27 August 2008
Pesta Rakyat Merdeka
Tanggal 25 Agustus 2008 sebuah event BESAR diadakan di kota Semarang, tepatnya di pusat kota Semarang atau kalau orang Jawa bilang di alun-alunnya Kota Semarang, yaitu di simpang lima. Di acara ini "Pesta Rakyat Merdeka", kita anak-anak Tuhan memberkati kota ini, ada potong rambut gratis, sunat masal gratis, pengobatan gratis, pasar murah dan yang ga kalah serunya ada pagelaran di sore harinya hingga malam hari.
Malam itu menjadi malam yang tidak seperti biasanya. Malam yang biasanya diadakan konser musik dangdut, musik pop atau rock, malam kali ini nama Yesus jadi populer. What a great history has been printed, sebuah pagelaran yang mau menyatakan bahwa Yesuslah Tuhan atas kota Semarang, atas bangsa Indonesia. Nama Yesus dielu-elukan, dipuja dan disembah di tengah-tengah lapangan terbuka, dimana orang-orang awam yang sedang lewat mendengar dengan jelas puji-pujian, sorakan bahwa Yesuslah Tuhan. Doa kelahiran barupun diikuti oleh banyak umat yang hadir, inilah saatnya kaum Kedar dan Nebayot di bawa ke Tuhan. Hallelujah..
Ada sedikit potret2 waktu acara itu berlangsung. Sayang kemaren juga di video tapi gagal :(
Liat disini ya buat reportase nya .. :)
Sebuah Surat Untuk di Baca
Nats : 2 Korintus 3:1-6
“Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, … ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup,…” - 2 Korintus 3:3
Regina bersiap-siap untuk pindah ke kota lain, ketika dia mengundurkan diri dari pekerjaannya. Direktur perusahaan di mana dia bekerja, menulis surat rekomendasi untuknya. Ketika membaca surat rekomendasi itu, Regina berkata, “Ah, direktur saya memberikan rekomendasi yang sangat baik tentang diri saya! Dia menjelaskan dalam surat itu tidak hanya sebagai pekerja keras, tetapi juga berkemampuan tinggi, sangat teliti dan hati-hati. Surat itu akan menolong Regina untuk mendapatkan pekerjaan baru.
Rasul Paulus bertanya kepada orang-orang percaya di Korintus, “Atau perlukah kami seperti orang-orang lain menunjukkan surat pujian kepada kamu atau dari kamu? Tidak,” dia menjawab “Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang” (ayat 1,2)
Sebagai hasil dari kesetiaan pelayanan Paulus di antara mereka, orang-orang Korintus sudah didamaikan dengan Allah. Dia sudah menerima mereka ke dalam keluarga-Nya dan tahap demi tahap kehidupan mereka dibaharui dan diubahkan. Orang-orang di Korintus dapat menyaksikan sikap-sikap dan perbuatan-perbuatan mereka yang baru. Mereka adalah surat yang hidup untuk dibaca oleh semua orang.
Dalam hal yang sama, Anda adalah surat Allah bagi orang-orang yang ada di sekeliling Anda. Apa yang Allah sudah tulis di dalam hati Anda? Apa yang mereka baca? Ijinkanlah Allah terus menerus mengubah hati Anda agar orang-orang membaca Yesus Kristus dalam hidup Anda. Kemudian, sementara mereka melihat Dia, mereka mau datang untuk mengenal Dia juga.
Doa : “Bapa, sementara orang-orang membaca kehidupanku kiranya mereka beroleh berita yang mendorong mereka untuk memiliki kerinduan mengenal-Mu. Amin.”
Pdt. Dr. Paulus Trimanto Wibowo, Yogyakarta
26 August 2008
Steve Jobs
Tahun 1976, bersama rekannya Steve Wozniak, Jobs yang baru berusia 21 tahun mulai mendirikan Apple Computer Co. di garasi milik keluarganya. Dengan susah payah mengumpulkan modal yang diperoleh dengan menjual barang-barang mereka yang paling berharga, usaha itu pun dimulai. Komputer pertama mereka, Apple 1 berhasil mereka jual sebanyak 50 unit kepada sebuah toko lokal. Dalam beberapa tahun, usaha mereka cukup berkembang pesat sehingga tahun 1983, Jobs menggaet John Sculley dari Pepsi Cola untuk memimpin perusahaan itu. Sampai sejauh itu, Apple Computer menuai kesuksesan dan makin menancapkan pengaruhnya dalam industri komputer terlebih dengan diluncurkannya Macintosh. Namun, pada tahun 1985, setelah konflik dengan Sculley, perusahaan memutuskan memberhentikan pendiri mereka, yaitu Steve Jobs sendiri.
Setelah menjual sahamnya, Jobs yang mengalami kesedihan luar biasa banyak menghabiskan waktu dengan bersepeda dan berpergian ke Eropa. Namun, tak lama setelah itu, pemecatan tersebut rupanya justru membawa semangat baru bagi dirinya. Ia pun memulai usaha baru yaitu perusahaan komputer NeXT dan perusahaan animasi Pixar. NeXT yang sebenarnya sangat maju dalam hal teknologinya ternyata tidak membawa hasil yang baik secara komersil. Akan tetapi, Pixar adalah sebuah kisah sukses lain berkat tangan dinginnya. Melalui Pixar, Jobs membawa trend baru dalam dunia film animasi seiring dengan diluncurkannya film produksinya Toy Story dan selanjutnya Finding Nemo dan The Incredibles.
Sepeninggal Jobs dan semakin kuatnya dominasi IBM dan Microsoft membuat Apple kalah bersaing dan nyaris terpuruk. Maka, tahun 1997, Jobs dipanggil kembali untuk mengisi posisi pimpinan sementara. Dengan mengaplikasi teknoligi yang dirancang di NeXT, kali ini Apple kembali bangkit dengan berbagai produk berteknologi maju macam MacOS X, IMac dan salah satu yang fenomenal yaitu iPod.
Kisah sukses Steve Jobs mengajarkan kepada kita bahwa tidak ada kesuksesan yang instan. penolakan dan kegagalan seringkali mewarnai perjalanan hidup kita, tapi jangan biarkan semua itu membuat kita berhenti.
Humor : 1 Mei
Kiki pagi itu kelihatan gembira sekali berangkat ke sekolah. Ketika ditanya ayahnya mengapa ia lain dari biasanya, Kiki menjelaskan, "Sekalang tanggal satu Mei, Ayah.., Kiki tidak sulit lagi menyebut nama bulan kalau ditanya Ibu Gulu, tidak sepelti bulan Januali sampai Aplil kemalin..... "
Mati Lalu Hidup Lagi
Nats : 1 Korintus 15:3-8
Seorang ibu mengalami kesulitan menjawab pertanyaan anaknya laki-laki yang kristis. Anak Sekolah Minggu ini minta bukti bahwa benar-benar Tuhan Yesus bangkit dari kematian-Nya. Anak ini sering mendengar ada orang yang sakit lalu mati. Bahkan kalau ada kebangkitan orang mati mengapa ada kuburan di mana-mana?
Ibu yang saleh itu memberi gambaran tentang kebangkitan Tuhan Yesus seperti listrik yang sering padam di musim hujan. “Apakah lampu di rumah kita akan mati terus?” tanya ibu itu kepada anaknya. “Tidak, bu. Sebentar biasanya akan nyala lagi dan nyala terus” jawab anak itu. “Kalau listrik mati dan tidak hidup lagi lalu bagaimana dengan pabrik-pabrik dan perkantoran yang selalu menggunakan listrik?” Anak itu terbuka pikirannya dan mau percaya bahwa Tuhan Yesus benar-benar bangkit dari mati.
Kebangkitan Tuhan Yesus adalah inti iman Kristen. Alkitab memberi kesaksian bahwa bukti kebangkitan-Nya disaksikan oleh para pengikut Yesus dan banyak orang pada masa itu. Alkitab menuliskan peristiwa ini sebagai suatu kebenaran agar tidak ada orang yang meragukan lagi bahwa Tuhan Yesus benar-benar bangkit kembali dan hidup.
-
Kebangkitan Tuhan Yesus terjadi sesuai dengan nubuat Kitab Suci. (Mazmur 16:10; Matius 12:40)
- Kebangkitan Tuhan Yesus telah mengubah setiap orang percaya dari hidup yang sia-sia kepada hidup yang penuh makna (ay. 9-10). Jangan pernah merasa hidup ini sia-sia, tak berguna, penuh derita dan air mata. Hidup ini indah karena ada Tuhan Yesus yang tidak berubah dari dulu,sekarang sampai selama-lamanya (Ibrani 13: 8).
- Kebangkitan Tuhan Yesus mendorong setiap orang percaya untuk berkarya lebih indah bagi Dia dan sesama kita. Apa yang kita kerjakan pasti ada gunanya dan maknanya karena Tuhan selalu menyertai kita. (ay.10).
Amin.
Pdt. Andreas Gunawan Pr, STh.
25 August 2008
Nancy Matthews Edison (1810-1871)
Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. Ibunya membaca kertas tersebut, "Tommy, anak ibu, sangat bodoh. kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah."
Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, "Anak saya Tommy, bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia."
Tommy bertumbuh menjadi Thomas Alva Edison, salah satu penemu terbesar di dunia. dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju.
Tak banyak orang mengenal siapa Nancy Mattews, namun bila kita mendengar nama Edison, kita langsung tahu bahwa dialah penemu paling berpengaruh dalam sejarah. Thomas Alva Edison menjadi seorang penemu dengan 1.093 paten penemuan atas namanya. siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai-sampai diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius? jawabannya adalah ibunya!
Ya, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya. Nancy yang memutuskan untuk menjadi guru pribadi bagi pendidikan Edison dirumah, telah menjadikan puteranya menjadi orang yang percaya bahwa dirinya berarti. Nancy yang memulihkan kepercayaan diri Edison, dan hal itu mungkin sangat berat baginya. Namun ia tidak sekalipun membiarkan keterbatasan membuatnya berhenti.
Ujian Tidak Melebihi Kekuatan
"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya." - 1 Korintus 10:13
Sering kali kita mendengar orang bilang kalau Tuhan tidak akan mencobai kita melebihi kekuatan kita. Kayanya kata-kata itu sudah jadi bahasa yang biasa diucapkan untuk menghibur kita ketika sedang mengalami musibah atau masalah. Namun ucapan itu jadi terkesan seperti basa-basi kalau terlalu sering di ucapkan.
Terpikir juga, mengapa Tuhan tidak pernah mencobai kita melebihi kekuatan kita. Apa sih yang menjadi motivasi Tuhan dan kenapa Tuhan melakukannya?
Seorang siswa kelas 3 tidak akan diuji dengan soal ujian untuk kelas di atasnya, karena sudah pasti dia tidak akan mampu menyelesaikannya. Ia kan di uji berdasarkan tingkatannya dan pelajaran yang sudah di dapatnya. Tujuannya agar ia bisa mengerjakan soal ujian itu dengan baik. Bahkan guru yang mengajar pun berharap supaya setiap siswa didiknya mampu menyelesaikan ujiannya dengan baik.
Setiap ujian yang kita hadapi sudah terkondisi sedemikian rupa supaya bisa kita atasi. Tuhan menjadi pendukung kita yang kasih semangat supaya kita mampu menyelesaikannya. Cia yo!
Bayangkan! Kalau bahasanya, Tuhan aja 'beriman' kalau kita mampu menyelesaikannya, mengapa kita menjadi berkecil hati dan takut ketika menghadapi sesuatu yang sudah pasti mampu kita atasi? Tuhan pikir kita mampu mengatasinya, mengapa kita tidak berpikir yang sama dengan pikiran Tuhan?
Bersukacitalah ketika ujian itu datang, karena itu adalah cara supaya kita naik ke tingkat yang lebih tinggi. Lebih bersuka cita lagi, karena ujian yang kita alami itu pasti mampu kita atasi. Dan yang lebih luar biasa, Tuhan sendiri percaya, kalau kita bisa mengatasinya.
Tashya
Tinggalah pasangan suami istri sederhana yang dikaruniai satu orang anak perempuan yang berumur 5 tahun. Keluarga ini adalah keluarga yang takut Tuhan, hari-hari mereka selalu diwarnai dengan doa dan ibadah. Nilai-nilai kebenaranpun ditanamkan dalam diri si anak sedari kecil.
Suatu hari, sang suami diberhentikan dari pekerjaan karena alasan yang tidak jelas. Awalnya ia kuat, namun lama-kelamaan ia mulai kecewa dan nyaris putus asa, bahkan ia mulai meragukan kebaikan dan keperdulian Tuhan dalam keluarganya. Iapun mulai enggan berdoa. Dengan penuh kesabaran sang istri terus menghibur dan menguatkan sang suami dengan firman Tuhan. Sang istripun terus berdoa dan berpuasa agar suaminya tetap kuat dalam Tuhan.
Keuangan yang terus menipis memaksa mereka untuk lebih berhemat, termasuk dalam makanan sehari-hari. Suatu malam mereka berkumpul untuk makan malam. Di hadapan mereka tersedia hidangan yang sangat sederhana. Tiba-tiba si anak memanggil sang ayah. "Ayah, Tasyha pengen makan ayam goreng."
Mendengar keinginan si anak, sang ayah merasa hancur, air matanya hampir menetes. Dengan lembut sang Ibu menjawab, "Tasyha, apapun yang Tuhan beri kita harus mengucap syukur. Lagipula lauk kita malam ini tidak kalah enaknya kok dengan ayam goreng, apalagi kalau sebelum makan kita berdoa dulu." Ia juga menyentuh tangan suaminya, tanda agar suaminya tidak menangis di depan sang anak.
Dengan wajah gembira sang anak menatap ayahnya. "Oh iya, Tashya lupa, ayah pernah bilang sama Tashya bahwa dalam Tuhan Yesus semuanya bisa terjadi dan berubah. Itu artinya Tuhan bisa merubah rasa lauk ini jadi rasa ayam goreng. Benarkan, Ayah?"
Gelagapan si ayah menjawab, "Iya."
"Ma, Tashya aja yang berdoa ya!". Setelah selesai berdoa, dengan kepolosannya sang anakpun makan dengan lahapnya sambil sedikit menjerit. "Wah, Tuhan Yesus hebat. Rasa lauk ini benar-benar seperti rasa ayam goreng. Ayah cobain dech!". Sang anak memasukkan ke dalam mulut sang ayah.
Sang ayahpun menangis. Ia bukan lagi menangis karena tidak bisa memberikan ayam goreng. Ia menangis karena ternyata anaknya yang berumur lima tahun lebih beriman dibanding dirinya yang telah mengenal dan mengecap pertolongan Tuhan puluhan tahun.
Jujur saja, kita pun sering seperti ini; mengenal Tuhan bertahun-tahun bahkan merasakan pertolongan-pertolongan Tuhan dalam hidup kita. Namun saat ujian datang, dengan mudah kita melupakan kebaikan-Nya. Mengapa saat ujian datang kita lebih memandang beratnya ujian tersebut? Mengapa bukan kebaikan-Nya yang kita pandang?
Tuhan Yesus Memberkati
24 August 2008
Dibalik Lagu "Sentuh Hatiku"
"Lagu ini saya tulis oleh karena inspirasi sebuah kisah nyata sahabat saya yang terjadi 15 tahun yang lalu", ini adalah kata pembuka Jason sesaat dia selesai menaikkan pujian diatas.
Lima belas tahun yang lalu, ada seorang sahabat dekat saya mendatangi saya sambil menangis dan berkata, "Jason, saya hamil ..."
"Masalahnya bukan apa siapa yang menghamili dia", Jason menjelaskan [dalam penafsiran saya : suku - ras - agama]
Sahabat saya itu berkata, "Saya dihamili Papa saya, Jason...., antarkan saya pulang..."
Sesampai dirumahnya, sahabat saya menyebut mamanya dan berteriak, "Mama, bunuh anak dalam kandungan ini!"
Sejak saat itu juga, hidupnya berubah. Ia hidup dalam belenggu rantai besi. Empat belas tahun kemudian suatu kali ikatan rantai besi ini terlepas dan dia pun mengambil sebilah pisau siap menggoreskan pisau di lengan untuk memutuskan urat nadi.
"Tuhan Yesus, mengapa saya harus mengalami seperti ini?", air mata sudah habis, "Ampuni saya Tuhan Yesus, saya sudah tidak kuat lagi". Seketika itu juga ada tangan yang kuat menahan tangannya dan memeluknya, "Aku mengasihi engkau anak-Ku"
Tuhan menunjukkan kepada sahabat saya betapa kelam hidupnya bila ia mengambil komitmen bunuh diri.
"Ampuni papamu, Aku mengasihi engkau"
Air mata pun mulai mengalir. Sahabat saya pulang kembali kerumah.
"Papa"
Papanya terdiam tanpa gerak tanpa suara. Sahabat saya mendekati papanya dan memeluk, "Ampuni saya papa, karena selama empat belas tahun saya tidak dapat mengampuni papa". Mereka berpelukan dalam tangis kelepasan. Sejak saat itu juga , kehidupan sabahat saya dipulihkan
SENTUH HATIKU
(Lyric dan lagu : Jason)
BETAPA KUMENCINTAI
SEGALA YANG T'LAH TERJADI
TAK PERNAH SENDIRI JALANI HIDUP INI
SELALU MENYERTAI
BETAPA KUMENYADARI
DI DALAM HIDUPKU INI
KAU SLALU MEMBERI RANCANGAN TERBAIK
OLEH KARENA KASIH
REFF :
BAPA, SENTUH HATIKU, UBAH HIDUPKU
MENJADI YANG BARU
BAGAI EMAS YANG MURNI
KAU MEMBENTUK BEJANA HATIKU
BAPA, AJARKU MENGERTI SEBUAH KASIH
YANG SELALU MEMBERI
BAGAI AIR MENGALIR
YANG TIADA PERNAH BERHENTI
Yesaya 61:2-3 : "untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung, untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka "pohon tarbantin kebenaran", "tanaman TUHAN" untuk memperlihatkan keagungan-Nya."
Sahabat Jason telah menyingkirkan :
* abu dari kepalanya
* kain kabung
* semangat yang pudar
* dan terlebih segala akar-akar kepahitan dan kekecewaan
Sebab itu
Yesaya 61:7 : "Sebagai ganti bahwa kamu mendapat malu dua kali lipat, dan sebagai ganti noda dan ludah yang menjadi bagianmu, kamu akan mendapat warisan dua kali lipat di negerimu dan sukacita abadi akan menjadi kepunyaanmu."
Ia telah mendapatkan gantinya dua kali lipat
Maukah Anda mendapatkan gantinya juga?
DORONG!!
Kalau Saudara masuk ke sebuah tempat atau ruangan yang ber-AC, di pintu ada tertulis:
“DORONG” Pintu itu harus didorong baru Saudara bisa masuk ke dalam atau keluar dari tempat tersebut. Pernah terjadi seorang pelamar pekerjaan yang telah lulus test, tinggal selangkah lagi ia harus menghadap pimpinan perusahaan itu. Ketika pimpinan tersebut bertanya jawab dengan pelamar, ia menanyakan begini, ”Saudara, apa kira-kira yang menjadi motto hidup saya?”
Sebuah pertanyaan yang aneh terdengar. Bagaimana orang baru kenal bisa tahu hal-hal yang pribadi dari bapak pimpinan tersebut. Tapi pelamar itu tidak mau kehilangan akal dan kesempatan. Ia langsung menjawab: “Tahu pak, motto Bapak adalah DORONG!”
Pelamar itu baru saja melihat kata DORONG di daun pintu masuk ruang direktur itu. Pelamar itu akhirnya diterima menjadi salah seorang staf di perusahaan tersebut. Kenapa? Alasannya sederhana yaitu bahwa pelamar itu termasuk orang yang mau didorong untuk maju.
Kadang-kadang hidup ini harus ada yang mendorong dan mau didorong kalau kita mau maju dan berani menatap masa depan. Rasul Paulus tidak akan berhenti dalam memberitakan Injil (ay.11….meyakinkan orang), karena telah didorong oleh Kasih Kristus (ay.14a). Bagaimana agar hidup kita terus memiliki dorongan kasih Kristus untuk memberitakan Injil?
-
Hiduplah dalam keterbukaan kepada Allah dan sesama
Keterbukaan adalah jalan di mana Allah dan kita bisa menjalin hubungan yang akrab dan dekat. Kita tidak lagi disebut hamba tetapi sahabat. (Yoh.15:15). Sahabat Allah itu diberitahu hal-hal yang Allah tahu. Hal-hal yang kita terima dari Allah inilah yang harus kita sampaikan kepada sesama. Ini hanya mungkin terjadi kalau kita menjadi orang-orang yang terbuka kepada sesama. Injil akan berhenti tersebar kalau kita menutup diri dipakai Allah untuk misi yang indah itu. -
Hidup dalam penguasaan diri
Meyakinkan orang untuk percaya perlu penguasaan diri. Menyaring apa yang patut untuk kita sampaikan atau menahannya. Apakah mungkin kita memberitakan Injil atau menjadi saksi Kristus dalam kondisi marah, jengkel, benci kepada orang lain bahkan emosi? Penguasaan diri termasuk salah satu buah Roh (Gal 5:23). Keteladanan hidup yang menyerupai Kristus hanya bisa dilakukan bila kita berada dalam penguasaan diri dan tidak dikuasai oleh apapun dan siapapun. -
Hidup yang dikuasai kasih Kristus
Orang yang sudah dikuasai oleh Kasih Kristus, dia tidak akan hidup untuk dirinya sendiri. Karena kasih Kristus tidak dapat dibandingkan dengan semua kasih yang pernah ada di dunia ini. Hidupnya tidak lagi berkata : “Untuk aku dan demi aku“ tetapi semua diarahkan dan ditujukan kepada Kristus. Didorong oleh kasih Kristus tidak akan membuat orang untuk kembali kepada hidupnya yang lama. Mata dan hatinya akan selalu terarah kepada salib Golgota, tempat Ia pernah memberikan dan mengorbankan hidup-Nya demi keselamatan manusia. Adakah orang yang pernah ditolong oleh orang lain tidak mengucap terima kasih? Mungkin itu bisa saja terjadi. Tetapi bagaimana bila Tuhan Yesus yang telah menolong Saudara mengentaskan Saudara dari hukuman kekal dan api neraka, tidak mendapat tempat yang layak bagi-Nya?
Adakah hari ini Saudara sudah tidak memiliki pendorong lagi untuk berbuat kasih kepada sesama? Adakah pendorong hidup Saudara sudah berganti dengan yang lain? Satu-satunya pendorong yang membuat hidup kita tetap bersemangat hanyalah Yesus Kristus.
Kalau Saudara tetap mau didorong, Saudara akan terus maju menuju hari depan yang indah dan mulia di dalam Dia. Amin.
ORANG KRISTEN YANG DIDORONG KASIH KRISTUS TIDAK AKAN PERNAH MUNDUR WALAUPUN HARUS HANCUR
Pdt. Andreas Gunawan, Pr. STh.





