Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

14 September 2007

Mbok Iyem Mengunjungi Surga

Baru-baru ini pernah ada mujizat terjadi di kota Surabaya. Bukan zaman rasul-rasul, bukan zaman John Wesley, bukan zaman Smith Wigglesworth, bukan zaman Kathryn Kuhlman, tapi zaman internet. Suatu mujizat yang menggemparkan kota yang banyak melahirkan hamba-hamba Tuhan berkaliber. Tapi mujizat ini dialami oleh seorang pembantu rumah tangga. Jadi bukan hanya hamba Tuhan di Afrika yang bisa mengalami keajaiban, di Indonesia juga, Saudara.

Karena Allah kita adalah Allah yang sama, Amin.!
Ada seorang pembantu rumah tangga yang mati selama delapan jam. Sebut saja ibu ini dengan nama Mbok Iyem. Mbok Iyem ini bekerja di panti rehabilitasi yang bekerjasama dengan kami. Entah mengapa, mendadak Mbok yang rajin ini sakit keras. Ia tidak sempat meminta ijin sakit karena mendadak sangat tidak enak badan. Ia pun masuk ke kamarnya dan membaringkan tubuhnya.

Dalam beberapa menit saja, matanya terbalik dan tubuhnya membiru. Dan tidak lama kemudian dia meninggal. Sewaktu dia meninggal, pembantu yang lain, seorang laki-laki melihat tubuhnya sudah kaku, dipanggil-panggil namanya tidak menyahut, diperhatikan tubuhnya tidak bergerak sama sekali. Setelah mendekati dan memastikan kecurigaannya benar, iapun memanggil kepala panti. Kepala panti rehabilitas.

Mbok ini adalah pembantu rumah tangga yang berasal dari kaum Kedar. Dia baru bertobat menerima Tuhan Yesus beberapa tahun ini. Dulu sebelum bertobat dia adalah pembantu rumah tangga yang terkenal galak dan kejam, Saudara. Rupanya saking kejamnya dia, pernah ada pembantu yang lebih mudah dan lebih kuat saking tidak tahan melihat kelakuannya mendorongnya dari lantai dua di tempat kerjanya yang lama. Jadi sebelum bekerja di panti ini. Akibatnya kakinya patah. Dan jalannya menjadi terpincang-pincang karena tidak mendapatkan perawatan yang benar.

Tidak ada yang mau menerima seorang pembantu rumah tangga yang pincang, tetapi seorang ibu bersedia menampungnya di panti rehabilitasi yang dikelolanya. Akhirnya, Mbok ini dijamah oleh Roh Kudus dan hatinya mau terbuka terhadap Tuhan Yesus dan mengubah hidupnya. Yang dulu terkenal galak dan kejam, sekarang ramah dan lemah lembut. Allah kita sanggup mengubah hati setiap orang yang keras menjadi lemah lembut, Amin..!!

Nah, Mbok Iyem ini meninggal. Matinya mendadak, tidak sempat meninggalkan pesan-pesan apapun. Pemilik panti yang hidupnya bergaul dengan Tuhan membicarakan peristiwa aneh ini bersama beberapa tukang yang sedang memperbaiki bangunan yang juga pengikut Kristus. Mereka semua bersepakat bahwa kematiannya tidak wajar. Karena selama ini Mbok Iyem tidak pernah mengeluh sakit atau ada tanda-tanda penyakit di dalam tubuhnya. Ia sehat walafiat sebelum tiba-tiba meninggal. Mereka tidak tahu harus melakukan apa, sementara – ini uniknya – mereka memiliki keengganan yang sama untuk tidak memanggil dokter. Jadi bukan hanya perasaan sugesti satu orang saja. Padahal saya tahu persis mereka punya rekanan dokter. Tiba-tiba mereka terpanggil malahan untuk berdoa dan menyembah. Mereka pun taat. Mereka mulai berdoa menyembah, berdoa menyembah, berdoa menyembah, berdoa menyembah, begitu saja.

Di dalam hadirat Tuhan, tidak terasa beberapa jam sudah mereka berdoa dan menyembah Tuhan. Tiba-tiba di tengah-tengah doa itu tubuh Mbok Iyem yang tadinya kaku bergerak-gerak dan tersedak bangun. Mbok Iyem yang sudah meninggal hidup kembali..!!! Disaksikan oleh pemilik panti, tukang-tukang, dan penghuni-penghuni yang berdoa dan menyembah bersama-sama. Ooh, jangan pernah meremekan kuasa doa kelompok atau doa komunitas ini, Saudara.

Mbok Iyem tadi minta minum. Setelah diberi minum untuk menenangkan dirinya, ia terus saja dicecar pertanyaan seperti para wartawan saja,”Mbok, tadi waktu Mbok mati ke mana Mbok…?”

“Tadi waktu saya mati saya lihat sesuatu lepas dari tubuh saya…,” Nah, itulah yang namanya roh. Kadang-kadang orang dunia yang sombong dan tidak percaya adanya roh. Tapi nanti kalau ajalnya tiba, barulah kesombongan hilang seketika. Saya tidak pernah menemukan orang mati dengan sombong. Artinya ketika ajalnya tiba, pesan terakhirnya adalah, “Nih lihat ya, aku mati untuk membuktikan bahwa Tuhan tidak ada, setan tidak ada, surga tidak ada, neraka tidak ada. Aku mati untuk memberitahu bahwa kalian adalah orang-orang fanatik bodoh yang ditipu oleh pendeta.”

Tidak pernah. Kalau seorang tidak mati ketakutan dengan alam roh yang dilihatnya karena yang menjemputnya adalah malaikat maut, berarti ia meninggal dengan tenang dan damai karena ia mengenal siapa yang menjemputnya, yaitu malaikat surga ataupun Tuhan Yesus sendiri.

“…dan saya melihat tubuh saya terbujur kaku dan saya menembus plafon rumah ini. Begitu sampai ke atas, saya masuk ke suatu tempat. Tidak ada tempat lain yang lebih indah dari tempat itu. Saya tahu itulah tempat tempat yang sering Pak Pendeta khotbahkan. Yang namanya surga. Surga itu bukan cerita, tapi surga itu nyata..!! Ya, berikan kemuliaan yang paling meriah bagi Allah kita.!

Nah, ceritanya tidak berhenti sampai di sana. Bahkan sebenarnya kalau diceritakan lebih lengkap bisa jadi satu buku. Misalnya waktu di sorga, Mbok Iyem bertemu dengan Tuhan Yesus dia spontan berbicara dalam bahasa aslinya, “Gusti Yesus kulo kenopo? (Tuhan Yesus saya ini kenapa?)”

“Lho, Jeng sampean itu sampun sedo (Loh, Anda itu sudah meninggal).”
Wah, rupanya Tuhan Yesus juga bisa berbahasa Jawa, Saudara. Tuhan itu mengerti segala bahasa, termasuk bahasa air mata. Sampai di sini, Mbok Iyem tidak bisa menahan air matanya menitik. Sungguh indah pengalaman bertemu dengan Yesus. Baru di dalam hadirat Tuhan saja, kita bisa meneteskan air mata, apalagi kalau memandang wajah kemuliaanNya. Milikilah pengharapan yang demikian, Saudara, supaya Anda tidak mudah disimpangkan Iblis..

Sambil meneteskan air mata mengenang perjumpaannya dengan Yesus, Mbok Iyem meneruskan ceritanya, “ Saya disambut Tuhan Yesus dan Tuhan Yesus berkata begini kepada saya. “Jeng sudah di surga, engkau sudah berbahagia. Ayo, Jeng saya tunjukkan surga kepadamu.”

Untuk Anda ketahui, Mbok Iyem ini bekerja di panti itu setelah bertobat bukan hanya pembantu rumah tangga saja, Saudara. Dia juga melayani. Pelayanannya sederhana. Panti itu mengadakan kebaktian khusus bagi para pemulung, tunawisma lain, supir, pembantu rumah tangga, baby sitter, dan sebagainya di kota Surabaya. Yang hadir sekitar delapan puluh sampai seratus orang. Nah, sebelum mereka memulai kebaktian itu, dialah yang menyapu, mengepel tempat kebaktian itu, menyiapkan kursi-kursi, menyiapkan minum bagi hamba Tuhan dan sebagainya. Hampir tiga tahun dia menjalani itu, Saudara.

Tapi kesaksian Mbok Iyem meneguhkan Firman bahwa Tuhan tidak melihat jenis pelayanan kita. Tuhan melihat kesetiaan dan ketekunan Anda di dalam pelayanan Anda. Tuhan bukan memperhitungkan apakah Anda melakukan pekerjaan baik saja, tapi apakah Anda melakukan pekerjaan itu dengan baik menurut Tuhan ?

Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih! (1 Korintus 16:14)

Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang. (Ibrani 6:10)

Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama. (Wahyu 2:19)

Begitu Mbok Iyem dibawa berkeliling keluar dari tahta Allah yang maha suci, ternyata di sekeliling surga itu ada real estate, Saudara. Kompleks perumahan. Tempat tinggal. Jadi rupanya roh kita tidak keluyuran di surga. Sudah ada kaplingnya masing-masing. Anda sudah memastikan kapling tersedia untuk Anda ? Kalau belum minta pada Tuhan Yesus.

"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ." (Yoh 14:1 – 4)

Dan Mbok Iyem pun mulai bercerita dengan mata yang berbinar-binar tentang real estate yang ia lihat. Ia masuk ke sebuah tempat. Rumah itu besar sekali. Jauh lebih besar dari rumah tuannya ini. Dan ia bertanya begini (sebetulnya percakapannya dalam bahasa Jawa, tapi sudah saya terjemahkan ke bahasa Indonesia supaya lebih mudah), “Gusti Yesus, ini rumahnya siapa ?”
Tuhan Yesus menjawab, “Ini rumah Jeng di surga.”
Mbok Iyem terperangah kaget, “Hah, besar banget Gusti ?”
Tuhan Yesus menjawab kekagetan Mbok Iyem, “Ya, Jeng telah melakukan di dunia ini pekerjaanKu, Aku memberikan upah bagi engkau sesuai apa yang engkau lakukan.” Ooh, berikan kemuliaan yang meriah bagi Allah kita yang memberikan upah dengan adil pada kita..!

“Sebab Aku, TUHAN, mencintai hukum, dan membenci perampasan dan kecurangan; Aku akan memberi upahmu dengan tepat, dan akan mengikat perjanjian abadi dengan kamu.” (Yesaya 61:8)

“Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.” (Ibrani 11:6)

Tiba-tiba Mbok Iyem – sebagai pembantu rumah tangga yang setia ini – ingat sesuatu. Pada saat itu ia teringat kepada anak majikannya. “Gusti Yesus Sinyo sama Noni belum dikasih makan.”

Lho, bayangkan Saudara. Sudah di surga masih ingat bahwa anak majikannya belum dikasih makan. Ini baru tipe pembantu yang luar biasa.
Dan lebih lanjut Mbok Iyem berbicara seperti ini, “Gusti, saya mau kembali saja, Gusti.”
“Ya, kembalilah.”

Kalau memang waktu Anda belum tiba, pasti Anda akan diperintahkan kembali ke dunia. Biasanya setahu saya orang yang ke surga justru ogah balik, meskipun waktunya belum tiba karena begitu indahnya keadaan surga. Tetapi bayangkan, ini yang minta adalah Mbok Iyem sendiri gara-gara ingat anak majikannya belum makan.! Begitu Tuhan selesai berbicara kembalilah ia ke tubuhnya, Saudara. Rohnya kembali ke tubuhnya dan hidup kembali. Yang lebih mencengangkan saya, sebelum ia mengalami seperti itu, Mbok Iyem ini buta huruf. Tidak pernah bersekolah. Tapi setelah mengalami diubahkan oleh Tuhan, apalagi mengalami kematian dan hidup kembali, sekarang ini Mbok Iyem bisa membaca. Uniknya ia cuma bisa membaca Alkitab. Setelah Alkitab ditutup lalu mencoba membaca majalah wanita, membaca koran, atau membaca yang lain tidak bisa. Buta huruf lagi. Jadi praktis ia cuma bisa membaca Alkitab.

Anda tahu, Mbok Iyem sekarang diundang berkeliling pelayanan, memberikan kesaksian tentang pengalamannya yang ajaib di mana-mana. Sampai ke Amerika sampai ke Jerman. Tidak kalah sibuk dengan hamba Tuhan, Saudara.

Kemarin saya sempat bertemu dengan Mbok Iyem. Dalam kesempatan yang langkah itu saya berkata, “Mbok Iyem kapan ke Balikpapan ? Ayo bersaksi di tempat saya.”
Anda tahu apa jawabannya ? “Ooh, maaf, Pak Pandeta..?” saya kaget kenapa. Apakah ia tidak berkenan melayani di tempat kami ? lalu ia melanjutkan “Jadwal saya bukan saya yang atur, tapi nyonya yang atur.” Wah, hebat sekali. Di rumah, Mbok Iyem adalah pembantu, tetapi di luar rumah, nyonyanya adalah sekretarisnya. Berikan kemuliaan bagi Allah kita .! Haleluya.! Sungguh luar biasa perbuatan Tuhan.

Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia. Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang. Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah. (1 Korintus 1:25 – 29)

Karena itu bagi yang punya talenta banyak jangan sombong, yang merasa talentanya hanya sedikit jangan minder. Tuhan sanggup mengubah siapapun untuk dipakai sebagai alat Tuhan yang mulia. ! Sekali lagi berikan kemuliaan yang meriah bagi Allah kita.! Oleh karena apa ? Tuhan sudah menjanjikan bahwa kita semua akan mengalami dan melakukan perkara-perkara yang Yesus lakukan. Bahkan jauh lebih besar.! Yang percaya, Anda tahu apa yang harus Anda lakukan, bukan ? Katakan “Amin”..

-----------------
Diambil dari buku : “URAPAN ELIA DI AKHIR ZAMAN’ karangan Pdt. Samuel Kusuma. Penerbit : Betlehem ; Hal 47 - 61
Ditulis kembali oleh : Reza H
Kiranya kesaksian ini menguatkan iman & pengharapan kita semua ...

17 July 2007

Jangan pernah mencintai karena uang

Anda tidak tahu kapan hari terakhir anda atau kapan mereka meninggalkan anda.

* CATATAN : Ini adalah kisah nyata.

Hari terakhir sebelum Natal, aku terburu-buru ke supermarket untuk membeli hadiah yang semula tidak direncanakan untuk dibeli. Ketika melihat orang banyak, aku mulai mengeluh: "Ini akan makan waktu selamanya, sedang masih banyak tempang yang harus kutuju" "Natal benar2 makin menjengkelkan dari tahun ke tahun. Kuharap aku bisa berbaring, tidur, dan hanya terjaga setelahnya" Walau demikian, aku tetap berjalan menuju bagian mainan, dan disana aku mulai mengutuki harga-harga, berpikir apakah sesudahnya semua anak akan sungguh-sungguh bermain dengan mainan yang mahal.

Saat sedang mencari2, aku melihat seorang anak laki2 berusia sekitar 5 tahun, memeluk sebuah boneka. Ia terus membelai rambut boneka itu dan terlihat sangat sedih. Aku bertanya-tanya untuk siapa boneka itu. Anak itu mendekati seorang perempuan tua didekatnya: "Nenek, apakah engkau yakin aku tidak punya cukup uang?"

Perempuan tua itu menjawab: "Kau tahu bahwa kau tidak punya cukup uang untuk membeli boneka ini, sayang." Kemudian perempuan itu menunggu anak itu menunggu disana sekitar 5 menit sementara ia berkeliling ke tempat lain. Perempuan itu pergi dengan cepat. Anak laki2 itu masih menggenggam boneka itu di tangannya.

Akhirnya, aku mendekati anak itu dan bertanya kepada siapa ia ingin memberikan boneka itu. "Ini adalah boneka yang paling disayangi adik perempuanku dan dia sangat menginginkannya pada Natal ini. Ia yakin Santa Clause akan membawa boneka ini untuknya", Aku menjawab mungkin Santa Clause akan membawa boneka untuk adiknya, dan supaya ia jangan kawatir. Tapi anak laki2 itu menjawab dengan sedih, "Tidak, Santa Clause tidak dapat membawa boneka ini ke tempat dimana adikku berada saat ini."

Aku harus memberika boneka ini kepada mama sehingga mama dapat memberikan kepadanya ketika mama sampai disana." Mata anak laki2 itu begitu sedih ketika mengatakan ini, "Adikku sudah pergi kepada Tuhan. Papa berkata bahwa mama juga segera pergi menghadap Tuhan, maka kukira mama dapat membawa boneka ini untuk diberikan kepada adikku." Jantungku seakan terhenti.

Anak laki2 itu memandangku dan berkata: "Aku minta papa untuk memberitahu mama agar tidak pergi dulu. Aku meminta papa untuk menunggu hingga aku pulang dari supermarket." Kemudian ia menunjukkan fotonya yang sedang tertawa. Kemudian ia berkata: "Aku juga ingin membawa foto ini supaya ia tidak lupa kepadaku. Aku cinta mama dan kuharap ia tidak meninggalkan aku tapi papa berkata mama harus pergi bersama adikku."

Kemudian ia memandang dengan sedih ke boneka itu dengan diam.

Aku meraih dompetku dengan cepat dan mengambil beberapa catatan dan berkata kepada anak itu. "Bagaimana jika kita perika lagi, kalau2 uangmu cukup?". "Ok", katanya. "Kuharap punyaku cukup". Kutambahkan uangku pada uangnya tanpa setahunya dan kami mulai menghitung. Ternyata cukup untuk boneka itu, dan malah sisa. Anak itu berseru: "Terima kasih Tuhan karena memberiku cukup uang", kemudian ia memandangku dan menambahkan: "Kemarin sebelum tidur aku memohon kepada Tuhan untuk memastikan bahwa aku memiliki cukup uang untuk membeli boneka ini sehingga mama bisa memberikannya kepada adikku. DIA mendengarkan aku.

Aku juga ingin uangku cukup untuk membeli mawan putih buat mama, tapi aku tidak berani memohon terlalu banyak kepada Tuhan. Tapi DIA memberiku cukup untuk membeli boneka dan mawar putih, kau tau, mamku suka mawar putih."

Beberapa menit kemudian, neneknya kembali dan aku berlalu dengan keretaku. Kuselesaikan belanjaku dengan suasana hati yang sepenuhnya berbeda dari saat memulainya. Aku tidak dapat menhapus anak itu dari pikiranku. Kemudian aku ingat artikel di dalam koran lokal 2 hari yang lalu, yang menyatakan seorang pria mengendarai truk dalam kondisi mabuk dan menghantam sebuah mobil yang berisi seorang wanita muda dan seorang gadis kecil, gadis kecil itu meninggal seketika dan ibunya dalam kondisi kritis. Keluarganya harus memutuskan apakah harus mencabut alat penunjang kehidupan, karena wanita itu tidak akan mampu keluar dari kondisi koma. Apakah mereka keluarga dari anak laki2 ini?

2 hari setelah pertemuan dengan anak kecil itu, kubaca di koran bahwa wanita muda itu meninggal dunia. Aku tidak dapat menhentikan diriku dan pergi membeli seikat mawar putih dan kemudian pergi ke rumah duka tempat jenazah dari wanita muda itu diperlihatkan kepada orang2 untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum penguburan. Wanita itu disana, dalam peti matinya, menggenggam setangkai mawar putih yang cantik dengan foto anak laki2 dan boneka itu ditempatkan diatas dadanya. Kutinggalkan tempat itu dengan menangis, merasa hidupku telah berubah selamanya. Cinta yang dimiliki anak laki2 itu kepada ibu dan adiknya, sampai saat ini masih sulit dibayangkan. Dalam sekejab mata, seorang pria mabuk mengambil semuanya dari anak itu.

* Kirimkanlah cerita ini kepada semua orang yang anda kenal. Jika mengirimkan cerita ini, mungkin anda membatu mencegah seorang yang mabuk untuk mengemudi.

Pelajaran Berharga

Ini kisah kecil saat gw baru aja pulang 
dari Anggrek - Syahdan, kurang lebih jam 9an pagi,
sehari sebelum raker NC.

Saat itu gw lagi jalan santai-santai aja, lalu
beberapa meter setelah Laysin, ada satu kejadian
yang sampe sekarang jadi suatu pelajaran buat gw.

Seekor kucing tua yang kumal, saat itu merunduk
ketakutan di tengah-tengah jalan.

Tubuhnya tidak kurus-kurus amat, tapi bulunya
yang abu-abu itu sangat lusuh dan kumal, kedua
matanya terlihat memicing, terlihat bahwa
pandangannya tidak lagi baik, dan kaki kiri depan
miliknya, buntung, entah karena tertabrak ataupun
cacat semenjak lahir.

Dengan keadaan diri seperti itu, ia tidak dapat
berpindah tempat dengan cepat. Untuk bergerak, ia
harus melompat2 kecil dengan pincang dan lambat,
dan dapat dibayangkan bagaimana sulitnya hal itu.

Saat itu ia ingin menyeberang ke sisi lain jalan
syahdan itu, tapi seperti yang kalian ketahui akan
bagaimana ramai dan padatnya jalan di sekitar
Binus...

Ia berada tepat di tengah-tengah antara kedua sisi
jalan, ia terlihat bingung, bingung dan takut.

Beberapa kali motor dan mobil melewati dirinya
dengan cepat, nyaris menyerempet atau bahkan
menabraknya, dan setiap kali hal itu terjadi, ia
merunduk dan merapatkan tubuhnya ketakutan.

Entah apa yang ada di benak kucing tua itu saat
itu.

Mungkin ia ingin menyeberang dan pulang ke
tempat hidupnya sehari-hari,
beristirahat disitu, atau mungkin sudah tidak ada
makanan di sisi jalan itu,
karena ia kalah dengan kucing-kucing lain yang
masih muda dan berfisik
lengkap.

Mungkinkah ia juga sudah lelah?
Mungkinkah ia juga sudah bosan?
Sudah muak akan kehidupannya yang cacat itu?
Mungkinkah ia juga sebenarnya sudah tidak ingin
meneruskan hidupnya?

Gw gak akan pernah tau jawabannya.

Ia mencoba berdiri dan melanjutkan perjalanannya
yang sudah setengah
sampai itu-saat ia menoleh ke kanan dengan cepat,
berusaha memandang dengan matanya yang
rabun itu, sadar akan onggokan besi besar yang
memacu ke arahnya dengan sangat cepat.

Saat itu gw gemetar, gw begitu takut. segala
sesuatunya seolah tampak seperti dalam gerakan
lambat, gw lepaskan bawaan yang ada di tangan
gw, dan hendak melompat dan berusaha
menghalau kendaraan-kendaraan disana agar
kucing tua itu bisa menyeberang dengan selamat.

Tapi saat itu akal manusia yang biasa disebut
dengan logika, mulai bertindak. Saat itu logika
mengatakan bahwa dengan melakukan hal itu,
gw juga mempertaruhkan keselamatan gw.

Benarkah itu?

Egois.

Manusia sangatlah egois dan mau menang sendiri.

Terlalu beratkah bagi supir-supir Mikrolet itu untuk
mengerem sebentar dan memberi jalan bagi kucing
tua untuk selamat sampai ke seberang?

Terlalu beratkah bagi pengendara-pengendara
motor itu untuk memacu kendaraannya dengan
wajar dan menghormati makhluk-makhluk lain yang
ada di sekitar jalan itu?

Terlalu beratkah bagi gw untuk melangkah
beberapa meter dan menyelamatkan seekor kucing
tua yang dianggap tidak berharaga itu?

Ya...
Itu semua terlalu berat.

Terlalu berat karena kita adalah manusia.
Karena kita mengaku sebagai makhluk yang paling
sempurna.
Karena kita mengaku sebagai makhluk yang paling
pintar.
Karena kita mengaku sebagai makhluk yang
tertinggi di alam semesta ini.

Tapi tidak untuk seorang pedagang itu.

Ia berlari dari gerobak dagangannya, ia berhenti di
depan kucing tua itu, menjulurkan tangan kanannya
ke arah arus kendaraan di hadapannya,
menghalau mereka dari menabrak kucing itu.

Mikrolet yang saat itu sedang menyalip dan
memacu dengan kencang,
yang beberapa detik tadi akan menjadi malaikat
kematian untuk kucing itu, membanting setir dan
menghindari pedagang itu, dan dengan geram
menyumpah kasar, "GOBLOK! DASAR BEGO!"

Seandainya Mikrolet itu tidak sempat membanting
setirnya, pedagang baik hati itu yang akan bertukar
nyawa dengan kucing tua itu...

Melihat ancaman terbesarnya telah lewat, kucing
tua itu melompat2 timpang dengan cepat ke
seberang, menuntaskan perjalanannya yang
tinggal setengah itu.

Ya, kucing tua itu memang tidak bisa
mengucapkan "Terima Kasih" untuk pedagang baik
hati yang telah menyelamatkannya itu, ia mungkin
hanya bisa tertatih-tatih berjalan menjauh dan
memandang sedih dengan kedua matanya yang
sudah rabun, tapi gw yakin, God akan mewakili
kucing tua itu untuk mengucapkan terima kasih
kepada pedagang baik hati itu.

Ada pelajaran berharga yang gw dapatkan hari
itu...

Di tengah-tengah arus jaman yang semakin
menggila ini, dimana seolah dunia semakin kejam
dan berdarah dingin, dimana seolah manusia
dituntut untuk terus berlari mengejar tanpa ada
waktu untuk menghirup nafas,

kita tidak pernah melihat atau mendengar akan
anjing yang sengaja melompat dari atap untuk
mengakhiri hidupnya, walau hari ke hari, semakin
sedikit orang yang memperdulikan hidupnya.

kita tidak pernah melihat atau mendengar akan
burung yang sengaja menelan racun untuk
mengakhiri hidupnya, walau hari ke hari lahan
untuk mencari makanan semakin sedikit, dan sulit
sekali mempertahankan keluarganya agar tetap
kenyang.

kita tidak pernah melihat atau mendengar akan
kuda yang sengaja memukulkan kepalanya ke
dinding untuk mengakhiri hidupnya, walau hari ke
hari, ia hanya dipekerjakan tanpa belas kasihan
oleh tuannya.

kita tidak pernah melihat atau mendengar akan
harimau yang memotong
sendiri lehernya dengan cakarnya untuk
mengakhiri hidupnya, walau hari ke hari tempat
hidupnya semakin dijajah manusia, dan kaumnya
semakin sedikit.

Seharusnya kita berpikir,
siapakah sebenarnya yang pintar?
siapakah sebenarnya yang kuat?

Manusia?

Kucing tua yang cacat itu, tetap berjuang untuk
hidup, walau entah berapa kali sudah kematian
mengetuk pintu jiwanya, tetapi ia tidak menyerah,
karena baginya, hidup adalah sesuatu yang
berharga, dan tidak semua di
dunia ini diberi kesempatan untuk merasakan
nikmatnya kehidupan.

Kucing tua yang cacat itu tahu betul akan hal ini,
sementara gw yang telah lahir dengan fisik
lengkap sebagai manusia, hidup selama 18 tahun
lebih di dunia ini, dan masih seringkali
mempertanyakan akan arti kehidupan dan
eksistensi gw di dunia ini.

saat itu gw melihat seolah manusia-manusia yang
berjalan dan berlalu
lalang di sekitar gw sebagai binatang... binatang
yang menutupi kebusukan dirinya dengan seribu
alasan dan lidah yang manis. binatang yang tinggal
diantara hutan-hutan gedung pencakar langit.

Mungkin kisah kecil ini bisa dijadikan sebagai
referensi, bahwa hewan pun tahu akan indah dan
pentingnya hidup ini, sementara kita manusia,
seringkali hanya membuang-buang kesempatan
yang disebut dengan "hidup" ini, hanya untuk
memperpendek kesempatan ini.

Jangan kalah dengan kucing tua yang cacat itu,
dan jadilah pedagang yang baik hati itu,

karena dalam Alkitab pernah dikatakan, tidak ada
pengorbanan yang lebih indah dibandingkan
seorang sahabat yang mengorbankan jiwanya
untuk sahabatnya.

manusia,
hewan,
tumbuhan,
alam,
semua nya adalah sahabat kita,

Jangan egois dan jangan sombong, kita tidak hidup
sendirian, kita ada disini saat ini karena kita
bersama-sama,

Jangan menyerah apapun yang terjadi, God
mungkin memang lambat, tetapi Ia tidak pernah
terlambat, dan selama kita percaya dan terus
bersemangat, segala sesuatunya itu mungkin.

written by: Robby (Nippon Club)

The Story of the One-Eyed Mother

My mom only had one eye.
I hated her... she was such an embarrassment...
She cooked for students & teachers...to support
the family. There was this one day during
elementary school and my mom came. I was so
embarrassed. How could she do this to me? I
threw her a hateful look and ran out.

The next day at school...
"Your mom only has one eye?!?!"...eeeee said a
friend.
I wished my mom would just disappear from this
world.
So I said to my mom, "Mom... Why don't you have
the other eye?! If you're only gonna make me a
laughing stock, why don't you just die?!!!"

My mom did not respond...
I guess I felt a little bad, but at the same time, it
felt good to think that I had said what I'd wanted to
say all this time... Maybe it was because my mom
hadn't punished me, but I didn't think that I had hurt
her feelings very badly.

That night...
I woke up, and went to the kitchen to get a glass of
water.
My mom was crying there, so quietly, as if she was
afraid that she might wake me. I took a look at her,
and then turned away.
Because of the thing I had said to her earlier, there
was something pinching at me in the corner
of my heart. Even so, I hated my mother who was
crying out of her one eye.
So I told myself that I would grow up and become
successful.

Then I studied real hard.
I left my mother and went to Singapore to study.

Then, I got married.
I bought a house of my own. Then I had kids, too...
Now I'm living happily as a successful man.
I like it here because it's a place that doesn't
remind me of my mom.

This happiness was getting bigger and bigger,
when...

What?! Who's this?!
It was my mother...Still with her one eye.
I felt as if the whole sky was falling apart on me.
Even my children ran away, scared of my mom's
eye. And I asked her, "Who are you?!" "I don't
know you!!!" as if trying to make that real. I
screamed at her, "How dare you come to my
house and scare my children!"

GET OUT OF HERE! NOW!!!"

And to this, my mother quietly answered,
"Oh, I'm so sorry. I may have gotten the wrong
address," and she disappeared out of sight.

Thank good ness... She doesn't recognize me. I
was quite relieved. I told myself that I wasn't going
to care, or think about this for the rest of
my life. Then a wave of relief came upon me...

One day, a letter regarding a school reunion came
to my house in Singapore.
So, lying to my wife that I was going on a business
trip, I went. After the reunion, I went down to the
old shack, that I used to call a house...
Just out of curiosity.

There, I found my mother fallen on the cold ground.
But I did not shed a single tear.
She had a piece of paper in her hand....It was a
letter to me.

"My son...
I think my life has been long enough now...
And... I wont visit Singapore anymore...
But would it be too much to ask if I wanted you
to come visit me once in a while? I miss you so
much..
And I was so glad when I heard you were coming
for the reunion. But I decided not to go to the
school.

For you...
And I'm sorry that I only have one eye, and I was an
embarrassment for you.

You see, when you were very little, you got into an
accident, and lost your eye. As a mom, I couldn't
stand watching you having to grow up with only
one eye... So I gave you mine... I was so proud of
my son that was seeing a whole new world for me,
in my place, with that eye. I was never upset at
you for anything you did.. The couple times that
you were angry with me.. I thought to myself, 'It's
because he loves me..'

My son... Oh, my son... "

This message has a very deep meaning and is
passed to remind people of the goodness they
have enjoy was because of others
directly or indirectly.
Pause a moment and consider your life!

Be thankful of what you have today compared to
many millions who do not live lives as you do!

Do spend some time in prayer for your mum out
there!........

04 July 2007

Selamat Pagi

Selamat pagi...

Aku adalah Bapa sorgawimu. Hari ini aku akan menangani semua masalahmu. Tolong ingatlah bahwa aku tidak memerlukan bantuanmu. Bila si iblis menempatkanmu dalam suatu situasi yang kamu tidak dapat menanganinya, janganlah berusaha untuk melakukannya sendiri, melainkan letakkanlah semua itu ke dalam kotak UDKY (Untuk Di Kerjakan Yesus). Semua itu akan ditanggapi sesuai dengan WAKTUKU, dan bukan dengan waktumu.

Begitu masalahnya sudah ditempatkan di dalam kotak, janganlah mempertahankannya atau mengeluarkannya lagi. Mempertahankannya atau mengeluarkannya lagi, akan meperlambat pemecahan masalahmu.

Bila kamu mengira dalam keadaan tertentu kamu mampu untuk menanganinya sendiri, janganlah lupa untuk berkonsultasi dengan-Ku di dalam doa untuk dapat memastikan bahwa itu adalah solusi yang benar.

Karena aku tidak pernah tidur, kamu tidak perlu untuk kehilangan tidurmu. Istirahatlah, anakKu. Dan bila kamu sewaktu-waktu memerlukan, Aku hanya sejauh sebuah doa.

God's Little Acre

15 June 2007

Berdoa Dengan Iman

Saat makan siang dengan beberapa teman, salah seorang dokter bedah bertanya kepada saya, "Dokter, operasi terhebat apakah yang pernah anda lakukan?"

Saya bingung harus menjawab operasi yang mana. Saya sudah banyak melakukan operasi, dan semuanya menuntut keahlian, kesabaran, ketelitian yang tinggi.

Kemudian saya teringat pada operasi yang dijalani oleh gadis kecil yang hanya mempunyai harapan 10% saja untuk hidup.

Malam itu para perawat membawa seorang gadis kecil yang berwajah pucat masuk ke ruangan operasi. Waktu itu pikiran saya sedang dipenuhi berbagai macam persoalan yang berat. Ketika para perawat sedang mempersiapkan pembiusan, gadis kecil ini bertanya kepada saya...

"Dokter bolehkah saya menanyakan sesuatu?"
"Ya sayang, apa yang ingin kamu tanyakan?"
"Setiap malah sebelum tidur saya selalu berdoa, sekarang sebelum operasi dimulai, bolehkah saya berdoa?"
"Baiklah anak manis, engkau memang harus berdoa, jangan lupa berdoa juga untuk saya."

Kemudian gadis kecil itu melipat tangannya dan berdoa, "Yesus, Engkau gembala yang baik, berkatilah domba kecilMu malam ini, dalam kegelapan kiranya Engkau dekat denganku, lindungi aku sampai datangnya sinar mentari esok pagi, dan berkati pula dokter yang akan mengoperasiku."

Setelah menutup doanya gadis kecil itu berkata, "Sekarang saya sudah siap dokter.". Mata saya berkaca2, melihat betapa besar iman yang dimiliki gadis kecil tersebut. Malam itu sebelum saya mulai operasi, saya berdoa...

"Tuhan yang baik, Engkau boleh membantuku dalam operasi yang lain, tapi kali ini bantulah aku untuk menyelamatkan gadis kecil ini," kemudian saya mulai mengoperasi gadis kecil itu dan keajaiban terjadi, dia disembuhkan.

Saat berpisah dan melepas gadis kecil itu untuk kembali ke rumah, maka saya sadar sesungguhnya sayalah "pasien" yang menjalani operasi iman. Gaya hidup gadis kecil itu mengajarkan bahwa jika kita menyerahkah seluruh masalah dan beban hidup kita ke dalam tangan Tuhan, maka Dia akan memulihkan dan menolong kita.

Doa dan Iman!!

Membuat kita yakin bahwa Tuhan mampu memelihara dan menjaga harapan yang kita gantungkan kepadaNya.

Iman menjadikan Doa sebuah kenyataan. Doa yang dinaikkan dengan iman akan menghapuskan kekuatiran di dalam hati kita, sehingga Doa itu akan mendatangkan mujizat. Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya kepadaNya, karena itu tetaplah berdoa dengan penuh keyakinan dan pengharapan di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Yohanes 16 : 24
"Sudahkah kamu berdoa dengan iman? Mintalah maka kamu akan menerima dengan penuh sukacita."

06 June 2007

Istri Yang Lambat

ISTRI YANG LAMBAT

Dalam sebuah keluarga hiduplah sepasang Suami-Istri, Pak Pendeta dan Ibu pendeta dan anak-anak tercinta disuatu desa terpencil. Sekian lamanya mereka kelihatan hidup tentram dan bahagia sehingga tak terasa sudah sekian tahun mereka mengarungi bahtera rumah tangga, sifat dan karakter si suami sudah tak asing lagi buat si istri. Begitu pula halnya sang suami, sifat dan karakter istrinya sudah melekat erat dalam dirinya. Si suami merasa bersyukur sekali memiliki istri seorang pendeta dan si istri juga sangat bersyukur sekali punya suami seorang pendeta pula.

Suatu hari mereka diundang dari gereja Resort untuk mengikuti dan bertanding KOOR di Konser terbesar gereja-gereja di Bandung, yang dikuti oleh para pendete-pendeta seluruh gereja. dan disediakan jemputan bagi daerah-daerah yang jauh (terpencil) dengan Bus besar, dengan syarat, untuk daerah B harus menunggu jam sekian, disimpang B, dengan catatan siapa yang terlambat akan ditinggal, karena Bus akan melaju dengan cepat dan kebetulan untuk daerah pak Pendeta harus menunggu tepat jam 4 sore disimpang A karena acara akan dimulai jam 7 malam.

Demikianlah mereka saling mempersiapkan diri dari pagi, mulai dari baju, sepatu, tas, dasi, dan perlengkapan lainnya, sempat terbersit dalam pikiran si suami bahwa istrinya seorang yang lelet (lambat) apalagi soal berdandan bisa sampe berjam-jam lamanya. Dan suaminya berkata kepada istrinya, "Ma, ingat kita harus berangkat jam setengah 4, karena busnya akan datang jam 4, mama harus persiapkan semuanya, kalau perlu kesalon, mbok ya sekarang aja, biar ndak telat,” tapi sang istri dengan manis dan bangganya berkata, “Ndak perlu kesalon, wong dari dulu mama dandanan sendiri , kok papa ndak tau sih???”

Sambil senyum-senyum sang suami menjawab, “Bukan begitu mam, maksudnya supaya kamu keliatan lebih cantik dikit, beda dari yang sebelum-sebelumnya, inikan acara besar, apalagi nanti kita para pendeta duduknya paling depan jadi ndak malu-maluin, gitu lho”“Mana tau pula kita menang!“,jawab siistri dengan ketus, “Jadi maksud kamu, selama ini gue ndak cantik!, jadi selama ini kamu bohong, dolo sebelum nikah bilangnya aku tercantik, seksi, jadi kamu nyesel kawin sama aku!”Sisuami kembali menjawab, “Udah deh ma, aku ndak mau berantem, inget ma kita khan pendeta udah lahir baru lagi....chik. ..chik... chik..”

Singkat cerita tibalah waktunya mereka harus berangkat, jam sudah menunjukkan pukul setengah 4 sore, pak Pendeta sudah bersiap-siap dan kelihatan gagah dengan jasnya, tapi alangkah terkejutnya dia ketika masuk kamar, istrinya baru berpakaian, belum lagi dandan, nyisir rambut dan sebagainya,Suaminya berkata: dengan sedikit marah, dia berkata, “Mama cepetan kita hampir terlambat!”Istrinya menjawab: “Sebentar pa, 5 menit lagi pasti kelar, gw khan perlu sanggulan lagi.”Suaminya berkata lagi: “apa? sanggulan lagi? ndak perlu pake sanggul-sanggulan lah...”Istrinya menjawab: “Tapi biar keliatan cantik dan beda dong??? Lagian telat-telat dikit ndak apalah paling juga busnya jam karetan, jam Indonesia khan molor-molor setengah jam....”

Dengan kesal suaminya menjawab, sambil keluar kamar dan berteriak, “Memang kamu dari dulu lelet, lambat, ndak pernah berubah, dari dulu ampe sekarang!”Siistri menjawab dengan berteriak pula, "Baguslah, Tuhan Yesus aja ndak pernah berubah, dari dulu sekarang dan selamanya tau!”

Demikianlah mereka keluar rumah jam setengah lima sore, diperjalanan sisuami terus mengomel dengan istrinya.."kita pasti dah terlambat, dasar lelet.....lelet. ..lambat. ..lambat. .akhirnya mereka sampai disimpang... 5 menit....10menit mereka menunggu, tetapi Bus tetap ndak nonggol-nongol"

Sisuami sambil kesal dan marah berkata..."Pasti busnya sudah berangkat, ini semua gara-gara kamu.....makanya jadi orang jangan lambat tau!"Dengan tak ragu lagi pak Pendeta pergi ke Wartel terdekat untuk menelpon kekantor pusat pelayanan bus yang tertera di denah undangan konser itu.Ternyata Bus yang akan menjemput mereka sudah berangkat setengah jam yang lalu, dan sekarang sedang dalam perjalanan menuju kota Bandung.Putuslah harapan pak Pendeta, begitu marahnya dia sehingga dia hanya diam saja seolah enggan untuk berbicara kepada istrinya, Istrinya mencoba menghibur suaminya dan berkata, “Pa, sabar aja, kita tetep doa mudah-mudah ada mobil atau bus yang menuju keBandung, kita pasti belum terlambat”
Sambil tetap menunggu, siistri tetap berdoa, “Tuhan gimana ini, kami mau memujimu berikanlah transportasi yang terbaik, kami tetap menunggu disimpang ini Tuhan, ampuni segala dosa kami....”

Belum sempat siistri mengucapkan Amin, tiba-tiba suaminya berteriak, “Ma, cepetan ma itu ada Bus yang hendak keBandung, katanya mereka mau ikutan tanding koor juga dikonser itu.”
Secepat kilat siistri berkata dalam hati “.....terima kasih Tuhan....Amin. ....”

Lalu mereka naik ke Bus itu dan sambil berbincang-bincang, rupanya rombongan yang ada di Bus ini juga ikut bertanding dalam koor nanti dari rombongan gereja lain di dekat desa mereka. Mereka mengaku bahwa mereka juga terlambat karna harus menunggu antrian lama dipom bensin.

Tiba-tiba mereka dikejutkan dalam satu berita dipembicaraan telpon supir bus didepan, lalu supir itu berkata kepada para penumpang, Bus No. 412 yang berangkat ke Bandung jam 4 tadi mengalami kecelakaan jatuh kejurang yang curam, belum diketahui berapa yang tewas dan berapa yang selamat, tapi menurut beritanya, bus dalam keadaan menganaskan.

Pak Pendeta dengan tercenggang dan berkata kepada istrinya.... . "Ma, itu kan bus yang akan kita tumpangi tadi.....kok bisa ya????”

Siistri dengan sedikit kurang percaya melihat kembali undangan itu, ternyata memang benar No. 412. dan berkata kepada suaminya: " Untung pa, kita telat, kalo ndak udah tewas".

"Tidak pikir panjang lagi, pak pendeta langsung merangkul istrinya dengan lembut, seakan dia tidak ingin kehilangan orang yang dicintainya seumur hidup. Dalam hatinya ia berdoa, Tuhan terima kasih, Engkau masih mengizinkan kami untuk bersama dalam hidup ini, masih sempat lagi untuk memujiMu, terima kasih telah memberikan istri yang terbaik bagiku, terima kasih telah memberikan istri yang lelet kepadaku, aku bersyukur segala sesuatunya telah Engkau atur, segala sesuatu yang terjadi untuk mendatangkan kebaikan, terima kasih telah membuka mataku, aku akan menjaga hatiku kemanapun aku pergi, aku tak akan menodainya, aku tak akan menyakitinya, aku tak akan meminta lebih...lebih ...lebih Tuhan.... terima kasih telah memberikan istri yang sepadan bagiku...... Amin”

Pesan Pak Pendeta :
Kepada mereka yang belum memiliki pasangan hidup dan yang sedang mencari pasangan hidup:
  1. Cari dan mintalah kepada Tuhan pasangan yang SEPADAN, bukan untuk menjadi sama sepertimu, tapi untuk saling melengkapi Walaupun kita sudah memilih yang banyak persamaan maka setelah menikah dengan segera, banyak orang menyadari bahwa mereka menemukan banyak perbedaan seperti cerita diatas.
  2. Terima apa adanya pasanganmu, sikapnya, sifatnya, termperamennya, karakternya. Dengan mulai menerimanya bahkan sering terjadi perubahan kearah perbaikan.
  3. Kita tidak bisa merubah pasangan dengan mencela, menuntut, mengomelinya, mengungkit-gungkit kekurangannya, Penerimaan itu perlu, bahkan salah satu kebutuhan dasar seorang manusia. Penerimaan membuat orang merasa bahagia, dan dari sikap hati bahagia justru muncul perbuatan-perbuatan yang simpatik.
  4. Alkitab mengajarkan bahwa, menikah untuk menjadi satu dan bukan untuk menjadi sama, menikah untuk saling melengkapi sehingga gambar Allah menjadi lengkap dalam dua pribadi yang disatukan.
  5. Jangan jadikan kecantikan dan kegantengan seseorang jadi the "FIRST ONE"tapi yang terpenting dari semua itu adalah seseorang yang engkau kasihi benar-benar mengasihi Tuhan Yesus, sehingga apapun masalah pada pasanganmu, dia tetap mencintai dan mengasihimu apa adanya.
Siapapun orangnya, dia tetap berharga di Mata Tuhan.

02 June 2007

Tukang Kayu dan Rumahnya

Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tidak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.

Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon kepada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk dirinya.

Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah2an dia mengerjakan proyek itu. Ia cuma menggunakan bahan2 sekedarnya. Akhirnya selesailah rumah yang diminta.

Hasilnya bukanlah sebuah rumah yang baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri karirnya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan. Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia menyerahkan sebuah kunci rumah kepada si tukang kayu. "Ini adalah rumahmu", katanya, "Hadiah dari kami".

Betapa terkejutnya si tukang kayu. Betapa malu dan menyesalnya. Seandainya saja ia mengetahui bahwa ia sesungguhnya mengerjakan rumah untuk dirinya sendiri, ia tentu akan mengerjakan dengan cara yang lain sama sekali. Kini ia harus tinggal di rumah yang tidak terlalu bagus hasil karyanya sendiri.

Itulah yang terjadi pada kehidupan kita. Kadangkala, banyak dari kita yang membangun kehidupan dengan cara yang membingungkan. Lebih memilih berusaha ala kadarnya ketimbang mengupayakan yang terbaik. Bahkan, pada bagian2 yang terpenting dalam hidup kita tidak memberikan yang terbaik. Pada akhir perjalanan kita terkejut saat melihat apa yang telah kita lakukan dan menemukan diri kita dalam sebuah rumah yang kita ciptakan sendiri. Seandainya kita menyadarinya sejak semula kita akan menjalani hidup ini dengan cara yang jauh berbeda.

Renungkan bahawa kita ada si tukang kayu. Renungkan rumah yang sedang kita bangun. Setiap hari kita memukul paku, memasang papan, mendirikan dinding dan atap. Mari kita selesaikan rumah kita dengan sebaik-baiknya seolah-olah hanya mengerjakan sekali saja dalam seumur hidup. Biarpun kita hanya hidup satu hari, maka dalam satu hari itu kita pantas untuk hidup penuh keagunan dan kejayaan. Apa yang bisa di terangkan lebih lagi.

Hidup kita esok adalah akibat sikap dan pilihan yang kita perbuat hari ini. Hari perhitungan adalah milik Tuhan, bukan kita, karenanya pastikan kita pun akan masuk dalam barisan kemenangan.

(Adapted from "The Builder", Unknown)

"Hidup adalah poyek yang kau kerjakan sendiri".

Seekor sapi dan babi

Seorang kaya bertanya kepada pastornya, "Pastor, mengapa orang menyebut saya pelit sementara mereka semua tahu bahwa jika saya mati nanti, aku akan mewariskan semua yang aku miliki pada gereja?"

Pastor itu menjawab,"Saya akan menceritakan padamu sebuah perumpamaan tentang seekor babi dan seekor sapi. Babi termasuk binatang yang kurang disukai orang, sedangkan sapi disayangi banyak orang. Hal ini membuat si babi bingung, ia berkata kepada sapi, "Orang selalu memuji badanmu yang bagus dan matamu yang bening.' Mereka pikir engkau sangat dermawan, sebab tiap hari kau memberi mereka susu dan krim. Tapi bagaimana dengan aku? Aku telah mmeberi mereka daging panggang dan ham. Aku telah menyediakan bulu-bulu untuk membuat sikat, bahkan mereka telah mencincang kakiku, tapi kenapa tak seorang pun menyukai aku, mengapa demikian?" "Tahukah kamu apa jawaban si sapi?" tanya pastor itu kepada orang kaya. "Sapi itu mengatakan demikian, 'Barangkali karena saya memberikan apa yang saya miliki ketika saya masih hidup."

Ketika Aku Sudah Tua

Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula. Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku.

Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu, ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.

Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku.

Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur.

Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku. Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi?

Ketika aku tak paham sedikitpun tentang tehnologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku. Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap "mengapa" darimu.

Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku. Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.

Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat. Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau disamping mendengarkan, aku sudah sangat puas.

Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka. Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan. Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku menjalankan sisa hidupku.

Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur, dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.

From dad & mom

31 May 2007

"Why Men Don't Listen & Women Can't Read Map"

Inti dari buku tersebut adalah bahwa cowok dan cewek itu sebenernya telah berevolusi secara fisik tapi masih membawa kebiasaan dari cowok-cewek jaman purba. Pas jaman purba kan cowok berburu, cewek tinggal di gua. cowok melindungi, cewek mengurus anak. Sebagai akibatnya, tubuh dan otaknya pun berkembang mengikuti kebiasaan jaman purba ini.

Selama jutaan tahun, struktur otak cowok dan cewek terus berubah dengan caranya masing-masing. Sampailah kita pada jaman modern ini, di mana ternyata cowok dan cewek itu berbeda dalam memproses informasi yang masuk ke otaknya. Jalan pikirannya memang berbeda. Pengertiannya akan suatu hal pun berbeda. Persepsi, prioritas dan tingkah lakunya juga beda.

Kasus mentega di kulkas

Setiap cewek di dunia pasti pernah mengalami ini. Kisahnya berawal dari cowok yang berdiri di depan kulkas yang terbuka...

Cowok : "Menteganya mana ya?"
Cewek : "Di dalem kulkas"
Cowok : "Nggak ada tuh" - sambil celingak-celinguk ke dalem kulkas...
cewek : "Kok bisa nggak ada? Dari dulu juga ditaruh di kulkas"
Cowok : "Mana? Nggak ada. Gue udah cari. Nggak ada apa-apa tuh di kulkas"

Terus si Cewek akhirnya harus ikutan ke dapur ikutan ngelongok ke kulkas dan .... secara ajaib bin sulap, tangannya udah megang mentega. Apa komentar selanjutnya dari si Cowok? "Ditaruhnya di situ sih...terang aja tadi nggak keliatan!"

Kejadian semacam ini juga terulang kembali, ketika si cowok mencari selai Strawberry dan tidak ketemu. Dia hanya menemukan selai Nanas,padahal selai Strawberry itu ada di belakang selai Nanas ....
haiya, cowok.Cowok kadang ngerasa cewek suka ngerjain mereka dengan cara ngumpetin barang-barang di laci atau lemari. Baik itu mentega, selai,gunting, handphone, kunci mobil, kunci rumah, dompet - semuanya sih sebenernya ada di situ . Tapi entah kenapa mata cowok kayaknya nggak bisa ngeliat.

Alasan sebenernya nih adalah karena cewek punya jangkauan sudut pandangan yang lebih besar daripada cowok. Bila diukur dari hidung, bisa mencapai 45° ke arah kiri-kanan-atas-bawah, bahkan ada yang mencapai 180°. Jadi cewek bisa liat isi kulkas atau lemari tanpa menggerakkan kepalanya. Sementara cowok kalo ngeliat sesuatu lebih terfokus dan otaknya memproses seolah mereka ngeliat dalam terowongan yang panjang. Alhasil, mereka bisa ngeliat jelas dan akurat apa yang ada tepat di depan mata dan jaraknya lebih jauh, hampir mirip seperti ngeliat lewat teropong.

Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa otak cowok mencari kata M-E-N-T-E-G-A atau S-T-R-A-W-B-E-R-R-Y di kulkas. Kalo kotak mentega atau botol selainya salah arah, udah nggak keliatan deh. Makanya selama mencari kepalanya celingukan terus karena berusaha menemukan benda yang 'hilang' tersebut.

Sebenernya ada implikasi lain dari perbedaan besar sudut pandang ini. Dengan sudut pandang yang jauh lebih besar dari cowok, mata cewek bisa ngelaba tanpa perlu takut ketahuan. Sementara kalo cowok, udah pasti kena tuduh atau ketangkep basah kalo matanya lagi jelalatan. Penelitian mengungkapkan bahwa : mata cewek ngeliat bodi-bodi cowok sama seringnya, bahkan lebih sering, daripada cowok
ngeliatin bodi-bodi cewek. Tapi, dengan daya pandang yang jauh lebih superior, cewek jarang ketahuan...

Kenapa Cewek Bisa Ngomong Terus ?

Dalam struktur otak cewek, kemampuan untuk berbicara terutama ada dibagian depan otak kiri dan sebagian kecil di otak sebelah kanan. Sementara buat cowok, kemampuan berbicara dan bahasa itu bukan kemampuan otak yang kritis. Adanya pun cuma di otak kiri dan tidak ada area yang spesifik. Jadi jangan heran kalau cewek seneng ngomong dan banyak pula yang diomongin, karena kedua belah otaknya mampu bekerja sekaligus.

Otak cowok itu terkotak-kotak dan mampu memilah-milah informasi yang masuk. Di malam hari, setelah seharian penuh aktivitas, cowok bisa menyimpan semuanya di otaknya. Sementara otak cewek tidak bekerja seperti itu - informasi atau masalah yang diterimanya akan terus berputar-putar dalam otaknya. Dan ini nggak akan berhenti sampe dia bisa mencurahkan isi otaknya alias curhat. Oleh sebab itu, kalo cewek bicara, tujuannya adalah untuk mengeluarkan uneg-unegnya, bukan untuk mencari kesimpulan atau solusi.

Cewek juga berusaha membangun hubungan lewat pembicaraan. Rata-rata cewek bisa bicara 20 ribu kata dalam sehari. Sementara cowok hanya sekitar 7 ribu kata sehari. Perbedaan ini kelihatan jelas ketika jam makan malam tiba. Cowok sudah menghabiskan 7 ribu katanya dan nggak mood untuk bicara lebih lanjut. Persediaan si cewek tergantung dari apa yang sudah ia lakukan sepanjang hari. Kalau dia sudah banyak berbicara dengan orang lain hari itu, dia pun akan sedikit berbicara. Kalau dia tinggal di rumah saja, mungkin
ia sudah menggunakan 3 ribuan kata. Masih ada 17 ribu lagi!

Cowok cuman bisa melakukan satu hal pada suatu waktu! Semua penelitian yang ada menemukan bahwa otak cowok lebih terspesialiasi, terbagi-bagi. Otak cowok berkembang sedemikian sehingga mereka hanya dapat berkonsentrasi pada satu hal yang spesifik pada suatu saat, sehingga sering mereka bilang mereka bisa ngerjain semuanya tapi 'satu-satu donk'.

Kalo cowok minggirin mobil untuk baca peta, biasanya dia juga akan ngecilin suara radio atau tape. Banyak cewek yang bingung kenapa. Kan bisa aja baca peta sambil denger radio dan bicara. Kenapa cowok bersikeras ngecilin suara TV kalo ada telepon? Atau kadang cewek suka bingung "Kalo dia lagi baca koran atau nonton TV, kok dia nggak bisa denger tadi gue bilang apa?"

Jawabannya adalah karena sedikit sekali jaringan yang menghubungkan otak kiri dan kanan cowok, sehingga kalo cowok yang lagi baca koran atau nonton TV di-scan otaknya, kita bakal tau bahwa dia
seketika itu juga jadi tuli. Sementara otak cewek punya konstruksi yang memungkinkan cewek melakukan banyak hal sekaligus.

Cewek bisa melakukan banyak hal yang sama sekali nggak berhubungan pada waktu bersamaan, dan otaknya nggak pernah putus, selalu aktif! Cewek bisa bicara di telpon, pada saat yang sama masak di dapur dan nonton TV. Atau dia bisa nyetir, dandan, dengerin radio dan bicara lewat hands-free. Bayangin aza si Epe yang lagi telp pake HP-nya terus sambil melakukan sesuatu yang laen (misalnya makan atau masak). Kalo dia cuma bisa melakukan 1 hal pada suat u waktu, wah gawat, bisa kebakaran jenggot kali, nanti kerjanya cuma telpon
terus dong, he he.

Lain halnya dengan cowok, pernah terjadi juga kejadian begini. Si Cowok emang udah lapar banget dan dia makan dengan lahapnya di meja makan. Nah, kebetulan di atas meja itu ada beberapa surat yang hari itu dikirim untuk setiap penghuni lat. Sambil si Cowok makan, tangannya membuka satu amplop surat, aksudnya ingin makan sambil baca surat miliknya ... tapi apa yang terjadi, cowok itu salah buka surat, dia buka surat orang lain, he he he, bener-bener dah terbukti kalo "Man can't do more than one task at the same time".

Tapi karena cewek bisa pakai 2 sisi otaknya secara bersamaan, banyak cewek yang bingung ngebedain kanan dari kiri. Sekitar 50% cewek nggak bisa secara langsung nunjuk mana kanan dan mana kiri kalau ditanya. Tapi cowok bisa secara langsung mengidentifikasi kanan dari kiri. Sebagai akibatnya, cewek sering dimarahin cowok karena nyuruh mereka belokin mobilnya ke kanan - padahal maksud mereka sebenernya adalah belok kiri.

Strategi 'Sepatu Biru atau Emas'

Alkisah Bambang dan Fenny sedang siap-siap untuk pergi ke pesta. Fenny baru aja beli baju baru dan pengen banget keliatan cantik. Dia pegang 2 pasang sepatu, sepasang warna biru, sepasang warna emas. Lalu dia bertanya ke Bambang, dengan pertanyaan yang paling ditakutin cowok, "Bang, yang mana yang musti Fenny pake dengan baju ini ya?" Keringet dingin Bambang mulai keluar.Dia sadar sebentar lagi bisa muncul salah. "Ahh... umm... yang mana aja yang
kamu suka Sayang," Gitu jawab Bambang. "Ayo donk Bang," kata Fenny lagi,nggak sabaran, "Yang mana yang keliatan lebih bagus ... yang biru atau yang emas?" "Kayaknya yang emas deh!" jawab Bambang,
dengan gugup. "Emangnya yang biru kenapa?" tuntut Fenny. "Kamu emang dari dulu nggak pernah suka sama yang biru! Aku beli mahal-mahal dan kamu nggak suka, kan?" Bambang dalem hatinya mungkin udah dongkol, "Kalo nggak mau denger pendapatku, kok tadi nanya!" Bambang pikir tadi dia disuruh menyelesaikan suatu masalah, tapi ketika masalahnya sudah ia selesaikan, Fenny malah kesel. Fenny, tapinya, sedang menggunakan bahasa yang tipikal cewek alias
cuman cewek yang ngerti: bahasa tidak langsung atau kerennya indirect speech. Fenny sebenernya udah mutusin mo pake sepatu yang
mana dan tidak sedang minta pendapat; yang dia inginkan adalah konfirmasi dari Bambang bahwa ia terlihat cantik.

Memang cewek kalo ngomong biasanya menggunakan indirect speech alias memberikan isyarat tentang apa yang sebenarnya dia inginkan. Tujuannya adalah untuk menghindari konflik atau konfrontasi sehingga bisa terjalin hubungan yang harmonis satu sama lain. Indirect speech biasanya menggunakan kata-kata seperti 'kayaknya', 'sepertinya' dan sebagainya.

Ketika cewek bicara menggunakan indirect speech ke cewek lain, tidak pernah ada masalah - cewek lain cukup sensitif untuk mengerti maksud sebenarnya. Tapi, bila dipakai untuk bicara dengan
cowok, bisa berakibat fatal.

Cowok menggunakan bahasa langsung atau direct speech dan mereka mengambil makna sebenarnya dari apa yang orang lain katakan. Tapi sebetulnya dengan sedikit kesabaran dan banyak latihan, cowok dan cewek bisa kok belajar untuk mengerti satu sama lain.

Jadi kembali ke persoalan sepatu biru atau emas, bagaimana solusinya untuk kaum cowok? Sangatlah penting bagi kaum cowok untuk tidak memberikan jawaban secara langsung. Bila kita re-wind situasi tadi, Bambang harusnya bertanya, "Kamu udah milih yang mana, Sayang?" Dan jawaban berikutnya biasanya, "Ehm... Aku pikir aku bisa pake yang emas ....." karena memang pada kenyataannya Fenny udah milih yang emas. "Kenapa yang emas?" tanya Bambang, sambil tersenyum cerdik. "Soalnya aku bakal pake asesoris warna emas dan bajuku ada pola keemasannya", demikian jawab Fenny. Bambang kemudian dengan yakin akan bisa menjawab, "Wow! Pilihan kamu bagus tuh Fen! Kamu bakal keliatan paling cantik nanti!" Dijamin malam itu Bambang akan sangat bahagia. Masih inget kan betapa frustasinya manusia terhadap pasangan lain jenisnya?? Nah tapi sebetulnya dalam hati kita tuh masih butuh pasangan loh.

Apalagi Tuhan sendiri kan yang pernah bilang "Tidak baik kalau manusia sendirian saja." Jadi dalam perjalanan hidupnya manusia terus mencari siapa pasangan yang paling cocok untuk dirinya, supaya bisa terus bersama-sama dalam jangka waktu yang ; panjang alias seumur hidup...

Sebetulnya apa sih yang kita inginkan? Dalam suatu survey yang melibatkan lebih dari 15 ribu cewek dan cowok umur 17 - 60 tahun, terungkap apa yang cewek inginkan dari partner long-termnya dan apa yang cowok pikir cewek inginkan.

A. Yang cewek inginkan:
1. Kepribadian
2. Humor
3. Sensitivitas
4. Kepandaian
5. Bodi yang bagus

B. Yang cowok pikir cewek inginkan:
1. Kepribadian
2. Bodi yang bagus
3. Humor
4. Sensitivitas
5. Wajah yang tampan

Studi ini menunjukkan bahwa cowok sebenernya cukup mengerti apa yang cewek-cewek inginkan. Sekarang kita lihat apa yang cowok inginkan dan apa yang cewek pikir cowok inginkan.

C. Yang cowok inginkan:
1. Kepribadian
2. Wajah yang cantik
3. Kepandaian
4. Humor
5. Bodi yang bagus

D. Yang cewek pikir cowok inginkan:
1. Wajah yang cantik
2. Bodi yang bagus
3. Dada yan g besar
4. Pantat yang ok
5. Kepribadian

Ternyata cewek kurang tahu kriteria yang cowok-cowok inginkan sebagai partner hidupnya. Cewek membuat asumsi berdasarkan tingkah laku yang mereka lihat atau dengar tentang cowok, yaitu cowok yang matanya terbelalak dan mulutnya terbuka kalau melihat bodi cewek.

Daftar A adalah kriteria jangka pendek dan panjang dari apa yang cewek inginkan dari pasangannya. Sementara untuk cowok, daftar D adalah apa yang dia cari pertama kali ketika bertemu dengan cewek, tapi daftar C adalah apa yang dia cari untuk hubungan jangka-panjang. Jadi gimana donk???

Jadi bisa disimpulkan kalo cowok-cewek itu memang makhluk paling unik yang Tuhan ciptakan, dan butuh pengertian dari kedua pihak supaya komunikasi dan hubungan cintanya bisa langgeng. Ada beberapa
tips khusus nih:

Buat Cowok:

1. Buatlah lingkungan yang nyaman kalo lagi pengen mesra-mesraan.
Cewek sensitif terhadap lingkungannya dan hormon estrogennya membuatnya sensitif terhadap cahaya. Ruangan yang agak redup membuat pupil mata mengecil, jadi orang bisa terlihat lebih menarik dan kulit-kulit yang kurang mulus atau berjerawat tidak jelas terlihat. Pendengaran cewek yang tajam berarti perlu musik
yang tepat.Tempatnya pun harus bersih, yang tidak mudah diinterupsi orang lain.

2. Ajak makan.
Sejak jaman purbakala cowok sudah bertindak sebagai pencari makan, maka sewajarnyalah membawa cewek pergi makan bisa membangkitkan perasaan cewek. Mengajak cewek makan malam adalah peristiwa penting untuk cewek, walaupun dia sebenarnya nggak laper atau belaga nggak laper (kan lagi diet!), karena penyediaan makanan menunjukkan perhatian cowok terhadap kesejahteraan dan kelangsungan hidupnya.

3. Bawalah bunga
Kebanyakan cowok tidak mengerti kekuatan dari seikat bunga segar.
Mereka pikir, "Ngapain ngeluarin uang untuk sesuatu yang bakal mati dan dibuang dalam beberapa hari?" Lebih logis buat cowok untuk memberikan pohon dalam pot karena, dengan perhatian dan perawatan, pohon akan hidup - bahkan bisa dapet untung lagi! Seperti jualan mangga, duren, dsb. Tapi, cewek tidak melihatnya seperti ini - dia pengen seikat bunga segar sebagai tanda bahwa si cowok punya perhatian untuknya. Setelah beberapa hari, memang
bunganya akan mati dan dibuang, tapi ini memberikan kesempatan untuk si cowok membeli seikat lagi dan memberikan perhatian lagi ke ceweknya.

4. Bahasa tidak langsung
Indirect speech adalah bagian dari cewek dan untuk membangun hubungan dengan cewek, cowok perlu mendengarkan dengan efektif, sambil mengeluarkan 'bunyi mendengarkan' seperti "O...,", "Ehm", dan bahasa tubuh yang tepat. Tidak usah memberikan pendapat atau solusi atau kelihatan bingung. Kalau cewek pengen curhat karena punya masalah, teknik yang harus dipakai cowok adalah dengan bertanya, "Kamu mau aku mendengar sebagai cowok atau cewek?" kalau dia bilang sebagai cewek, dengarkan aja dan beri dukungan moral. Kalau dia bilang sebagai cowok, bolehlah tawarkan beberapa
solusi.

Buat Cewek:
1. Jangan interupsi kalau cowok lagi ngomong Kalau ingin berkomunikasi dengan cowok, strategi jitunya adalah jangan menginterupsi kalau dia sedang berbicara. Sebenarnya ini sulit sekali untuk cewek, karena buat cewek ngomong rame-rame itu membangun hubungan dengan sesama dan menunjukkan partisipasi. Cewek
juga terdorong untuk mengalihkan pembicaraan supaya si cowok kagum dengan pengetahuannya yang luas atau untuk membuat cowok merasa penting. Padahal kalimat-kalimat yang dikatakan cowok biasanya berorientasi pada suatu solusi dan dia perlu menyelesaikan kalimatnya, kalau tidak pembicaraan tersebut akan kehilangan maknanya.

2. Bahasa langsung
Supaya mendapat perhatian dari cowok, beritahukan apa yang ingin dibicarakan dan kapan, dengan kata lain buatlah agenda. Contohnya:
"Aku ingin bicara sama kamu soal menangani masalah dengan bosku di kantor. Apakah kita bisa bicara setelah makan jam 7 malam nanti?" Ini lebih menarik untuk cowok, membuatnya merasa dihargai! Diam saja atau mengggunakan bahasa tidak langsung hanya akan membuat cowok merasa disalahkan dan mereka menjadi defensif.

3. Bagaimana memotivasi cowok
Cewek biasanya menggunakan kata "bisa": "Kamu bisa telpon aku nanti malam?" "Kamu bisa jemput aku?" Ini akan diterjemahkan cowok sebagai tantangan apakah dia bisa melakukannya atau tidak, tapi sama sekali tidak ada komitmen untuk melakukannya. Mereka kadang merasa dimanipulasi dan terpaksa memberikan jawaban "ya".

Untuk memotivasi cowok, gunakan pertanyaan langsung untuk mendapatkan komitmennya. Contohnya, "Nanti malam kamu telpon aku kan?" menuntut komitmen untuk malam ini dan cowok harus menjawab "ya" atau "tidak".

4. Cowok tidak suka diberi nasihat
Cowok perlu merasa bahwa ia mampu memecahkan masalahnya sendiri. Mendiskusikan masalah dengan orang lain akan membebani orang tersebut. Dia bahkan tidak akan menceritakan masalahnya dengan
temannya, kecuali jika dia pikir temannya punya solusi yang lebih baik. Ketika cewek berusaha membuat cowok menceritakan masalahnya, cowok menolak karena ia melihatnya sebagai sikap mengkritik, atau ia merasa bahwa cewek itu menganggapnya tidak kompeten dan ia punya solusi yang lebih baik dari si cowok. Padahal kenyataannya, maksud si cewek adalah untuk membuatnya merasa lebih baik dan sama sekali bukan tanda-tanda kelemahan. Jadi jangan beri nasihat ke cowok kecuali diminta. Katakan saja bahwa kamu yakin dia mampu menyelesaikan masalahnya.

Catatan kecil:
walaupun penulis artikel ini cewek, artikel ini ditulis dengan bahasa langsung, tidak ada maksud-maksud terselubung di baliknya. Nama-nama yang disebut di atas adalah fiktif, kesamaan nama dan tempat hanyalah kebetulan belaka. Isinya jangan 100% dianggap benar, terutama tipsnya, karena ini semua tergantung pada species cowok - cewek yang lagi didekati. Dan setiap penggunaan kata cowok atau cewek maksudnya adalah cowok dan cewek pada umumnya. Kalau ngerasa nggak seperti yang dideskripsikan, patut bersyukur donk, berarti anda memang unik dibanding yang lain.

Di sadur dari
"Why Men Don't Listen & Women Can't Read M ap" by Allan & Barbara Pease