Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

05 November 2008

Ucapan Untuk Bapa

Pagi hari Dia menungguku bangun tuk mendengarkanku mengucapkan selamat pagi, namun ternyata, aku terlalu sibuk dengan dunia…

Siang hari, Dia masih menungguku menunggu sapaanku, di sela2 kesibukanku..

namun, aku pun masih terlalu sibuk dengan pekerjaan, ataupun bermain. bahkan saat makan siang pun..aku melupakan Dia

Sore hari, Dia terus menungguku.. sebuah ucapan selamat sore setelah semua kesibukanku selesai.

tapi..aku pun masih sibuk dengan teman teman..atau dengan keluarga..

Malam hari Dia masih terus menungguku.. mengucapkan salam menjelang aku tidur..

tetap saja..aku terlalu sibuk mengurusi kantuk dan lelahku..hingga tak sedikitpun aku berkata-kata padaNya.

Dari matahari terbit hingga kembali terbit..Dia terus menungguku ,, karna kasihNya yg tak terbatas,,Dia terus menantiku,,

Hanya untuk sebuah kata “terima kasih Bapa,” atau “aku bahagia Bapa,”

hari demi hari,,bulan demi bulan,,tahun demi tahun,,

“Apakah sungguh aku terlalu sibuk hingga tak pernah punya waktu untukNya? Dia yang sekalipun tak pernah melupakanku. Dia yang sekalipun tak pernah meninggalkanku, walau seluruh dunia membenciku.. Sungguhkah aku sesibuk itu hingga tak punya waktu untuk Dia? Sungguhkah?”

Hidup Dalam Kepenuhan Roh Kudus

Efesus 5:15-21

Bagaimana orang Kristen menggambarkan hidup dalam kepenuhan Roh Kudus?Ada yang menggambarkan seperti gelas yang diisi penuh dengan air sampai air itu melimpah keluar. Dengan demikian orang Kristen yang tidak dipenuhi Roh digambarkan seperti gelap yang hanya terisi air separoh atau seperempatnya saja.

Gambaran lain yaitu hati manusia. Orang Kristen yang dipenuhi Roh, maka hatinya putih dan di tengah gambar hati itu ada salib Kristus. Sedangkan yang tidak dipenuhi Roh maka gambar hatinya sebagian hitam dan sedikit putihnya serta tidak ada salibnya. Apakah gambaran tadi bisa menjelaskan tentang hidup dalam kepenuhan Roh secara benar dan sesuai dengan Firman Tuhan?

Alkitab menjelaskan bahwa Roh Kudus itu Pribadi Allah: ”Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain…..” Yoh 14: 16. Roh Kudus disebut Seorang bukan sebuah, sesuatu . Yesus juga berkata : ”..tetapi Penghibur yaitu Roh Kudus yang akan diutus Bapa dalam nama-Ku, Dia-lah yang akan mengajarkan….” Yoh 14:26.

Roh Kudus disebut dengan memakai kata ganti orang ketiga: Dia-lah. Roh Kudus adalah Allah yang berpribadi. Nama Roh Kudus disetarakan dengan nama Allah Bapa, dan Anak.(Mat 28: 20). Kepenuhan Roh Kudus berarti kepenuhan Pribadi Allah. Allah yang satu itu masuk secara utuh dalam hidup kita dan mempengaruhi kita.

Tidak ada Gereja yang menolak ajaran tentang Roh Kudus adalah Allah dan juga tentang karunia-karunia Roh Kudus. Semuanya tertulis dalam Alkitab Yang sering menjadi kontroversial adalah penafsiran manusia terhadap keberadaan Roh Kudus itu dan manifestasi-manifestasi-Nya.

Sebagai contoh ada seorang penderita kanker ganas yang sudah divonis dokter bahwa penyakitnya tidak akan sembuh. Tetapi bapak yang satu ini selama dua tahun terakhir tetap hidup dalam sukacita karena Tuhan. Ia mengunjungi pasien-pasien lain dengan kursi rodanya untuk menceriterakan kasih Tuhan Yesus bagi orang-orang yang senasib dengan dirinya. Semua orang melihat sukacita yang terpancar dari wajah bapak tersebut dan berkata : ”Benar bapak itu hidupnya dipenuhi dengan Roh Kudus sehingga ia masih bisa tersenyum sekalipun tahu bahwa penyakitnya tidak akan sembuh.”

Dari sinilah kita tahu bahwa apa yang dipikirkan Allah tidak sama dengan yang dipikirkan manusia. Allah menghendaki dipenuhi Roh Kudus itu merupakan karya-Nya yang amat luas, tetapi manusia kadang-kadang menafsirkannya dengan batasan-batasan yang sempit. Lalu dijadikan patokan bahwa yang ini yang disebut dipenuhi Roh Kudus dan yang lain bukan dipenuhi Roh Kudus.

Bagaimana sebenarnya hidup dalam kepenuhan Roh Kudus? Rasul Paulus menulis dalam surat Efesus ini suatu gambaran yang menjelaskan tentang hal itu :

  1. Dipenuhi Roh Kudus atau hidup dalam kepenuhan Roh adalah berada dibawah kuasa /kendali Allah.
    “Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh” Efesus 5:18.

    Pada zaman Paulus, ada upacara-upacara kafir yang memakai minum-minum anggur sebagai upaya untuk menjadi mabuk. Dan dengan itu orang-orang penyembah berhala itu mendapat ”pengalaman religius” Paulus membuat analogi antara mabuk anggur tersebut dengan hidup dalam kepenuhan Roh. Walaupun demikian tetap ada bedanya. Orang yang mabuk anggur dikuasai oleh minuman keras yang mengakibatkan gangguan dalam penilaian dan keputusan yang terjadi dalam hidupnya: ngelantur, terhuyung-huyung, bertindak membahayakan orang lain.
    Dipenuhi Roh Kudus juga berakibat, namun bukan menimbulkan gangguan tetapi perbaikan, pembaruan dalam penilaian dan keputusan hidup. Orang itu dikendalikan, dipengaruhi, dikuasai sedemikian rupa oleh Roh Kudus sehingga memancarkan sifat-sifat Allah dalam hidupnya.
    Orang Kristen yang dipenuhi Roh Kudus akan mengalami dua perkara besar dalam hidupnya : Pertama : menerima karunia-karunia Roh dan kedua : menghasilkan buah Roh dari dalam hidupnya. Karunia Roh untuk melengkapi pelayanan dan buah Roh adalah kebajikan dari dalam hidup kita setelah dipenuhi Roh untuk bersaksi.

  2. Hidup dalam kepenuhan Roh Kudus adalah hidup dalam suasana sukacita Kristus.
    “…dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani” ayat 19

    Orang-orang percaya yang dipenuhi Roh akan selalu merindukan adanya persekutuan dengan Tuhan maupun dengan sesamanya. Bukan asal berkumpul, tetapi persekutuan sukacita. Ada anak Tuhan yang kalau hari Minggu tidak datang beribadah rasanya ada sesuatu yang kurang, yaitu tidak adanya sukacita dalam hidupnya sepanjang hari itu/ minggu itu. Seorang bapak yang semula hanya mau mengantar isterinya ke gereja, tiba-tiba tergerak masuk ketika mendengar lagu : ”Tak tersembunyi kuasa Allah“ Bapak itu kemudian bersaksi bahwa Yesus seakan-akan berkata kepada dirinya bahwa isterimu sudah diselamatkan, sekarang bagaimana dengan kamu. Bapak itu bertobat dalam hidupnya dipenuhi dengan sukacita. Ini juga termasuk dipenuhi Roh Kudus.
    Keluarga itu sekarang hidup dengan penuh sukacita karena semua anggotanya sudah diselamatkan Tuhan Yesus.

  3. Hidup dalam kepenuhan Roh Kudus adalah hidup dalam pengucapan syukur senantiasa.
    “Ucapkanlah syukur senantiasa atas segala sesuatu….” Ayat 20

    Mengalami kepenuhan Roh dibuktikan dengan adanya hidup yang senantiasa bersyukur kepada Tuhan. Tidak ada keluhan yang berlebihan, tidak ada rasa iri, tidak ada semangat untuk mencelakakan orang lain. Dulu terus berkata ini kurang itu kurang, sekarang apapun yang diterima diamini sebagai bagian yang ditentukan Tuhan.
    Semangat kompetisi untuk mengalahkan orang lain, diganti dengan semangat berbagi kepada yang lemah. Semangat menjatuhkan orang lain, diganti dengan semangat mengasihi orang lain.

    Fenomena kepenuhan Roh Kudus bisa kita lihat dengan jelas saat jemaat yang mula mula terbentuk. Ada fenomena-fenomena yang supranatural tetapi ada juga fenomena - fenomena sosial di mana jemaat berbagi dengan sesamanya sehingga jemaat Tuhan itu disukai semua orang. (Kisah 2: 47)
    Alangkah indahnya bila orang Kristen masa kini di zaman akhir ini bisa memunculkan fenomena-fenomena yang seperti pada jemaat mula-mula. Tidak ada yang menganggap dirinya paling luar biasa tetapi tetap menghargai bahwa apapun yang Roh Kudus kerjakan dalam karya-Nya yang lain juga luar biasa. Kepenuhan Roh Kudus bukan untuk diperdebatkan tetapi untuk ditujukan bagi kemuliaan Allah dan kedatangan Kerajaan-Nya di dunia ini.

Pdt. Andreas Gunawan Pr, STh.

04 November 2008

Hati Pria dan Wanita

Pagi ini, 18 Agustus 2007 aku menerima sms dari seorang teman baikku. Seorang wanita. Sms tersebut menyebutkan bahwa dia menyukai seorang pria yang wajahnya cukup di kenal di televisi belakangan ini. Kebetulan aku cukup kenal dengan presenter muda berbakat itu dan kami sesekali sms-an saling menanyakan kabar masing-masing. Kepada temanku itu aku berkata, 'Sangat manusiawi hehehe… Tetapi dia sudah punya kekasih. Kalaupun belum kamu mesti bersaing dengan ratusan wanita yang mungkin memiliki rasa yang sama. Coba aja..'

Sejujurnya, aku sudah sering mendengar teman-teman wanitaku sharing dia menyukai pria ini, pria itu dan …entah siapa lagi selanjutnya. Bahkan aku pernah membaca blog seorang wanita yang aku kenal baik, di dalamnya ia menulis bagaimana ia suka dengan seorang pria dan sangat berharap dapat menjadi kekasihnya. Ia merindukan sang arjuna yang belum tentu tahu apa yang ia rasakan. Bagai pungguk merindukan bulan. Kasihan…

Di usiaku yang sudah menginjak 28 tahun, tentunya aku memiliki banyak teman, pria dan wanita yang sebaya denganku. Kalaupun di bawah atau di atas, usianya tidak jauh-jauh dari angka tersebut.

Aku coba untuk merenung, kenapa beberapa-bahkan mungkin banyak-teman wanitaku atau lebih tepatnya para wanita belum menemukan seorang pria yang bakal menjadi pasangan hidupnya. Padahal setahuku, bagaimanapun minus-nya seorang wanita (kalau ia menganggap dirinya demikian), paling tidak pernah satu kali 'ditembak' pria, dengan kalimat ini, 'Aku menyukaimu' atau 'Bersediakah engkau menjalani hubungan yang lebih serius denganku?'. Kenapa aku bisa begitu yakin? Mari aku ceritakan:

Selama 5 tahun lebih aku bekerja di sebuah rumah produksi yang menayangkan acara Solusi di salah satu stasiun televisi swasta itu, banyak kisah nyata mirip Cinderella yang aku temukan. Ini benar-benar nyata! So real!! Bukan sinetron, bukan film. Sebut saja Maria Beatrix, gadis yang pernah dijuluki 'si buruk rupa' dengan bentuk tangan dan kaki yang sama sekali tidak sempurna, menggunakan kursi roda, namun menemukan 'pangeran' yang baik hati berdarah Inggris. Pria ini begitu setia mendampinginya bahkan berhasil mengajarinya berenang. Hari ini mungkin mereka sudah menikah.

Ada juga Indrawati, manusia terpendek Indonesia yang pernah masuk MURI karena bisa melahirkan dengan normal. Kalau melihat bentuk fisiknya, sangat tidak sempurna, namun menemukan seorang suami dari kalangan terhormat dan sangat mencintainya dengan sepenuh hati. Di Bandung, kami juga memiliki narasumber si pelukis Patricia Saerang, seorang yang melukis dengan kakinya atau mulutnya karena tidak memiliki tangan. Namun menemukan pria berdarah Eropa yang sangat mencintainya. Hari ini mereka sudah menikah dan hidup bahagia.

Jadi, kalau mau banding-bandingan dengan wanita-wanita yang aku sebutkan diatas, bagaimana mungkin kalau teman-teman wanita ku itu belum bisa menemukan 'sang pangeran cinta'? Bulsyetttttt! !!! Kalau mau banding-bandingan, teman-teman wanitaku itu tergolong wanita yang cantik, dengan fisik yang nyaris sempurna dan memiliki pekerjaan yang bagus.

Setelah aku analisa, inilah inti permasalahannya:
Ternyata banyak wanita tidak tahu kuncinya. Untuk membuka baut ukuran 12, kita harus menggunakan kunci ring atau kunci pas dengan ukuran yang sama, 12. Sebut saja hal apa lagi yang lain sebagai perumpamaan. Dari zaman Adam dan Hawa sampai sekarang, wanita memang didesain untuk tidak memulai terlebih dahulu dalam hal cinta. Ekstrimnya, wanita dilarang jatuh cinta terlebih dahulu dan mengejar-ngejar pria. Karena wanita memang tidak di desain untuk itu. Perihal ada budaya di daerah tertentu dimana pria dilamar oleh wanita, aku sangat tidak berminat membahasnya. Dan sampai hari aku masih menganggapnya sebuah keanehan. Aneh!!!! Namun aku menghormatinya.

Aku suka kata-kata ini: Cowok menang milih, cewek menang nolak!!!
Kedengarannya win-win solution. Ya, bisa begitu. Cowok memang bisa memilih wanita mana saja yang dia suka. Cowok bisa saja jatuh cinta dengan wanita mana saja yang hatinya memang 'jatuh'. Toh, sampai hari ini jumlah cewek di dunia ini jauhhhhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari cowok. Di Batam, para wanita bahkan sering bertengkar memperebutkan pria, karena komposisi antara wanita dan pria di kota ini memang sangat tidak seimbang. Jumlah wanitanya jauhhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari pria.

Cowok kalau nembak cewek ditolak, respon selanjutnya ada dua, pertama: mencoba lagi untuk kedua, ketiga, keempat, atau kesekian kalinya atau kedua, tidak melanjutkan dan berkelana mencari yang lain lagi. Toh, jumlah wanita jauhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari pria. Dan harga diri seorang pria tidak akan turun dan tercabik-cabik hanya karena cintanya ditolak. Karena pria seorang pejuang sejati, dia pasti akan mencoba dan mencoba lagi. Sampai dapat! 'Emang cewek elo doang??'. Pikiran seperti itu ada kadang di sana.

Tetapi kalau wanita begitu agresif terhadap pria, lalu kemudian ditolak hehhee… Jawab sendiri kata yang tepat untuk itu. Pria dan wanita sama-sama didesain untuk menjadi pemenang. Menang! Cowok menang milih, cewek menang nolak. Masalahnya sekarang banyak wanita yang mencoba untuk merubahnya menjadi: Cewek menang milih. Jadi kalau cewek menang milih…maka berarti cowok menang nolak!

Bagi para cowok, kalau ditolak adalah hal yang biasa. Memang sedih untuk sesaat. Tapi tidak untuk meratapinya. Lagipula cowok didesain lebih banyak 'bermain' pikiran, daripada perasaan. Masalahnya, apakah para cewek siap kalau ditolak cowok setelah 'menang' milih cowok yang mana aja???

Untuk menjawab pertanyaan ini, aku mau membagikan hal ini kepada para wanita, khususnya. Paling tidak ada dua wanita yang paling dekat denganku, yang aku ketahui sangat bahagia. Pertama adalah ibuku sendiri. Ya, mama. Ibuku melepaskan masa gadisnya ketika usianya 23 tahun, dilamar ayahku, seorang pria tampan berumur 32 tahun dengan tubuh proposional. Ketika pertama kali bertemu ibuku, ayahku benar-benar jatuh cinta kepadanya. Padahal saat itu, seorang wanita sedang tergila-gila kepadanya dan menjadi begitu agresif. Ia ingin memiliki ayahku. Tetapi sebenarnya pria tidak bisa berdusta, dan jarang berpura-pura. Ayahku tidak mencintainya. Namun wanita itu memaksanya. Ayahku pria sejati yang harus selalu memulai dan tidak bisa didahului seperti itu. Kepada ibukulah, ayahku jatuh cinta. Mereka menikah pada tahun 1978. Ayahku berkali-kali jatuh cinta dengan wanita yang sama, yaitu ibuku. Usia pernikahan mereka sudah 29 tahun dan perkawinan mereka bertambah kuat dari hari ke hari. Aku pikir, ibuku adalah wanita yang paling bahagia di bumi ini karena dia tahu kuncinya. Dia dicintai dan diperlakukan bak ratu.

Kemudian yang kedua, saudaraku satu-satunya. Adik perempuanku yang manis itu. Di usianya yang 26 tahun seorang pria yang sangat mencintainya dan telah setia menunggunya selama 6 tahun, menyatakan keinginannya untuk menghabiskan waktunya nanti bersamanya. Meskipun enam tahun yang lalu, adikku tidak meresponinya, namun akhirnya ia luluh juga. Kali ini adikku tahu kuncinya: bahwa wanita didesain untuk DICINTAI dan bukan memulai untuk mencintai. Sebelumnya, aku tahu adikku berharap dapat menjalani hubungan dengan seorang pria gagah dari angkatan laut. Namun pria itu ternyata tidak sepenuh hati mencintainya. Ia sadar, bahwa ia harus melupakan pria itu dan memberi kesempatan untuk yang lain. Hari ini adikku, diperlakukan bak ratu oleh kekasihnya. Begitu dicintai, dilindungi, diperhatikan dan hubungan mereka semakin menunjukkan kualitas yang semakin baik, hari ke hari. Aku pikir, adikku wanita yang paling bahagia saat ini. Karena seorang pria datang kepadanya dan mencintainya dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa.

Sebaliknya, aku menemukan ada wanita yang memulai terlebih dahulu, begitu agresif dan sangat mencintai seorang pria dan akhirnya memang mendapatkannya dan bahkan menikah dengannya. Namun sayang, sesungguhnya dia tidak pernah mendapatkan cinta dari suaminya. Karena suaminya punya cinta yang lain. Dan wanita itu harus membayar harganya. Sangat mahal. Ia harus berkorban selama perkawinannya berlangsung. Ia harus berkorban materi yang terus-menerus dan yang paling menyedihkan selalu korban perasaan. Padahal bukankah seharusnya suaminya yang memenuhi kebutuhan materinya? Muka mereka menjadi begitu kusut dan tubuh mereka menjadi begitu kering. Karena tidak 'disirami' cinta suaminya. Karena sekali lagi, suaminya punya cinta yang lain.

Para wanita, daripada engkau mencintai pria yang tidak mencintaimu, atau hanya sekedar berpura-pura mencintaimu, mengapa engkau tidak belajar mencintai pria yang sangat mencintaimu dan memperlakukanmu dengan begitu berharga? Mungkin awalnya engkau tidak begitu menyukainya. Namun jika mengingat bahwa ia begitu mencintaimu, mengapa wanita tidak mencoba untuk BELAJAR mencintainya dan memberinya kesempatan.

Percayalah bahwa dalam kamus pria tidak ada istilah BELAJAR mencintai. Mau wanita yang ditujunya seperti apa, mau gemuk, mau pendek, mau rada tulalit atau sebut saja kekurangan lainnya, percayalah bahwa pria adalah makhluk yang jatuh cinta, bukan belajar untuk mencintai. Tetapi, wanita bisa BELAJAR mencintai. Tatkala melihat kegigihan seorang pria yang tidak pernah berhenti menakhlukkan hatinya, tatkala melihat pengorbanan, perhatian dan kasih sayang yang diberikan, aku mendengar banyak kesaksian akhirnya wanita menyerah.

Berdasarkan apa yang aku lihat, bahkan aku mengadakan riset untuk hal ini, wanita yang bijak adalah wanita yang jatuh cinta dengan pria yang terlebih dahulu jatuh cinta kepadanya. Bukan jatuh cinta dengan pria yang pura-pura jatuh cintanya kepadanya. Bagi pria, Anda dilarang untuk berpura-pura jatuh cinta. Karena setelah engkau menjalaninya, lama-lama pura-pura itu akan hilang dan engkau pasti akan berkelana mencari cinta yang lain. Bukan yang pura-pura. Karena bagaimanapun engkau tidak bisa membohongi dirimu sendiri. Kalau aku mencoba untuk pura-pura mencintai wanita yang pernah sangat mencintaiku, mungkin hari ini aku sudah memiliki anak dengannya dan sudah menjadi orang kaya secara materi. Tetapi aku pasti membuatnya menderita karena kepura-puraan itu. Aku akan berkelana mencari cinta yang lain.

Dan itu sangat menyakitkan. Karena hubungan itu sudah sampai kepada pernikahan, mau tidak mau kita harus tetap meneruskannya, kalau tidak mau anak-anak yang menjadi korban perceraian. Namun harganya terlalu mahal untuk dibayar. Para pria tidak dibenarkan untuk menjadi begitu brengsek dan memanfaatkan wanita yang jatuh cinta kepadanya, sementara itu sendiri punya cinta yang lain. Para pria tidak dibenarkan menjadi begitu bejat untuk memanfaatkan uang, fasilitas dan materi yang diberikan oleh wanita yang mencintainya, dengan harapan bisa mendapatkan cinta sang pria. Itu pria yang licik dan pengecut.

Untuk para wanita, mungkin kalian gelisah di usia yang hampir menginjak kepala tiga belum menemukan pasangan sejati. Mungkin ia sudah datang, tetapi Anda menolaknya. Karena memang anda didesain untuk 'menang nolak'. Tetapi mungkin saja anda lupa kuncinya. Kuncinya adalah anda sebaiknya jangan memulai terlebih dahulu dan kalau sulit menjangkaunya, anda menjadi begitu agresif. Anda harus tahu kuncinya bahwa anda didesain untuk dicintai dan diperlakukan bak ratu. Bukan menjadi seorang yang mengejar-ngejar pria.

Berulang kali kukatakan kepada teman-teman wanitaku. 'Kalau ada seorang pria yang datang kepada kalian dan menyatakan cintanya, berpikirlah dua kali untuk menolaknya.' Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari.

Aku tidak menyarankan kalian untuk terburu-buru menjawab, 'Ya'. Aku hanya mengatakan, 'Berpikir dua kali terlebih dahulu untuk menolaknya.' Siapa tahu, ini cinta sejatimu?

Wanita, anda begitu berharga. Ciptaan terindah. Anda ditentukan untuk begitu dicintai, dikagumi, dilindungi, dikasihi, diperhatikan, diayomi dan aku tidak tahu harus menyebutnya apa lagi… Kalian ditentukan untuk diperlakukan bak ratu setiap hari.

Karena manusia ditentukan untuk hidup berpasang-pasangan, hai para wanita, bersiap-siaplah seorang pangeran cinta datang kepadamu, menyatakan betapa ia ingin menghabiskan waktunya bersamamu, dan memberikan seluruh cintanya kepadamu. Namun, ketika pangeran cinta itu datang, apakah engkau akan langsung menolaknya? atau 'berpikirlah dua kali untuk berkata 'tidak'', karena siapa tahu ini orang yang akan memperlakukanmu bak ratu. Tidak peduli bentuk fisikmu, tidak peduli tingkat pendidikanmu bahkan tidak peduli masa lalumu. Ia akan datang dengan kata-kata ini, 'Aku mencintaimu walaupun…..'

Tulisan ini aku dedikasikan untuk para wanita - Ciptaan Terindah -

Persembahanku Untuk Wanita - By Kendrick Sumolang

Dari Yang Terdekat

Ia mengawasi segala perbuatan rumah tangganya …. Anak-anaknya bangun, dan menyebutnya berbahagia, pula suaminya memuji dia - Amsal 31:27,28

Bacaan: Amsal 31:10-31

Saat berbincang santai dengan ibu saya yang berumur 83 tahun, saya menarik-narik pelan kulit tangannya yang sudah menggelambir. Ya, saya ingat bagaimana tangan itu kadang harus mengangkat papan-papan jati yang besar dan berat ketika ia membuka dan menutup toko rotinya yang mungil. Dengan senyum, setiap hari ia melayani pelanggannya selama hampir 30 tahun. “Dulu tangan ini kuat untuk bekerja sehingga kalian bertujuh bisa bersekolah dan mandiri. Sekarang aku berbahagia dan bersyukur atas hidupku,” simpulnya saat mengenang masa ia berjuang demi hari depan anak-anaknya.

Peran wanita dalam Amsal 31 sungguh luar biasa. Ia dapat dipercaya, dan olehnya, suaminya diberkati (ayat 11,12). Ia rajin dan dapat mengatur rumah tangga dengan baik, hingga anak-anak dan suaminya sangat menghargainya (ayat 13-15,27, 28). Ia meniti karier (ayat 16-18), tetapi masih sempat memerhatikan orang lain yang membutuhkan pertolongan (ayat 20). Penampilannya selalu apik (ayat 22). Ia takut akan Tuhan (ayat 30). Ia melayani sesama sebagai perwujudan imannya kepada Tuhan.

Meski mungkin tak selengkap gambaran Amsal 31, setiap wanita juga dapat mulai memberi hidup bagi sesama, sejak hari ini. Dan bisa mulai dari keluarga, yang ditemui setiap hari. Mulai dari hal yang biasa dilakukan untuk mereka. Bila semuanya dilakukan dengan penuh syukur dan kesetiaan, kelak akan timbul kekaguman karena Tuhan memakai hidup keseharian seorang wanita menjadi berkat dan memuliakan nama Tuhan.

Orang-orang terdekat kita, apakah mereka merasakan kehadiran, kasih, dan pelayanan kita? —YS

JADIKAN HIDUP SEBAGAI SALURAN BERKAT
MULAILAH DARI ORANG-ORANG TERDEKAT

Berdoa Bagi Ekonomi Dunia

"Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam : Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. KepunyaanKulah perak dan kepunyaanKulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam." (Hagai 2 : 7-9)

Kami menyerukan doa pada tanggal 29 Oktober 2008 bagi bursa efek, bank, dan lembaga keuangan di seluruh dunia. Mengapa seruan doa dilakukan pada tanggal 29 Oktober? Karena pada tanggal tersebut di tahun 1929, Bursa Efek Amerika Serikat ambruk dan kemudian terjadi depresi ekonomi yang hebat.

Pada permulaan tahun 2008, para pendoa syafaat mendengar suara Tuhan bahwa akan terjadi goncangan kuat di Bursa Efek Wall Street yang bisa memburuk jika tidak ada campur tangan Allah. Hal ini akan merambat kepada timbulnya kekurangan pangan. Bahkan, situasi di tahun 2009 akan lebih buruk daripada tahun 2008! Tentu saja, hal ini akan mempengaruhi pasar uang di seluruh dunia.

Pada waktu yang sama, Tuhan memberikan mimpi yaitu di hadapan kami ada 50 kotak dosa yang mewakili sistem ekonomi dari 50 negara bagian. Tutup kotak ini terbuka dan tercium bau busuk yang sangat menyengat. Tuhan memberi perintah dalam mimpi itu bahwa kami harus menaruh tutup itu kembali sampai struktur ekonomi yang alkitabiah diterapkan di tempat-tempat tersebut. Tentu saja, ini juga berlaku bagi ekonomi di seluruh dunia.

Dengan alasan itulah, pada tanggal 29 Oktober 2008 kami akan berdoa bersama dengan para pendoa syafaat di Bursa Efek New York, Bank Federal (seperti Bank Indonesia) dan 12 cabang utamanya di seluruh Amerika Serikat. Kami juga bersyafaat di lokasi patung banteng yang terletak di Wall Street, untuk memohon kepada Tuhan agar Ia mengubah pasar uang yang sekarang ini seperti banteng menjadi seperti beruang. Kami merasa inilah yang menjadi "Pasar Singa" atau Allahlah yang mengontrol sistem ekonomi. Walaupun kami tidak tahu apa yang akan terungkap nanti, kami tahu bahwa tanpa bersyafaat, ekonomi akan hancur.

Bergabunglah dengan kelompok dan jaringan doa anda yang bersyafaat di lembaga-lembaga keuangan di seluruh dunia. Di negara-negara lain, pendoa syafaat sudah mulai mengunjungi bursa-bursa efek. Jadi, pastikanlah bahwa bursa efek di negara anda sudah dilingkupi dengan doa. Juga  bersyafaatlah bagi bank dan lembaga-lembaga keuangan di wilayah anda.

Pokok doa yang diusulkan adalah sbb :
1. Bertobat dari ketamakan diri sendiri. Mintalah pada Tuhan agar Ia memperlihatkan apakah ada keterikatan pada mamon.

2. Bertobat dari dosa ekonomi di negara anda. Mintalah pada Tuhan agar Ia mengampunyi kerakusan, ketamakan, terlibat dengan mamon, dll. yang ada dalam sistem ekonomi di negara anda.

3. Bertobat dari keterlibatan dalam hutang dan kredit. Mintalah pada Tuhan agar Ia memberikan strategiNya bagi anda, secara khusus dan juga bagi negara anda agar ekonomi dipulihkan.

4. Bertobat dari ketidak pedulian akan kaum miskin. Mintalah pada Tuhan untuk mengampuni ketidak pedulian yang anda dan negara anda tujukan bagi kebutuhan kaum miskin, baik itu dalam angkatan kerja maupun melalui rasisme.

5. Berserulah kepada Tuhan untuk belas kasihNya bagi negara anda. Memohonlah pada Tuhan sesuai dengan 2 Tawarikh 7 : 14 dan katakan kepada Tuhan bahwa anda akan berbalik dari jalan yang sesat.

6. Berdoalah agar hikmat diberikan kepada pemimpin negara anda, agar mereka bisa menghadapi krisis keuangan ini.

7. Mintalah pada Tuhan agar Ia menstabilkan ekonomi negara, menutup kembali kotak yang diperlihatkan dalam mimpi.

8. Mulailah bersyafaat dan mintalah pada Tuhan untuk menegakkan keadilan di bursa efek, mengungkapkan korupsi dan membawa keadilan bagi mereka yang telah berdosa kepada Tuhan dan negara. Mintalah pada Tuhan agar Ia memulihkan ekonomi.

9. Berdoa agar Tuhan membangkitkan ekonomi yang didasarkan pada prinsip-prinsip alkitab.

10. Bersyafaatlah bahwa kebangkitan besar akan terjadi di "marketplace" sebagai akibat dari goncangan. Berdoa agar Tuhan memberikan hikmat di tengah-tengah goncangan agar kemakmuran negara berpindah ke tangan orang-orang benar.

Cindy Jacobs, Generals International - The United States Reformation Prayer Network

by TERANG INDONESIA , Antonius Natan

Kiriman : Diah Sutantio

Humor : Tabib & Sinse

Konon ada sepasang sahabat cina dan arab lagi kebingungan karena usaha mereka bangkrut. Setelah memutar keras otak mereka, mereka sepakat membuka pelayanan kesehatan. Maka si cina jadi sinse, dan si arab menjadi tabib.

Setelah satu minggu praktek, si tabib tetap sepi pasien, namun si sinse mulai kebanjiran pasien. Si tabib putar otak untuk melawan si sinse.

Maka si tabib mengeluarkan jurus dengan memasang pengumuman di depan ruang prakteknya : "Jika Tidak Sembuh Uang Kembali Tiga Kali Lipat"

Taktik itu manjur, pasien lalu berdatangan ke si tabib. Giliran si sinse sewot lalu mencari akal. "Haiyaaa, lumayan kalo owe parak-purak sakit dan tidak sembuh dapat uang lha..... (baca dengan logat cina ya). Lalu ia mendatangi si tabib.

Si Sinse : Haiyaaa, tolong owe. Owe punya sakit mati rasa. Owe tidak bisa lagi rasain rasa setiap makanan yang owe telan, haiyaa.....

Si Tabib : Ana fikir itu gamfang ana sembuhkan.

Lalu si tabib memanggil asistennya. Si Tabib : Hasaaannnn, cefat ente bawa kesini obat nomor 14. Secepat mungikin si asisten yang bernama Hasan membawa obat nomor 14 dan oleh si tabib di berikan kepada si sinse. Dan si sinse langsung menguyah sebelum menelan obat nomor 14 tersebut.

Si Sinse : Haiyaaa, ini bukan obat lhaaa, tapi ini tai ayam.

Si Tabib : Ente betul. Itu tai ayam. Berarti ente sudah sembuh dan tidak mati rasa lagi.

Si sinse pulang dengan kesal karena kalah akal. Lalu ia kembali memutar otak berpikir mencari akal untuk mengalahkan si tabib dan sekaligus dapat uang si tabib. maka kali ini si sinse kembali pura-pura sakit lupa yang sangat kronis

Si Sinse : Haiyaaaa tabib, owe sakit lupa parah sekali. Owe lupa semua peristiwa dan memori owe. Haiyaaa, tolong owe.

Si Tabib : Gamfang. Ana fasti tolong ente dan ente fasti sembuh. Obat ana mujarab sekali.

Lalu seperti biasa si Tabib memanggil si Hasan sang asisten. Si Tabib : Hasaaaaan, cefat ente bawa kemari obat nomor 14.

Si Sinse : Haiyaaaa, owe tidak mau lagi makan tai ayaaaam. Haiyaaaaa... Owe ridak mau.....

Si Tabib : Alhamdulillah, berarti ente sudah sembuh. Daya ingat ente sudah kembali.Tinggal si sinse pulang sambil menggerutu

03 November 2008

Proof At Last

Three Things

Three things in life that, once gone, never come back
1. Time
2. Words
3. Opportunity

Three things in life that can destroy a person
1. Anger
2.. Pride
3. Unforgiveness

Three things in life that you should never lose
1. Hope
2. Peace
3. Honesty

Three things in life that are most valuable
1. Love
2. Family
3. Kindness

Three things in life that are never certain  
1. Fortune
2. Success
3. Dreams

Three things that make a person  
1. Commitment
2. Sincerity
3.  Hard work

Three things that are truly constant -
Father - Son - Holy Spirit

Raja Punya 4 Istri

Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri. Raja ini sangat mencintai isteri keempatnya dan selalu menghadiahkannya pakaian-pakaian yang mahal dan memberinya makanan yang paling enak. Hanya yang terbaik yang akan diberikan kepada sang steri.

Dia juga sangat memuja isteri ketiganya dan selalu memamerkannya ke pejabat-pejabat kerajaan tetangga. Itu karena dia takut suatu saat nanti, isteri ketiganya ini akan meninggalkannya. Sang raja juga menyayangi isteri keduanya. Karena isterinya yang satu ini merupakan tempat curahan hatinya, yang akan selalu ramah, peduli dan sabar terhadapnya. Pada saat sang raja menghadapi suatu masalah,dia akan mengungkapkan isi hatinya hanya pada isteri ke duakarena dia bisa membantunya melalui masa-masa sulit itu.

Isteri pertama raja adalah pasangan yang sangat setia dan telah memberikan kontribusi yang besar dalam pemeliharaan kekayaannya maupun untuk kerajaannya. Akan tetapi, si raja tidak peduli terhadap isteri pertamanya ini meskipun sang isteri begitu mencintainya, tetap saja sulit bagi sang raja untuk memperhatikan isterinya itu.

Hingga suatu hari, sang raja jatuh sakit dan dia sadar bahwa kematiannya sudah dekat. Sambil merenungi kehidupannya yang sangat mewah itu, sang raja lalu berpikir, 'Saat ini aku memiliki 4 isteri disampingku, tapi ketika aku pergi, mungkin aku akan sendiri'. Lalu, bertanyalah ia pada isteri keempatnya, 'Sampai saat ini, aku paling mencintaimu, aku sudah menghadiahkanmu pakaian-pakaian yang paling indah dan memberi perhatian yang sangat besar hanya untukmu. Sekarang aku sekarat, apakah kau akan mengikuti dan tetap menemaniku?'

'Tidak akan!' balas si isteri keempat itu, ia pun pergi tanpa mengatakan apapun lagi. Jawaban isterinya itu bagaikan pisau yang begitu tepat menusuk jantungnya. Raja yang sedih itu kemudian berkata pada isteri ketiganya, 'Aku sangat memujamu dengan seluruh jiwaku. Sekarang aku sekarat, apakah kau tetap mengikuti dan selalu bersamaku?'

'Tidak!' sahut sang isteri. 'Hidup ini begitu indah! Saat kau meninggal, akupun akan menikah kembali!'

Perasaan sang rajapun hampa dan membeku. Beberapa saat kemudian, sang raja bertanya pada isteri keduanya, 'Selama ini, bila aku membutuhkanmu, kau selalu ada untukku. Jika nanti aku meninggal, apakah kau akan mengikuti dan terus disampingku?'

'Maafkan aku, untuk kali ini aku tidak bisa memenuhi permintaaanmu!' jawab isteri keduanya. 'Yang bisa aku lakukan, hanyalah ikut menemanimu menuju pemakamanmu.'

Lagi-lagi, jawaban si isteri bagaikan petir yang menyambar dan menghancurkan hatinya. Tiba-tiba, sebuah suara berkata: 'Aku akan bersamamu dan menemanimu kemanapun kau pergi.' Sang raja menolehkan kepalanya mencari-cari siapa yang berbicara dan terlihatlah olehnya isteri pertamanya. Dia kelihatan begitu kurus, seperti menderita kekurangan gizi.

Dengan penyesalan yang sangat mendalam kesedihan yang amat sangat, sang raja berkata sendu, 'Seharusnya aku lebih memperhatikanmu saat aku masih punya banyak kesempatan!'

Dalam realitanya, sesungguhnya kita semua mempunyai '4 isteri' dalam hidup kita. 'Isteri keempat' kita adalah tubuh kita. Tidak peduli berapa banyak waktu dan usaha yang kita habiskan untuk membuatnya terlihat bagus, tetap saja dia akan meninggalkan kita saat kita meninggal.

Kemudian 'Isteri ketiga' kita adalah ambisi, kedudukan dan kekayaan kita. Saat kita meninggal, semua itu pasti akan jatuh ke tangan orang lain. Sedangkan 'isteri kedua' kita adalah keluarga dan teman-teman kita. Tak peduli berapa lama waktu yang sudah dihabiskan bersama kita, tetap saja mereka hanya bisa menemani dan mengiringi kita hingga ke pemakaman.

Dan akhirnya 'isteri pertama' kita adalah jiwa, roh, iman kita, yang sering terabaikan karena sibuk memburu kekayaan, kekuasaan, dan kepuasan nafsu. Padahal, jiwa, roh, atau iman inilah yang akan mengikuti kita kemanapun kita pergi. Jadi perhatikan, tanamkan dan simpan baik-baik dalam hatimu sekarang! Hanya inilah hal terbaik yang bisa kau tunjukkan pada dunia. Let it Shine!

02 November 2008

The Pebble

Drop a pebble in the water: just a splash, and it is gone;
But there's half-a-hundred ripples circling on and on and on,
Spreading, spreading from the center, flowing on out to the sea.
And there is no way of telling where the end is going to be.

Drop a pebble in the water: in a minute you forget,
But there's little waves a-flowing, and there's ripples circling yet,
And those little waves a-flowing to a great big wave have grown;
You've disturbed a mighty river just by dropping in a stone.

Drop an unkind word, or careless: in a minute it is gone;
But there's half-a-hundred ripples circling on and on and on.
They keep spreading, spreading, spreading from the center as they go,
And there is no way to stop them, once you've started them to flow.

Drop an unkind word, or careless: in a minute you forget;
But there's little waves a-flowing, and there's ripples circling yet,
And perhaps in some sad heart a mighty wave of tears you've stirred,
And disturbed a life was happy ere you dropped that unkind word.

Drop a word of cheer and kindness: just a flash and it is gone;
But there's half-a-hundred ripples circling on and on and on,
Bearing hope and joy and comfort on each splashing, dashing wave
Till you wouldn't believe the volume of the one kind word you gave.

Drop a word of cheer and kindness: in a minute you forget;
But there's gladness still a-swelling, and there's joy circling yet,
And you've rolled a wave of comfort whose sweet music can be heard
Over miles and miles of water just by dropping one kind word.

Author Unknown

01 November 2008

Arsip Weekend Scripture - Matius 7:1-2

"Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu." - Matius 7:1-2