Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

10 May 2008

“Reasons Why You Are Blessed”

  1. If you own a Bible, you are abundantly blessed-about 1/3 of the world does not have access to one.

  2. If you wake up each morning with more health than illness, you are blessed to rise and shine, to live and to serve in a new day.

  3. If you have anyone on the planet, just one person that loves you and listens to you; count this a blessing.

  4. If you can freely attend a church meeting without fear, then you are more blessed than over 1/3 of the world.

  5. If you have a yearning in your heart to parent a child, you are blessed because you still desire what you cannot see.

  6. If you pray today or any day, you are blessed because you believe in God’s willingness to hear your prayer.

  7. If you pray for someone else, you are blessed because you want to help others also.

  8. If you have food in your refrigerator, clothes on your back, a roof over your head, and a place to sleep; all at the same time; you are rich in this world;

  9. If you have a brother or sister in Christ that will pray with you and for you, then you benefit from a spiritual unity, bond, and agreement, which the gates of hell cannot stand against.

  10. If you have any earthly family that even halfway loves you and support you, are blessed beyond measure.

  11. If you attend a church with a church family that offers you one word of encouragement, you are blessed with some form of fellowship.

  12. If you have money in the bank, in your wallet, or some spare change in a dish someplace you are among the world’s wealthy.

  13. If you can go to bed each night, knowing that God loves you, you are blessed beyond measure.

  14. If you try each day to imitate our Lord Jesus Christ for even a minute, you are blessed because you show a willingness to grow up in Him.

  15. If you can read this message, you are more blessed than about 2/3 of the world.

  16. If you have never had to endure the hardship and agony of battle, imprisonment, or torture, you are blessed in indescribable measure.

  17. If you have a voice to sing His praises, a voice to witness God’s love, and a voice to share the gospel, you are blessed. About 1/3 of the world does not even know who the one true God is.

  18. If you can hold someone’s hand, hug another person, touch someone on the shoulder, you are blessed because you can offer God’s healing touch.

  19. If you can share a word of encouragement with someone else, and do it with His love in your heart, you are blessed because you have learned how to give.

  20. If you have the conviction to stand fast upon His Word and His promises, no matter what, you are blessed because you are learning patience, endurance, and tenacity.

  21. If you hold up your head with a smile on your face and are truly thankful, you are blessed because most people can, but won’t.


Humor : Sidang Pengadilan

Seseorang saksi diminta kesaksiannya dalam sebuah sidang pengadilan, dan jaksa penuntut mengajukan beberapa pertanyaan kepadanya.

"Apakah Anda menyaksikan peristiwa perampokan itu?"

"Ya."

"Benda apa yang dicuri?"

"Dua buah televisi."

"Apakah Anda melihat pencurinya?"

"Ya."

"Apakah Anda dapat mengenali mereka?"

"Ya."

"Apakah dua orang pencuri televisi itu ada di ruang sidang ini?"

Sebelum saksi itu angkat bicara, dua orang yang menjadi terdakwa dengan polos langsung mengangkat tangan mereka.

Apakah Buat Kita?

Bacaan : Galatia 5:19-26

Kerap kali orang secara keliru menyebut "buah-buah" Roh. Sesungguhnya Paulus tidak menulis agar orang kristiani mempunyai "buah-buah" Roh (jamak), tetapi "buah" Roh (tunggal, dari kata karpos). Memang ekspresinya bisa beragam: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tetapi, semuanya itu adalah satu. Konsekuensinya, kita tidak dapat membuat ranking (mengutamakan yang satu dan mengabaikan yang lain) atas ekspresi yang banyak ini.

Kita juga tidak dapat mempertentangkan berbagai ekspresi ini. Sungguh aneh bila seseorang bisa tampak sangat bersukacita, tetapi sekaligus tidak bisa menguasai diri. Memang Paulus tidak bermaksud menyatakan bahwa orang kristiani tidak memiliki kekurangan. Namun, Paulus hendak menekankan bahwa umat kristiani tidak boleh setengah-setengah menangkap karya Roh. Kita harus terus bekerja sama dengan Roh Kudus untuk mengolah kehidupan rohani secara menyeluruh. Ya, kita dipanggil untuk mengolah seluruh hidup, hati, dan realitas kita, secara utuh. Memang perjalanan menuju kehidupan rohani yang menyeluruh tidak segera sempurna, tetapi pada akhirnya kita mesti berjuang agar hidup kita menjadi kesaksian Kristus dalam segala hal.

Perjuangan kita adalah menjadi utuh, bukan sekadar mengusahakan kesalehan dan karunia yang tampak di depan mata. Karunia itu baik, tetapi apalah arti karunia Tuhan bila kita berbuah busuk? Apalah artinya buah kita tidak matang secara keseluruhan, mentah di sana-sini? Mana enak? -DKL

ROH KUDUS RINDU MENGUBAH SELURUH HIDUP KITA
BUKALAH SEMUA RUANGNYA

SABDA.org

Victory is On the Way

Today's Scripture

“Many are the afflictions of the righteous, but the LORD delivers him out of them all” (Psalm 34:19).

Today's Word from Joel and Victoria

Everyone goes through seasons of difficulty and challenge in life. One of the enemy’s traps is to isolate you and convince you that you won’t make it. But God promises that He will deliver the righteous out of all of their afflictions. You are righteous because of your relationship with God through Christ Jesus. You are righteous simply by having faith in Him, His goodness, and the promises in His Word. If you’re going through a tough time today, keep an attitude of faith and expectancy. Declare His promises over your life. You are more than a conqueror through Him! The joy of the Lord is your strength! As you continue to stand, even during the difficult times, you can be assured that victory is on the way. It might be today…it might be next week…next month, or next year, but God is faithful! Through faith and patience, you will inherit the promise. You will get beyond your difficulty, and you’ll increase in wisdom and strength and live the abundant life He has for you!

A Prayer for Today

Heavenly Father, thank You for Your promise of victory in every area of life. I choose to trust You, knowing that You are working behind the scenes on my behalf. In Jesus’ Name. Amen.

From : Joel Osteen Ministries

09 May 2008

Indah Pada Waktunya

Sebelum menulis kesaksian ini saya mohon pimpinan Tuhan karena saya tidak pandai merangkai kata kata yang ada dalam hati dan kesaksian ini nama Tuhan dipermuliakan.

Semoga kesaksian ini dapat memberikan kekuatan pada anda yang mengalami penderitaan sepeti yang kami alami ini. Ingatlah Tuhan tidak pernah meninggalkan Anda dalam situasi sesulit apapun, Tuhan mendengarkan doa Anda dan tahu apa yang harus diperbuat untuk Anda, mungkin tidak dengan segera menjawab doa Anda atau tidak sesuai dengan keinginan Anda, tapi Anda harus mengimani suatu saat Tuhan akan memberkan untuk Anda sesuai dengan jalan Tuhan dan kebenaran Tuhan.

Kadang kita tidak mengerti jalan Tuhan, seperti yang kami alami ini selama hampir satu tahun hidup dalam ketidak pastian masa depan. Segala usaha telah kami jalankan tapi semuanya mengalami kebuntuan. Telah kami panjatkan doa-doa dengan tidak bosannya minta Tuhan bawa kami sekeluarga sesegera mungkin membawa kami keluar dari masalah pekerjaan dan keuangan keluarga yang minim sekali, kehidupan keluarga kami benar-benar jatuh nol. Tapi ternyata Tuhan tidak segera membawa kami keluar dari masalah tersebut. Kami sadar Tuhan tidak menjawab doa yang kami layangkan kepada Nya tapi kami yakin Tuhan pasti akan mengabulkannya tapi entah kapan. Tuhan mempunyai rencana lain untuk kami sekeluarga, Dia menghajar kami dengan penderitaan ini untuk membawa kebaikkan untuk keluarga ini.

Suami saya, Tuhan buat dia sadar untuk mengikuti Dia dengan penuh Ketaatan dan menjalani hidup baru dibimbing oleh seorang hamba Allah. Dan puji Tuhan kini keluarga kami dapat berbakti kepada Tuhan dengan lebih dalam lagi Tuhan telah mengabulkan doa yang saya mintakan selama bertahun tahun agar kami sekeluarga selalu hidup dengan Tuhan. Dan saya juga lahir baru kembali dan Tuhan memberikan kuasa berbahasa roh, dan anak kami semakin dalam lagi pengetahuan tentang kasih Yesus. Tuhan memberikan jalan keluar juga untuk masalah pekerjaan suami saya itu pun tanpa kami bayangkan tawaran kerja yang tiba tiba dan sekarang telah diterima kerja di sebuah perusaahaan.

Dan saya juga telah diperdamaikan pula dengan salah satu keluarga yang dulunya sangat membenci saya dengan rendah hati dan tanpa beban apapun saya minta maaf pada dia. Tuhan benar benar menguji ketaatan kami sekelurga dan iman kepada Nya. Dalam Jumat agung ini yang kami rasakan adalah lahir baru kembali yang membuat kami memuji Tuhan tanpa bisa diutarakan perasaan ini bersyukur, bahagia dan entah apa lagi yang tidak terucapkan kami hanya bisa menangis. Allah ku benar benar ajaib, rencana Tuhan semuanya kami tidak tahu dan tidak pernah kami bayangkan jalan keluar seperti ini tapi yang pasti Tuhan membuat semuanya indah pada waktunya. Seperti dalam saduran berikut ini bagi saya maknanya sangat indah dan dalam. Terkadang kita tidak mengerti, mengapa segala sesuatu berjalan serba salah. Dalam hati, kita mulai bertanya apakah benar Tuhan mendengarkan Doa? Kekuatiran dan ketakutan mulai menghantui kehidupa kita kita bingung dan putus asa. Tidakkah Tuhan tahu apa yang sedang terjadi dalam hidup kita ?

Pada suatu hari aku masuk ketempat kudus Allah untuk merenung. Kusadari bahwa segala sesuatu yang terjadi itu sebenarnya adalah untuk kebaikkanku sendiri

"Betapa bodoh dan dungunya aku ini pemandangan-MU, ya Allah. Walaupun demikian Engkau tetap mengasihi aku. Engkau memegang tangan kananku dan engkau mempunyai rencana yang indah bagiku. Sepanjang hidupku engkau akan terus membimbing aku dengan nasihat firman-Mu Engkau membuat semuanya indah pada waktunya, ya Tuhan ".


Oleh: Santi

Singapore Airlines

Bacaan : Kolose 3:5-17

Menurut majalah Asiamoney yang beredar di Hongkong, Singapore Airlines memperoleh penghargaan sebagai maskapai penerbangan terbaik di Asia, selama 11 tahun berturut-turut. Belum lagi penghargaan lainnya. Pelayanan yang berkualitas adalah kunci kesuksesan perusahaan ini, sesuai dengan kode maskapai penerbangannya, SQ (Service Quality). Konsistensi (keteguhan pada prinsip), persistency (ketekunan), dan inovasi (penemuan ide baru) adalah tiga hal yang membuatnya bertahan dalam persaingan global.

Sebagai manusia yang baru di dalam Kristus, adakah kita memiliki semangat untuk selalu memberi kualitas terbaik dari semua yang kita miliki saat menjalani hidup di dunia ini? Bila Allah telah mengangkat hidup kita dari yang lama dahulu (ayat 7), dan memperbarui hidup kita dengan berbagai kualitas karakter seperti yang dikatakan dalam bacaan kita hari ini, sudahkah kita hidup seturut dengan perubahan tersebut? Dalam konteks pelayanan kepada Tuhan, sudahkah kita memberi yang maksimal dari kapasitas yang Tuhan percayakan?

SQ selalu mengupayakan pelayanan yang berkualitas sehingga para pelanggannya merasa puas. Jika demikian, bukankah kita harus lebih lagi memberi kualitas terbaik dalam seluruh aspek hidup ini -- khususnya ketika kita melayani Tuhan, mengambil bagian dalam pekerjaanNya -- untuk menyenangkan Tuhan? Kualitas terbaik yang diberikan adalah nilai luhur tertinggi dalam pelayanan gerejawi. Ini melebihi SQ. Nah, sudahkah kita memberikan yang terbaik bagi Raja Semesta Alam? Rindukah kita memberikan seluruh sumber daya dan kapasitas terbaik bagi Dia? -BL

APA PUN YANG TERJADI, BERI YANG TERBAIK SESUAI KAPASITAS
SEBAGAI PERTANGGUNG JAWABAN KEPADA TUHAN

SABDA.org

Live Skillfully

Today's Scripture

“Do you see a man skilled in his work? He will serve before kings…” (Proverbs 22:29).

Today's Word from Joel and Victoria

Too often times, it’s easy to get stuck in a rut in life, doing the same thing the same way. But if we are going to live at our best, we should constantly be growing and sharpening our skills. We should strive to learn and grow every single day; because when you stop learning, you stop growing, and when you stop growing, you stop living. What are you doing to stretch yourself? What are you doing to improve your skills? Don’t get trapped into thinking that “good enough” is good enough. You are created for more than just average. Today is a new day and there are new heights for you to climb. Pursue what you love, and keep developing that area of your life. Take a class or find a mentor that will help you live skillfully. As you do, you’ll rise up higher and higher. You will stand before kings and rulers and you’ll live the blessed life He has in store for you.

A Prayer for Today

Heavenly Father, thank you for giving me the ability to grow and increase in every area of my life. Show me ways to improve my skills so that I can honor You in everything I do. In Jesus’ Name. Amen.

Source : Joel Osteen Ministries

Buat Apa Kita Baca Alkitab?

Seorang Kakek hidup di suatu perkebunan disuatu pegunungan sebelah timur negara bagian Kentucky (Amerika)dengan cucu lelakinya yang masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Alkitab di meja makan di dapurnya. Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya. Suatu hari sang cucu nya bertanya, "Kakek! Aku mencoba untuk membaca Alkitab seperti yang kakek lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupakan secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Alkitab?"

Dengan tenang sang Kakek dengan mengambil keranjang tempat arang, memutar sambil melobangi keranjang nya ia menjawab, "Bawa keranjang ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air".

Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya.

Kakek tertawa dan berkata, "Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat lagi".

Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi2 keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah. Dengan terengah-engah, ia berkata kepada kakek nya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah dibolongi, maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya.

Sang kakek berkata, "Aku tidak mau ember itu; aku hanya mau keranjang arang itu. Ayolah, usaha kamu kurang cukup", maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu. Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai ke rumah.

Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong lagi. Sambil terengah-engah ia berkata, "Lihat Kek, percuma!"

"Jadi kamu pikir percuma?", Jawab kakek.

Kakek berkata, "Lihatlah keranjangnya".

Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda. Keranjang itu TELAH BERUBAH dari keranjang arang yang tua kotor dan kini BERSIH LUAR DAN DALAM.

"Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu MEMBACA ALKITAB. Kamu TIDAK BISA MEMAHAMI atau INGAT segalanya, tetapi KETIKA kamu MEMBACANYA LAGI, kamu AKAN BERUBAH, luar dalam. Itu adalah KARUNIA dari ALLAH di dalam hidup kita".

Kiriman : Desy Nathalia

08 May 2008

Humor : Ah, Eh, Sayang

Sepasang pasutri yang sudah tua diundang dalam sebuah perjamuan makan oleh tetangganya yang juga tergolong senior. Sang suami dengan penuh kasih selalu mengawali setiap permintaan kepada isterinya dengan kata-kata, “Manis, Kekasihku, Kesayanganku, Isteriku yang tercinta dan sebagainya.”

Tetangga-tetangga mereka semuanya merasa terkesan, karena pasangan itu telah menikah hampir tujuh puluh tahun. Ketika sang isteri yang tua itu berada di dapur, seorang tetangga berkata kepada sang suami tua itu, “Sungguh luar biasa bahwa setelah demikian lamanya menikah, kamu masih menyebut isterimu dengan kata-kata yang penuh kasih mesra itu!”

Sang suami yang tua itu menundukkan kepalanya dan berkata, “Sebenarnya, aku sudah lupa nama isteriku sejak 10 tahun yang lalu.”

Hidup Kudus

Bacaan : 1Petrus 1:13-19

Bayangkan ada dua gelas di hadapan Anda. Yang satu terbuat dari kristal dengan ukiran cantik. Mahal, tetapi bagian dalamnya kotor dan berdebu. Yang satu lagi gelas plastik murahan, tetapi dicuci bersih. Jika Anda ingin minum, mana yang akan Anda pakai? Saya yakin Anda memilih gelas yang murah, tetapi bersih! Gelas semewah apa pun, jika dalamnya kotor dan berdebu, menjadi tidak berguna.

Setiap anak Tuhan adalah "gelas kristal". Kristus telah menebus kita dengan darah yang mahal, sehingga kita menjadi milik-Nya yang sangat berharga (ayat 18,19). Itu sebabnya Tuhan ingin memakai kita menjadi alat-Nya, untuk menyalurkan "air hidup" kepada orang-orang di sekitar kita. Namun, itu akan terhalang jika kita tidak rajin membersihkan "debu" yang mengotori hati dan hidup kita.

Agar dapat dipakai Tuhan, kita harus hidup dalam kekudusan. Tak membiarkan hawa nafsu mencemari dan menguasai hati. Tuhan meminta kita menjadi kudus dalam seluruh aspek hidup. Bukan hanya di gereja, melainkan juga di tempat kerja dan dalam keluarga. Kata "kudus" berarti terpisah atau berbeda. Hidup kita harus dipisahkan, dikhususkan untuk memuliakan Tuhan. Berbeda dari cara hidup duniawi. Hidup kudus adalah keharusan, bukan pilihan. Tuhan berfirman, "Kuduslah kamu, sebab Aku kudus" (ayat 16).

Adakah "kotoran" yang masih menempel di hati Anda? Bentuknya bisa berupa dendam, amarah, nafsu yang merusak, niat jahat, atau kebiasaan dosa yang terus dipelihara. Kita harus sering membersihkan hati. Membuatnya tetap murni, agar Tuhan dapat terus memakai kita menjadi saluran berkat-Nya. Sayang, jika kita hanya menjadi gelas kristal kotor; indah namun tak berguna -JTI

TANPA KEKUDUSAN
TAK SEORANG PUN AKAN MELIHAT TUHAN

SABDA.org

The Overflow of Your Heart

Today's Scripture

For out of the overflow of the heart the mouth speaks” (Matthew 12:34).

Today's Word from Joel and Victoria

Have you said something recently that you wish you hadn’t? The Bible says that your words reveal what’s going on inside of you. If you go around speaking negative words of defeat, putting others down, and complaining all the time, it’s a sign that you need to refocus your heart and mind. It’s a sign that your “overflow” is polluted. Our bodies work a lot like a computer. What you put on the hard drive of your heart will show up on the monitor of your mouth. The good news is that you can reprogram your mind the same way you can reprogram a computer. The Bible says that our minds are renewed—or reprogrammed—by the Word of God. The more you read and study His Word, the more it will transform you from the inside out. Start today by asking the Lord to reveal anything in your heart that needs changing. Make Him first place in your life. Fill your heart with the good treasure of God’s Word so that blessings come out of your mouth. Let the overflow of your heart be filled with faith and expectancy, and you’ll see God’s hand of blessing in every area of your life.

A Prayer for Today

Father in heaven, I humbly come before You and ask that You cleanse my heart and mind of anything that isn’t pleasing to You. Fill me with Your faith, peace, joy, and love so that I can overflow with Your goodness today. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries