Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

28 April 2008

What We See

A long time ago a baby was born to poor parents. His future looked bleak as he grew to see a life of dreariness and poverty before him. He joined the army as a common soldier and was wounded so severely that he never regained the use of his left arm.

He later failed to find decent employment and, on two occasions, was sent to debtor's prison. He continued to have brushes with the law and struggled just to survive.

But, despite the severity of his life, he never let go of his dream to write a book. He wrote that book and in it he told a beautiful story which welled from his heart's deepest dreams and yearnings. It has moved generations of people the world over ever since. It is about a man who saw the world differently than everyone else. Though created in suffering, the book is an inspiring tale of irrepressible hope. This man's story has been put to music and film, translated into numerous languages and remains a literary classic after some 400 years. The author was Miguel de Cervantes Saavedra and the book is Don Quixote De La Mancha.

Perhaps Cervantes himself believed, as did his character, that the world "sees people as they are -- I see them as they can be!" For Cervantes may never have accomplished such a magnificent work had he not seen some potential within himself that was hidden from the rest of the world. He knew, and has taught others ever since, that great truth: What we see will come to be.

Some see situations as they are, others as they can be. Some see people as they are, others as they can be. And some see themselves as they are, others as they can be. But when we look beyond the present reality, dismal as it may seem, and set our sights upon the best that is within a situation or a human being, then, too, what we see will come to be. And we'll know the power of hope.

-- Steve Goodier

Humor : Orang Baru

Seorang pria baru saja percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Juru Selamatnya.

Tapi, semangatnya untuk bersaksi ngga kalah besar sama yang udah puluhan tahun percaya Yesus.

Selesai dibaptis, ia pergi ke desa pamannya di pedalaman untuk bersaksi pada orang yang ditemuinya di jalan.

Begitu turun dari bis, ia ketemu orang yang ngga ia kenal. Spontan, ia bertanya, "Mas, kenal Yesus, ngga?"

Spontan orang itu geleng-geleng kepala, jawabnya, "Belum, sori aku orang baru di sini. Coba tanya Ibu yang jualan di warung itu!"

26 April 2008

Bakti Sosial Berbagi Kasih

Shallom,


Bakti Sosial Berbagi Kasih yang akan di adakan di Cirebon pada tanggal 13 - 16 Mei 2008 terselenggara berkat kerjasama antara Radio Suara Gratia 95,9 FM Cirebon yang berulang tahun ke-4 dan Yayasan Obor Berkat Indonesia dan akan dilayani oleh 20 dokter dari dokter umum maupun dokter gigi.

http://suaragratiaonline.blogspot.com/


Tuhan Memberkati.

Humor : Jaga-jaga

Budi baru saja pindah ke rumahnya yang baru di dekat sebuah hutan lindung. Dia merasa terganggu dengan seekor monyet besar yang sering mengambil barang-barangnya dan membawanya ke atas pohon.

Budi menghubungi petugas hutan lindung untuk membantu mengatasi masalahnya. Keesokan harinya datang seorang petugas, ditemani seekor anjing, membawa tali dan senapan.

"Saya akan naik ke atas pohon dan mengoyang-goyangkan pohonnya agar monyet tersebut jatuh, kemudian anjing yang telah terlatih ini akan menggigit alat kelamin monyet tersebut. Pada saat itu saya akan mengikatnya dengan tali dan membawanya pergi," kata petugas hutan lindung.

Sambil menunjuk senapan yang dipegang petugas, Budi bertanya, "Lalu senapan itu untuk apa?" "Untuk jaga-jaga kalau saya jatuh duluan. Tolong tembak anjingnya, sebelum menyerang saya," jawab petugas.

He Gives Strength

Today's Scripture

“He gives strength to the weary and increases the power of the weak” (Isaiah 40:29).

Today's Word from Joel and Victoria

Have you ever felt backed into a corner about a particular situation, and you couldn’t see a way out? We’ve all felt overwhelmed by the circumstances of life at one time or another. Be encouraged today because the Bible says in Isaiah that when you cry to God for help, as soon as He hears, He will answer you! He will give you strength when you are weary and increase your power when you feel weak. No matter what is going on in your life today, God is greater than any obstacle or difficulty you may be facing. Do you need strength today to overcome a challenge in your life? Do you need power to stand strong in the midst of a storm? Call on Him and He will hear you. The answer is on the way while the words are still on your lips! Open your heart and by faith receive His strength and might, and let Him empower you to live in victory all the days of your life!

A Prayer for Today

Father in heaven, thank You for hearing and answering my prayers. Fill me with Your strength and power today. I give You my whole heart and ask that You remove anything from my life that isn’t pleasing to You. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries

25 April 2008

Dijamah Tuhan di Kafe

Kalau Tuhan sudah memanggil seseorang untuk masuk dalam pekerjaanNya memang kadang tak disangka-sangka. Kapan & dimana saja Ia mampu melakukannya. Hal inilah yang dialami Ruth Sahanaya.

Ketika ia diundang untuk menyanyikan lagu rohani di sebuah kafe, Ruth merasakan ada sesuatu yang lain dari biasanya. Undangan untuk menyanyi lagu rohani baik di gereja atau tempat lain memang bukan yang pertama kali bagi Ruth. Dan prinsipnya adalah jika menyanyi untuk Tuhan itu harus sungguh-sungguh. Tak terkecuali pada waktu di kafe tersebut. Tapi ada sesuatu yang berbeda. Tiba-tiba ada suatu sukacita yang dahsyat yang belum pernah ia rasakan seumur hidupnya. Saat itu Roh Kudus menjamah hidupnya, dan kejadian ini membuat ia meneteskan air mata tanpa sadar bahkan menangis sejadi-jadinya. Dan sejak saat itu, mulailah timbul keputusan dari Ruth untuk bersungguh-sungguh dalam Tuhan.

Urusan tarik suara memang keahlian Ruth Sahanaya yang biasa dipanggil Uthe. Suaranya yang merdu bahkan pernah memukau orang-orang bule sehingga ia dianugerahi gelar Grand Prix Winner pada Midnite Sun Song Festival di Finlandia. Ia begitu diberkati dalam kariernya sebagai penyanyi. Lagunya yang terakhir berjudul "Keliru" menjadi sound track sebuah sinetron teve sehingga begitu digemari oleh banyak orang dan membuatnya begitu sibuk memenuhi undangan show. "Bagi saya ini adalah berkat yang luar biasa. Kiranya hasil yang saya raih ini tidak menjadikan saya tinggi hati, tapi justru mau semakin berserah sepenuhnya kepada Tuhan," begitu penuturannya dengan merendah.

Dilahirkan di Bandung, 1 September 1966, wanita berdarah Ambon ini telah menikah dengan Jeffry Waworuntu dan dikaruniai seorang puteri yang diberinya nama Nadine. Sebagai pasangan artis populer, Ruth dan Jeffry tergolong sepi dari gosip yang biasa menyertai kehidupan selebritis. Dan sekali lagi hal ini begitu disyukuri karena baginya semua adalah karena faktor doa dan penyerahan diri kepada Tuhan.

Sejak kejadian di kafe itu, pertumbuhan rohani Ruth mengalami peningkatan luar biasa. Pemahamannya terhadap arti pelayanan juga telah diubahkan, dari yang sekedarnya menjadi sesuatu anugerah dan kesempatan yang Tuhan berikan karena kasihNya, sehingga tak jarang Ruth rela membatalkan show karena ada jadwal pelayanan.

Kegiatan pelayanan Ruth saat ini semakin padat setelah ia bergabung dengan kelompok The True Worshippers. Ruth merasa menemukan tempat yang tepat untuk mengembangkan talentanya bagi kemuliaan nama Tuhan. Seakan tak puas dalam memberi dan melayani Tuhan, Ruth juga aktif dalam kegiatan Unity Music Ministry (UMM), yaitu persekutuan di kalangan artis Kristiani.

Kita doakan saja semoga yaitu persekutuan di kalangan artis Kristiani. Kita doakan saja semoga kehidupan dan pelayanan Ruth beserta suami yang merangkap jadi manajernya ini semakin baik lagi. Melalui mereka banyak artis yang datang pada Yesus dan melalui pujian yang dinaikkan Ruth banyak orang yang dijamah dan diberkati.


Amin.

Ember Bocor

Seorang pemikul air di India memiliki dua buah ember. Masing-masing ember tergantung di ujung pikulannya yang ia sangga di bahunya. Salah satu ember bocor, sedang ember satunya lagi sempurna. Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh dari sumber air ke rumah tuannya, ternyata air di ember yang bocor tinggal setengahnya, sedang di ember yang satu lagi tetap penuh.

Ember yang bocor merasa malu dengan ketidaksempurnaannya karena ia hanya mampu membawa setengah dari yang diharapkan. Ember yang sempurna merasa bangga dengan prestasinya karena seluruh kewajibannya dapat diselesaikannya.

Setelah dua tahun ember yang bocor itu tak tahan lagi dan berkata pada tuannya, "Aku merasa malu sekali dan ingin meminta maaf atas ketidakmampuanku".

"Mengapa engkau malu ?" tanya pemikul air itu.

"Karena selama dua tahun ini aku hanya mampu menyelesaikan setengah dari kewajibanku padahal engkau telah bersusah payah membawaku. Lubang pada tubuhku ini menyebabkan air bocor sepanjang jalan" jawab sang ember.

Si pemikul air berkata, "Apakah kamu memperhatikan bahwa di sepanjang jalan, pada sisi kamu berada, penuh dengan bunga yang indah, sedang di sisi lain tidak ?"

"Memang benar, aku telah memperhatikannya." kata sang ember.

Si pemikul air itu berkata, "Ini karena aku tahu kekuranganmu dan aku memanfaatkan kelemahanmu. Aku telah menabur benih bunga sepanjang sisimu, dan kamu telah menyiraminya setiap hari. Dan hasilnya, selama dua tahun ini aku setiap hari dapat menghias meja tuanku dengan bunga-bunga yang indah."


Renungan :
Memang kita semua memiliki kekurangan. Namun bila kita mau, Tuhan dapat menggunakan kekurangan itu untuk menghias meja Bapa di sorga dan memuliakanNya. Jangan khawatir dengan kekurangan kita, pada kelemahan dapat kita temukan kekuatan.

Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat. (2 Korintus 12:10)

Thirst for Him

Today's Scripture

“As the deer pants for streams of water, so my soul pants for You, O God. My soul thirsts for God, for the living God.” (Psalm 42:1-2)

Today's Word from Joel and Victoria

Does your soul need a refreshing drink of water today? There’s a popular slogan that simply says, “Obey your thirst.” What are you thirsting for? Does your soul thirst for God? When you hunger and thirst for God, you will be satisfied. In the natural, you will crave whatever you constantly feed yourself. In the same way, your soul—which is your mind, will, and emotions—will crave whatever you meditate on and allow to enter your mind through your eyes - what you see and your ears - what you listen to. You can direct your thoughts toward God by focusing on Him and His Word. The more you meditate on the Word, the more you will think about the scriptures, and the more you will be drawn to Him. Before long, your soul will thirst for God and nothing else will satisfy! The Bible says that His Spirit is like refreshing water and that we are washed and renewed by the water of the Word. Direct your thirst toward God and focus on Him in your everyday life. As you do, you will be refreshed and enjoy the life of blessing He has in store for you!

A Prayer for Today

Heavenly Father, today I choose to set my heart and mind on You. I know that only You can satisfy the longing in my soul. Fill me with Your peace and joy today. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries

24 April 2008

Penjaja Korek Api

Langit amat kelam. Hujan mengurapi bumi. Deras. Genangan air naik hingga ke trotoar pertokoan. Bumi amat muram. Sementara itu lampu jalan dan neon-sign berkedap-kedip, berkilauan menyajikan mimpi. Seorang gadis cilik dengan buntalan kantung plastik hitam berjalan menelusuri tepian jalan yang gelap. Tangan dan kakinya, yang telanjang, membiru diterpa cuaca dingin. Dia berjalan sendirian sambil menjajakan korek api dagangannya kepada satu dua orang yang melintas. Tetapi tak ada yang memperhatikannya. Semua hanya bergegas lewat, memikirkan diri mereka sendiri, megejar waktu untuk pulang ke rumah masing-masing. Malam ini malam tahun baru dan semua orang bergegas untuk berkumpul bersama.

"Aku takut pulang", desah gadis itu pahit. "Ayah pasti akan memukulku lagi bila aku pulang tanpa uang". Dia membayangkan rumahnya yang sempit dan kusam. Dinding yang retak dan ditutupi koran bekas serta kalender tua agar angin tidak menusuk masuk. Terakhir kali dia pulang tanpa uang, ayahnya yang sedang mabuk memukulnya. Kata ayahnya, "Tidak ada makanan bagi orang malas!". Toh, dia tak dapat memaksa orang untuk membeli korek apinya. Maka dia terus menelusuri trotoar kota. Di depan sebuah Restauran dia berhenti dan memandang ke dalam. Dia melihat kumpulan orang yang sedang bergembira. Di depan mereka terhidang makanan yang kelihatan amat lezat. Sayup-sayup dia mendengar alunan lagu Natal serta suara tawa. Dan beberapa anak seusianya berlarian memutari meja makan itu. Dengan sedih ia kemudian melihat pantulan tubuhnya pada kaca etalase Restauran. Wajah kurus, mata kuyu dan bajunya yang compang-camping membuatnya pilu. Dengan air mata yang mengembang di matanya dia meninggalkan tempat itu. Sayup-sayup dia mendengarkan alunan nada: Joy to the world, the Lord is came Sementara itu malam makin pekat. Jalanan kian sepi. Dan muram.

Akhirnya, dengan letih dia duduk di sudut gelap depan pertokoan yang telah tutup. Dia meringkuk kedinginan. Hujan semakin deras saja. "Mama, mama", bisiknya pelan. "Dimanakah engkau?". Kata tetangga-tetangganya, ibunya pergi meninggalkan mereka sejak dia masih berumur satu tahun. Entah kemana. Kini dia telah berusia tujuh tahun. Dia tinggal bersama ayahnya yang menjadi pemabuk setelah ditinggalkan ibunya serta tidak punya kerja tetap lagi. Kadang-kadang mereka bahkan tidak mempunyai nasi sebutir pun untuk makan sehari. Seluruh penghasilannya akan diambil ayahnya untuk dibelikan arak.

Cuaca dingin kian menusuk tulangnya. Jari-jarinya terasa kaku dan beku. Dengan ragu-ragu dia membuka kantung plastik hitam jinjingannya. Dikeluarkannya sekotak korek api. Ah, kalau saja aku berani untuk menyalakan korek api ini, tanganku tentu akan terhangati Dia merasa bimbang. Tetapi akhirnya dia mengambil sebatang dan menyalakannya. Dan sungguh indah api yang berkilauan dalam gelap. Bagaikan nyala lilin. Sesaat dia merasa berada dalam sebuah ruang yang amat indah. Cahaya itu menari-nari membentuk pendiangan yang memanggil tubuhnya mendekat. Maka diapun menghampirinya. Tetapi sayang, korek api itu lalu padam dan bayangan itu pun menghilang.

Maka dinyalakannya korek yang kedua. Cahayanya jatuh memantul di tembok. Tembok itu lalu berubah menjadi ruang yang amat lapang. Dan ditengah-tengahnya ada sebuah meja bertaplak putih bersih. Di tengah-tengahnya nampak beberapa piring porselen yang berisi makanan kesukaannya. Ada bernebon, ayam panggang rica dan berbagai macam kue seperi panekuk kesukaannya dan juga buah-buahan. Dan, hmm, sungguh lezat aromanya. Dia lalu mengulurkan tangan untuk meraih makanan kesukaanya tetapi mendadak segalanya sirna kembali. Korek itu telah padam. Yang disentuhnya hanya dinding yang keras dan dingin.

Dia lalu menyalakan koreknya yang ketiga. Dia lalu merasa berada di bawah sebuah pohon Natal yang besar dan indah. Pohon Natal terindah yang pernah dilihatnya. Ratusan lilin kecil nampak berkedap-kedip pada dahan dan rantingnya, di sela-sela selimut daun yang hijau rimbun. Sungguh menakjubkan. Dengan rindu dia mengulurkan tangannya untuk memegang pohon tersebut. Tetapi sesaat saja segalanya pun menghilang. Koreknya telah padam dan yang dilihatnya kini hanya tetesan air hujan dari langit yang kelam.

Demikianlah gadis itu terus menyalakan batang-batang korek yang membawa hidupnya ke alam mimpi yang tak pernah dialaminya. Pada batang terakhir muncullah seorang ibu berparas lembut, mengenakan sutera putih berikat biru dan menggendong seorang bayi yang bercahaya, datang menghampirinya. Ah pikirnya, "Aku pernah melihat Ibu ini di dalam gereja Tuhan". Dia ingat waktu kecil dulu, saat ayahnya belum menjadi pemabuk seperti sekarang ini, sesekali dia dibawa ke gereja tersebut. Dengan takjub dia memandangi wajah lembut itu. Dan tiba-tiba dia melihat bayi di gendongan Ibu itu tersenyum lembut kepadanya. Dengan perasaan amat riang dia bangkit berdiri dan berlari memeluk mereka.

Keesokan harinya, Tahun Baru, tubuh gadis itu ditemukan meringkuk oleh orang-orang yang lewat. Maka berkerumunlah mereka disekitarnya. Kasihan kata seorang ibu, Pasti dia mati kedinginan. "Bodoh amat", seru seorang bapak mencemooh, "Berkeliaran sendirian dalam hujan. Tetapi dia nampak bahagia bisik seorang gadis, Lihat senyumnya, seakan dia melihat sesuatu yang kudus sebelum meninggal".

Dan di dalam Gereja Tuhan, koster yang sedang membersihkan ruangan sedang mengomel. Siapa lagi yang bermain-main di sini Dia melihat ke patung Maria yang menggendong Yesus, basah kuyup. Airnya menetes-netes ke lantai. Lamat-lamat dari kejauhan, sekelompok Suster Biara bernyanyi, "Agnus Dei, Qui Tollis Peccata Mundi. Miserere Nobis".

Diadaptasi amat bebas dari Hans Christian Andersen Fairy Tales.

Something Out of Nothing

Today's Scripture

“The earth was formless and void…and God said, Let there be light.” (Genesis 1:2-3).

Today's Word from Joel and Victoria

Are you believing God for something today that seems impossible? We serve a great and mighty God. and He can create something out of nothing. He can make a way when there seems to be no way! Genesis tells us that in the beginning, God created the heavens and the earth. But before He spoke the world into existence, it was formless and void. If God can make the world out of nothing, He can take the empty places in your life and create something beautiful, too! He can speak light into your darkest hour. He can take your formless dreams and give them shape. He can resurrect your dormant gifts and talents! He can make your crooked places straight! Remember, you are created in the image of almighty God. There’s power in your words, and there’s power when you’re in agreement with Him. Start saying what God says about your situation. Speak life to your broken dreams, today. Stay in an attitude of faith and expectancy. As you do, God will take you places that you’ve never dreamed, and you’ll live in victory all the days of your life!

A Prayer for Today

Father in heaven, I trust that You are willing and able to make a way where there seems to be no way in my life. Fill me with Your peace and faith and give me a vision for all You have for me. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries

24 Selingan Dalam Hidup

Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan.

Jangan pula tertarik kepada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.

Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata. Semoga kamu memimpikan orang seperti itu.

Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan,karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati, cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat, kesedihan yang cukup untuk membuatmu manusiawi, pengharapan yang cukup untuk membuatmu bahagia dan uang yang cukup untuk membeli hadiah-hadiah.

Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi acapkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.

Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.

Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita milik sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.

Pandanglah segala sesuatu dari kacamata orang lain. Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu menyakitkan hati orang itu pula.

Kata-kata yang diucapkan sembarangan dapat menyulut perselisihan. Kata-kata yang kejam dapat menghancurkan suatu kehidupan. Kata-kata yang diucapkan pada tempatnya dapat meredakan ketegangan. Kata-kata yang penuh cinta dapat menyembuhkan dan memberkahi.

Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cinta menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.

Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia itu.

Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.

Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.

Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, gairah, romantika dan masih tetap peduli padanya.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan kamu harus melepaskannya.

Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh dengan sebuah ciuman dan berakhir dengan tetesan air mata.

Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi yang lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu kepadanya.

Masa depan yang cerah selalu tergantung kepada masa lalu yang dilupakan, kamu tidak dapat hidup terus dengan baik jika kamu tidak melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu.

Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba, jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup jangan pernah mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu! Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuhdihatimu.

Ada hal-hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang kamu harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian janganlah menulikan telinga untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.

Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang disekelilingmu tersenyum , jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang disekelilingmu menangis.