Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

24 November 2008

Saya Sembuh

Segala pujian, hormat dan syukur saya naikkan kepada Bapa di sorga di dalam Tuhan Yesus Kristus atas kesembuhan yang diberikan-Nya kepada saya lewat minyak urapan. Setahun yang lalu saya menderita penyakit gatal-gatal. Gatal-gatal yang bermula dari jari-jari tangan lalu kemudian menyebar ke bagian tubuh yang lain dengan rasa gatal yang tidak tertahankan. Penyakit gatal-gatal ini sudah saya periksakan ke beberapa dokter, tapi semuanya tidak menghasilkan kesembuhan. Saya sudah memeriksakan diri , dari dokter umum sampai ke dokter spesialis kulit, juga segala pantangan yang dianjurkan dokter saya lakukan dengan baik, tetapi usaha-usaha tersebut tidak memberikan kesembuhan bagi penyakit saya. Akhirnya saya pasrah dan tidak mau berobat lagi, sedangkan penyakit gatal-gatal pada kulit saya semakin menyebar dan menjadi-jadi.

Setelah beberapa waktu lewat, saya bertemu lagi dengan teman seorang pengerja di Gereja Rumah Doa Segala Bangsa-Bali. Saya ceritakan tentang penyakit saya yang saya derita sudah satu tahun lamanya. Mendengar itu, serta merta teman saya memberi saya satu botol minyak urapan untuk dioleskan pada bagian tubuh yang sakit.

Minyak urapan tersebut saya pakai, didahului dengan doa. Rasa gatal dari penyakit saya semakin berkurang bahkan setiap saya usap dengan minyak urapan, seperti ada sesuatu yang keluar yang menyerupai pasir yang warnanya ada yang putih dan hitam. Semakin saya usap, semakin banyak yang keluar. Akhirnya saya sembuh! Saya percaya bahwa urapan Allah telah menjamah saya melalui minyak urapan-Nya yang membawa kesembuhan bagi penyakit saya.

Minyak yang diurapi Allah juga bekerja dengan dahsyat dan ajaib bagi seorang ibu yang saya beri minyak urapan. Juga setahun yang lalu saya memberikan minyak urapan kepada seorang ibu. Baru-baru ini suaminya membangun gudang dan ia mempekerjakan saudaranya yang baru datang dari Sumatera untuk menjaga gudang itu. Pada malam hari pegawainya yang tidur di gudang ini melihat sosok-sosok bayangan orang yang hitam dan besar. Ketika tengah tidur dia merasa ditindih dan dicekik orang tersebut, sampai susah bernafas. Pagi harinya saat bangun, ada guratan kuku dipunggungnya berjajar lima kuku dari atas ke bawah.

Ketika ibu ini mengetahui akan hal itu, dia lalu berdoa dan mengolesi dengan minyak urapan yang saya berikan setahun yang lalu pada pegawainya. Dan mujizat terjadi, bekas guratan kuku-kuku tersebut langsung lenyap tanpa bekas. Glory!

Tuhan Yesus tidak pernah berubah dari dulu sekarang dan selama-lamanya. Hal ini saya saksikan, sebagai tanda sukacita dan pujian syukur saya kepada Tuhan Yesus Kristus yang menjadi Tuhan, Penolong, dan Juru Selamat saya sepanjang masa. Biarlah kesaksian ini menjadi berkat bagi banyak orang, bahwa Tuhan Yesus itu luar biasa, oleh bilur-bilur-Nya saya telah sembuh.

Segala pujian dan hormat bagi Bapa di Sorga di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus Halleluya..........A M I N.

Oleh : Petra F. Leman

Pemecahan Suatu Masalah

Seringkali kita terkecoh saat menghadapi suatu masalah, dan walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit. Mari kita coba lihat dalam tiga kasus di bawah ini :

1. Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong. Dengan segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit. Tetapi saat ada seorang karyawan disebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.

2. Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius. Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia? Mereka menggunakan pensil!.

3. Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk men-solve. Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Tetapi, satu pakar lain hanya menyarankan satu hal, "Inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu". Pakar tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan "menunggu" dan merasa "tidak menunggu lift".

Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut KISS (Keep It Simple Stupid), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada berfokus pada masalah.

Laut Galilea & Laut Mati

Di Palestina  ada dua laut. Keduanya sangat berbeda. Yang satu dinamakan Laut Galilea,  yaitu sebuah danau yang luas dengan air yang jernih dan bisa di minum.
Ikan dan manusia berenang dalam laut tersebut. Danau itu juga  dikelilingi oleh ladang dan kebun hijau, banyak orang mendirikan rumah di  sekitarnya.

Laut yang lain dinamakan Laut Mati, dan sungguh sesuai  dgn namanya. Segala sesuatu yg ada didalamnya mati. Airnya sungguh asin sehingga kita bisa sakit jika meminumnya. Danau itu tidak ada ikannya dan tidak ada sesuatupun yang sanggup tumbuh di tepiannya. Tak juga ada orang yg ingin tinggal di sekitarnya, sebab baunya sangat tak sedap.

Jadi yang  menarik tentang kedua laut itu adalah bahwa sungai yang mengalir ke keduanya  adalah satu sungai. Trus, apa yang membuatnya kemudian jadi beda?Bedanya, laut yang satu menerima dan memberi (Galilea), sedang laut  lainnya menerima  dan menyimpannya saja (Laut  mati).

Sungai Yordan mengalir ke Laut Galilea dan mengalir keluar dari dasar danau itu. Danau tersebut memanfaatkan air  sungai Yordan dan kemudian meneruskannya kepada danau lain yg  juga memanfaatkannya. Sungai Yordan kemudian mengalir ke Laut Mati namun  tdk pernah keluar lagi. Laut Mati menyimpan air Sungai Yordan bagi dirinya  sendiri. Hal itulah yang membuatnya mati : hanya menerima dan tidak mau memberi.

Semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan menerima. The more you give, the more you get in return. Dalam marketing, ini mungkin disebut sebagai taktik public relations atau publicity. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, ini juga berlaku tanpa diselipi dengan iming-iming tertentu.

(Author Unknown)

Humor : Ibu dan Anak

Ada seorang ibu yang menyuruh anaknya membeli gula di warung.

Ibu : "Andi, tolongin mama donk, Nak!" Beliin gula di warung.

Andi : "Enggak ah, Ma, males!"

Ibu : "Ayo donk, Nak, mama butuh banget gulanya nih, buat bikin kue. Ntar deh mama kasih seratus buat jajan, mau nggak?"

Andi : "Nggak mau ah, Ma. Mama aja yang pergi beli gulanya, ntar Andi kasih lima ratus deh ....

23 November 2008

Humor : 50

Seorang anak yang baru pulang sekolah berteriak kegirangan memasuki rumah.

Anak : "Ibu, hari ini saya senang sekali. Saya memang lebih pandai dari teman-teman saya yang lain. Hari ini saya dapat nilai 100."

Ibu : "Wah ..., anak ibu memang paling pintar. Mata pelajaran apa, Nak?"

Anak : "Matematika dan sejarah, Bu."

Ibu : "Dua-duanya? "

Anak : "Bukan, Matematika 50, Sejarah 50."

22 November 2008

Arsip Weekend Scripture - 2 Tim 1:7

"Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban" - 2 Timotius 1:7

Pemurnian

Pada suatu kaetika seorang ahli pikir berbangsa Yunani yang terkenal diberi tugas yang aneh. Ia diperintahkan oleh gurunya untuk memberikan uang kepada siapapun yang menghinanya selama tiga tahun. Karena murid ini ingin mencapai kemajuan hidup spiritualnya, ia telah melakukan apa saja yang diperintahkannya.

Setelah ujian yang memakan waktu cukup panjang ini usai, gurunya meminta muridnya untuk datang di tempat kediamannya dan berkata kepadanya, “Kini kamu boleh berangkat ke Athena, karena kamu telah siap untuk belajar tentang kebijakan.”

Dengan gembira murid itu berangkat ke Athena. Sebelum ia memasuki kota besar itu, ia melihat seorang bijak sedang duduk di dekat gerbang kota sedang memaki-maki semua orang yang lewat di tempat itu. Dengan sendirinya, ketika orang bijak itu melihat murid yang sedang berjalan memasuki kota itu, iapun dapat makiannya.

“Hei,” teriak orang itu kepada murid tersebut. “Bagaimana kamu bisa menjadi demikian buruk dan tololnya? Aku belum pernah bertemu dengan seseorang yang lebih brengsek dari padamu”.

Murid itu sama sekali tidak merasa terhina. Sebaliknya ia meledak tertawa.

“Mengapa kamu tertawa ketika aku menghinamu?” tanya orang bijak itu.

“Karena,” jawab sang murid, “selama tiga tahun aku memberi uang untuk hal semacam itu dan sekarang Anda memberikan kepadaku secara GRATIS!”

“Masuklah ke dalam kota,” kata orang bijak itu. “Kota ini menjadi milikmu!”

Sumber : Reflecta

Humor : Rahasia

Ada sepasang suami-istri tua yang telah menikah selama lebih dari 50 tahun. Sepenglihatan dan sepengetahuan seluruh kerabat dan teman2 dekat mereka dari berbagi kalangan dan usia, pasangan suami-istri ini juga selalu kalem dan tidak pernah ada masalah apalagi ribut-ribut.

Ada pun seorang lelaki mapan yang baru saja menjalin hubungan pernikahan, kebetulan dia kenal dengan sang suami tua itu. Seperti biasa, kalo ada orang berhasil sukses, pasti ada aja yang nanya "apa rahasianya?". Dan si lelaki ini akhirnya pada saat yang tepat menanyakan apa "rahasianya" pada sang suami tua itu.

Sang bapak tua berkata, "Wah, kalo mao diceritakan panjang, nak. Dimulai dari 50 tahun lalu.." Wah dalam hati si lelaki ini, bisa jenggotan gw dengerin cerita si bapak tua ini.. "Ya uda, dipersingkat aja pak.." kata sang lelaki.

Sang bapak tua mulai bercerita, "Jadi begini, semua dimulai 50 tahun lalu. Saat itu saya sedang berbulan madu dengan istri saya. Kami menginap di Hotel terkenal dan bagus. Kemudian, pada suatu siang saya dan istri saya pergi menunggang kuda di halaman belakang hotel. Memang hobi saya dan istri saya menunggang kuda. Belum lama kami menunggang kuda. Tiba-tiba, kuda yg ditunggangi istri saya tersandung. Istri saya terlihat kesal, lalu dia berkata "SATU!". Saya tidak mengerti dan merasa tdk perlu bertanya, jadi saya lanjutkan kembali. Tidak beberapa lama kemudian, terulang lagi hal yang sama. Kuda istri saya tersandung lagi. Istri saya kesal lagi dan berkata "DUA!". Saya masih membiarkan sambil tersenyum. Lalu kami melanjutkan menunggang kuda lagi.

Eh, emang kudanya bego kali yah, sang kuda istri saya tersandung lagi. Tiba-tiba istri saya teriak "TIGA!" dan langsung berhenti. Saya bingung melihat istri saya berhenti. Istri saya langsung turun dari kuda itu, merogoh pinggangnya, dan mengeluarkan pistol nya. Langsung.. DOR!!. Kuda itu ditembak mati oleh istri saya.

Saya terkejut setengah mati melihat sikap istri saya. Saya turun dari kuda dan menghampiri dia. Saya berkata kalo tidak seharusnya dia melakukan hal itu, saya memarahi dia karena hal itu tidak baik..dst..dst..

Tiba2 dia melotot ke arah saya dan berkata dgn kencang "SATU!"

Dari saat itu sampai detik ini saya masi bersyukur kalo dia belum mengatakan "DUA"

Cerita Cinta

Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang sulit. Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami. Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang saja.

Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan. Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan.

Jam menunjukkan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen membuatku semakin kesal!

Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 12 malam, dua jam perjalanan kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di rumah.

Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti di hadapannya dan memandang wajahnya. "Ia sungguh cantik" kataku dalam hati, "Wanita yang menjalin hubungan denganku selama 7 tahun sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama 5 tahun, tetap saja cantik". Aku menghela nafas dan meninggalkannya pergi, aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya..

Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu, buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah, tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak.

14 Februari 1996. Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku. Hmm… aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya.

6 September 2001, Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra.. Tuhan, aku mohon agar Vincent tidak pindah ke lain hati. Jantungku serasa mau berhenti...

23 Oktober 2001, Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa yang Kau kehendaki agar aku ketahui…

Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat dekat  denganku disaat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai 5 tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya selama 4 bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen. Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly.

4 Januari 2002, Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku kekuatan yang berasal daripadaMu.

Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya. Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan saat itu.

14 Februari 2002, Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6. Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan yang harus  kuambil.

14 Februari 2003, Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!

18 Juli 2005, Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.

7 April 2006, Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Seharian aku berada mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi. Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah.

Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia membelikannya dengan susah payah.

15 November 2007, Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan, bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah Natal untuk Vincent.

Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya di malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga. Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat. Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun… "Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun…" (ts)

------------ --------- -------

Jika manusia bisa mencintai pasangannya tanpa syarat. Bayangkan, bagaimana besarnya cinta Tuhan kepada kita yang adalah ciptaanNya… anakNya… sahabatNya… saudaraNya… sehingga Ia memberikan AnakNya yang kekasih untuk mati di kayu salib bagi kita.

BKM - Buletin Komunitas Mudika Edisi Oktober 2008

Have a blessed day!

Tere

Yoh 3:16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal"

21 November 2008

Seumur Hidup Jadi Tongkat Ibunya

Sebuah Kisah yang mungkin bisa memberika inspirasi tersendiri bagi kita masing-masing

noname 
(Erabaru.or. id) — Hawa udara di Changchun, Tiongkok, sangatlah dingin. Li Yuanyuan memanggul sang ibu yang lumpuh kedua kakinya sambil menggendong putrinya yang berusia dua tahun buru-buru ke rumah sakit karena sang ibu terkena serangan jantung lagi. Orang-orang yang berlalu lalang di jalan memandang mereka bertiga dengan mata terbelalak, semua takjub melihat seorang wanita yang kelihatannya kurus lemah justru memiliki tenaga untuk memanggul satu orang sambil menggendong satu lagi.

Menurut laporan “City Evening Post”, di pagi buta, 13 Pebruari 2008, Li Yuanyuan telah memakaikan baju bagi anak dan sang ibu yang baru sembuh dari sakitnya. Jam 10 pagi, Yuanyuan berjongkok di depan sang ibu, meletakkan kedua kaki ibu di pinggangnya lalu memanggul sang ibu, kemudian menggendong putrinya yang berdiri di atas tempat tidur.

Kedua tangan Yuanyuan dipakai untuk menyangga sang ibu, sedangkan sang ibu membantu merangkul cucunya mengitari leher Yuanyuan. Dengan cara inilah tiga orang tersebut saling berangkulan dengan susah payah keluar dari rumah sakit. Sang ibu telah lumpuh selama 21 tahun, selama 21 tahun itu pulalah Yuanyuan terbiasa memanggul sang ibu keluar masuk rumah sakit.

Ketika Yuanyuan berusia 7 tahun terjadilah sebuah kecelakaan lalu lintas yang benar-benar telah merubah kehidupannya. Karena kecelakaan ini ibunda mengalami kelumpuhan pada kedua kaki yang diperparah dengan menghilangnya sang ayah. Sejak saat itu, Yuanyuan menjadi tulang punggung rumah tangga. Karena tidak ada penghasilan Yuanyuan menghidupi keluarga dengan menjadi pemulung, uang hasil kerja kerasnya habis terpakai untuk mengurus sang ibu.

Rasa bakti Yuanyuan kepada orang tua sangat menyentuh hati para tetangga, banyak tetangga yang dengan sukarela memberi bantuan kepada sang ibu dan putrinya ini. Karena sepanjang tahun hanya mampu berebahan, otot kaki sang ibu sering kejang, sakitnya tak tertahankan.

Ada seorang tetangga yang berprofesi sebagai seorang dokter tradisional tua, setiap hari membantunya memberikan terapi akupunktur terhadap ibu Yuan-yuan, bahkan mengajarnya menggunakan teknik akupunktur sederhana. Sejak berusia 11 tahun sampai sekarang, Yuanyuan sudah dapat menggunakan teknik akupunktur untuk meringankan rasa sakit ibunya.

Tiga tahun yang lalu, Yuan-yuan menikah, setahun kemudian, Yuanyuan melahirkan seorang putri. Namun di mana pun dan kapan pun, Yuanyuan tidak pernah meninggalkan sang ibu, dia dan suaminya bersama-sama memikul tanggung jawab mengurus sang ibu.

Meskipun rumah tangganya tidak terbilang kaya, mereka sangatlah puas. Sang ibu berkata, terkenang masa 21 tahun ini meskipun penuh penderitaan, namun dia sangat puas, dia merasa diri-nya sama dengan orang tua lain yang juga telah menikmati kehangatan keluarga.

Bagi Yuanyuan, selama 21 tahun ini, dia merasa dirinya sangat bahagia, karena dia adalah seorang anak yang masih memiliki seorang ibu.

“Saya rela menjadi tongkat ibu sepanjang hidupku.……” (Dajiyuan/prm)

Kadangkala Hidupmu Menangis

Kadangkala hidup mengharuskanmu menangis tanpa sebab. Kamu merasa sudah berbuat baik dan benar, tetapi masih banyak kritikan yang dialamatkan kepadamu. Kamu mengira keputusan yang kamu ambil sudah tepat, ternyata perkiraanmu keliru. Jangan putus asa !! Bangkitlah !!

Matahari tanpa sinar tidak layak disebut matahari, demikian juga dirimu, kau adalah matahari yang seharusnya memancarkan sinar, sekalipun mendung kelabu menutupi pandangan orang untuk melihat keindahan cahayamu. AKU sering melihat melihatmu marah ketika kamu melihat orang lain berhasil. Untuk apa kamu menginginkan keberhasilan orang lain? Bukankah AKU udah menyediakan suksesmu sendiri? Kamu tidak pernah mengejarnya, jadi kamu tidak pernah bisa memilikinya.

Matamu tidak terfokus kepada rancangan-Ku yang dahsyat atas hidupmu, melainkan tertuju kepada karya-Ku yang luar biasa atas hidup orang lain.  Jadilah seperti air. Selalu mengalir melewati semua benda, menembus semua sisi dan tanpa batas. Anak-Ku, jangan mau dikalahkan oleh keadaan, tetapi kalahkan keadaaan!!

Anak-Ku yang terkasih, jangan sakit hati ketika kau ditegur, padahal kau merasa sudah mengerjakan yang terbaik. Sakit hati itu hanya akan membuat tidurmu tidak nyenyak dan perasaanmu tidak nyaman. Buanglah itu dari hatimu dan pikiranmu! Kuasailah dirimu sedemikian rupa hingga kamu bisa mengatasi perasaan diperlakukan tidak adil, dilecehkan, diremehkan ataupun dikhianati oleh sesamamu. Bukankah untuk itu kau hidup? untuk melihat kenyataan bahwa di dunia ini yang paling mengerti perasaanmu dan menerima dirimu apa adanya hanya AKU? Jauhilah segala bentuk kemarahan, tetapi jangan jauhi AKU.

Anak-Ku, ingatlah hal ini baik-baik. Aku selalu mebuka tangan-Ku lebar-lebar untuk memberimu rasa aman, kapanpun kau membutuhkannya. AKU senantiasa menyiapkan bahu untuk tempat kepalamu bersandar dan mencurahkan tangis. AKU melakukannya karena AKU sungguh-sungguh peduli padamu!!

Ayah yang selalu mengasihimu,

YESUS