnya saya membenci keadaan saya dan setiap saat saya merasakan kejang-kejang di seluruh tubuh saya. Saya tidak bisa menjalani kehidupan layaknya remaja yang lain. Saya kesakitan, hanya di tempat tidur, saya marah, saya kecewa, saya mulai gusar .... Saya berteriak .... Saya memaki-maki dan berkata dengan kasar. Saya mulai menangis. Saya menangis histeris, bahkan saya mengutuki hari kelahiran saya. Saat itu ibu memeluk saya, setelah saya lihat wajahnya, ia menangis dan ia bernyanyi, 'Karena Tuhan ada, saya pun ada, karena Tuhan ada hari depan saya pun ada'. Ada sentuhan saat itu dan saya mulai bersyukur dengan keadaan saya, karena TUHAN ITU HIDUP. Betapa sakitnya kaki saya untuk mengetik namun saya lakukan ini untuk TUHAN."

11 February 2009

Arti Hidup

Selama ini aku tidak tahu untuk apa aku mengerjakan pekerjaan/masalah yang sepertinya tidak ada henti-hentinya datang di dalam hidupku. Namun suatu hari aku menemukan jawaban dari semua itu, bahwa Tuhan mau aku berarti di dunia ini terlebih untuk kemuliaanya. Dan bagi saudara-saudara lakukanlah hidupmu seperti arti hidup ini:

ARTI HIDUP
Hidup adalah anugerah... Terimalah!
Hidup adalah tantangan... terimalah!
Hidup adalah penderitaan... Atasilah!
Hidup adalah pertandingan... Menangkanlah!
Hidup adalah kewajiban... Lakukanlah!
Hidup adalah kesukaaan... nikmatilah!
Hidup adalah lagu...Nyanyikanlah!
Hidup adalah janji... Penuhilah!
Hidup adalah teka-teki... Pecahkanlah!
Hidup adalah kesempatan... Gunakanlah!
Hidup adalahkeindahan... Bersyukurlah!
Bertindak dan isilah hidupmu bagi kemuliaanNya.

Kiriman : Solet Sinaga

10 February 2009

Menghentikan Desas-desus

Keluaran 10:22-23 Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan datanglah gelap gulita di seluruh tanah Mesir selama tiga hari. Tidak ada orang yang dapat melihat temannya, juga tidak ada orang yang dapat bangun dari tempatnya selama tiga hari; tetapi pada semua orang Israel ada terang di tempat kediamannya.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 41; Kisah Para Rasul 13; Keluaran 31-32

Bertahun-tahun yang lalu iblis mulai menyebarkan gosip. Dia mengatakan kepada sebagian orang Kristen bahwa mereka harus hidup seperti dunia, mengalami semua kemalangan, kekalahan, kemiskinan dan kegagalan yang sama seperti orang-orang yang ada di sekeliling mereka. Ya, kabar angin itu telah tersebar luas. Anda sendiri mungkin telah mempercayai berita angin ini. Tetapi saya berkata kepada Anda sekarang juga bahwa itu adalah dusta yang licik.

Firman Tuhan menyatakan dalam Mazmur 9:10 bahwa malapetaka bahkan takkan mendekati rumah Anda jika Anda tinggal dalam Dia. Dalam Yohanes 16, Yesus sendiri mencabut kuasa yang mencelakakan Anda dari dunia ini. Dan Keluaran 10:23 mengatakan bahwa ketika kegelapan menyelimuti seluruh penduduk Mesir, orang Israel mempunyai terang di tempat kediaman mereka.

Melalui ayat-ayat ini dan ayat lainnya, Anda dapat melihat bahwa Tuhan tidak pernah menghendaki Anda mengalami semua kesusahan yang diderita oleh dunia ini. Tuhan selalu menginginkan anak-anak-Nya hidup lebih baik daripada itu, hidup sebagai terang di dunia yang gelap ini.

Dalam Perjanjian Lama, kemasyuran Tuhan ditetapkan karena adanya mukjizat-mukjizat yang diperbuatnya bagi anak-anak-Nya. Hal serupa seharusnya berlaku atas diri Anda dan saya. Kita seharusnya memuliakan Tuhan dengan hidup dalam kemenangan yang ajaib. Orang-orang seharusnya berdatangan menemui kita sambil berkata seperti ini, "Saya telah mendengar bagaimana Tuhan telah menyembuhkan Anda" atau "Saya telah mendengar bagaimana anak-anak Anda dibebaskan dari narkotika" atau "Tuhan benar-benar telah melepaskan Anda dari krisis keuangan".

Dapatkah Anda melihat kini mengapa iblis mau menyebarkan gosip untuk meyakinkan Anda bahwa Anda harus menderita bersama dengan dunia dan bukannya hidup sebagai pemenang atas dunia ini? Dia tidak menginginkan orang-orang berlarian mendatangi Anda untuk menanyakan darimana Anda memperoleh kuasa, damai sejahtera, kesehatan dan kemakmuran Anda.

Tetapi itulah tepatnya yang Tuhan inginkan. Jadi, peganglah firman Tuhan dan beranilah menerima berkat-berkat yang telah dijanjikan Tuhan kepada Anda. Biarlah cahaya dari kuasa Tuhan dalam hidup Anda menghentikan desas-desus dari si iblis!

Berita yang berasal dari Kerajaan Surga akan senantiasa menguatkan dan meneguhkan iman Anda, bukan mematahkannya.

Jawaban.com

Humor: Lima Ratus Bebek

Seorang guru pria berkata kepada dua orang muridnya yang sedang ngobrol, "Dua orang wanita bicara, ributnya bisa menyamai seribu ekor bebek."

Waktu istirahat tiba, pacar guru tersebut datang ke sekolah mencarinya. Seorang murid wanita segera datang ke kantor guru dan berkata, "Pak guru, di ruang tamu ada lima ratus ekor bebek mencari bapak."