Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

18 March 2008

Ask

Today's Scripture

”Ask and it will be given to you; seek and you will find; knock and the door will be opened to you” (Matthew 7:7).

Today's Word from Joel and Victoria

Is there an area of your life that you need God’s help in? A lot of times, it’s easy to think that we’re not supposed to ask for too much, but the scripture encourages us to go to God with all of our needs. He longs to give you the desires of your heart and pour out His favor and blessing on you. In fact, Jesus said, “You have not, because you ask not.” When you step out and ask for God’s favor, His blessings and His increase, you are activating your faith. And when you pray, make sure there isn’t anything in your heart that would block your faith. Begin your prayers by surrendering every thought and attitude to the Lord. Ask Him to purify your motives and show you if there is any unforgiveness in your life. When you release those things to the Lord, it opens the door for Him to move mightily on your behalf, and you will move forward into the life of blessing He has in store for you!

A Prayer for Today

Father in heaven, I humbly come to You and surrender all that I am. I ask that You pour out Your favor and blessing on me so that I can be a greater blessing to others. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries

17 March 2008

Kekerasan Verbal

Salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya di Pasifik Selatan. Penduduk primitif yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik yakni meneriaki pohon. Untuk apa ? Kebiasaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak. Inilah yang mereka lalukan, jadi tujuannya supaya pohon itu mati. Caranya adalah, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu. Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu. Mereka lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari.

Dan apa yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu, perlahan-lahan daunnya akan mulai mengering. Setelah itu dahan-dahannya juga mulai akan rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan dengan demikian, mudahlah ditumbangkan.

Kalau kita perhatikan apa yang dilakukan oleh penduduk primitif ini sungguhlah aneh. Meskipun kita mengetahui dengan pasti bahwa hanya manusia saja yang memiliki roh. Namun kita bisa belajar satu hal dari mereka. Mereka telah membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup dalam waktu panjang, akan menyebabkan kematian (seperti pohon itu).

Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda?
Ayo cepat! Dasar leletan? Bego banget sih. Hitungan mudah begitu aja nggak bisa dikerjakan?
Ayo, jangan main-main disini. Berisik ! Bising !?

Pernahkah Anda berteriak kepada orang tua Anda karena merasa mereka membuat Anda jengkel?
Kenapa sih makan aja berceceran?
Kenapa sih sakit sedikit aja mengeluh begitu?
Kenapa sih jarak dekat aja minta diantar?
Mama, tolong nggak usah cerewet, boleh nggak?

Pernahkah Anda berteriak kepada pasangan hidup Anda karena merasa sakit hati?
Cuih! Saya nyesal kawin dengan orang seperti kamu tahu nggak!!!
Bodoh banget jadi laki nggak bisa apa-apa !
Aduh.. Perempuan kampungan banget sih!?

Pernahkah Anda berteriak kepada anak didik Anda?
Tolol amat sih. Soal mudah begitu aja nggak bisa. Kapan kamu mulai akan jadi pinter?

Pernahkah Anda berteriak pada bawahan Anda karena merasa kesel?
Eh tahu ngak, Karyawan kayak kamu tuh kalo pergi aku kagak bakal nyesel. Ada banyak yang bisa gantiin kamu?
Sial! Kerja gini saja nggak becus?

Apakah yang bisa kita pelajari ? Sangat berharga sekali! Yang jelas, ingatlah baik-baik bahwa setiap kali Anda berteriak dengan perasaan marah, sakit hati, dendam, benci atau kesal, maka berarti Anda secara tidak langsung sedang membunuh mereka dengan perlahan-lahan.

Saya pribadi dapat pelajaran dari kebiasaan penduduk primitif di kepulauan Solomon ini, mereka yang belum mengenal Firman Tuhan saja bisa tau jika suatu teriakan atau bentakan keras dapat melukai jiwa makhluk lainnya. Anjing saja kalo kita bentak dengan keras akan lari menjauh atau sebaliknya, menyerang.

Ingatlah ! Setiap kali kita berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka, ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini. Mereka mengajari kita bahwa setiap kali kita berteriak, kita melukai jiwa mereka. Teriakan-teriakan yang kita keluarkan karena emosi, perlahan-lahan pada akhirnya akan mematikan kelekatan hubungan roh kita pada mereka.

Kebanyakan anak-anak mengalami kepahitan terhadap orangtuanya adalah bermula dari sebuah bentakan keras dan teriakan, ini merupakan kekerasan verbal yang menimbulkan luka batin bahkan bisa memicu aksi bunuh diri.

Jadi, ketika masih ada kesempatan untuk berbicara baik-baik, cobalah untuk mendiskusikan mengenai apa yang Anda harapkan. Coba kita perhatikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Teriakan, hanya kita berikan tatkala kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya, bukan ?

Tahukah Anda mengapa orang yang marah dan emosional, mengunakan teriakan-teriakan padahal jarak mereka hanya beberapa belas centimeter. Mudah menjelaskannya. Pada realitanya, meskipun secara fisik mereka dekat tapi sebenarnya hati mereka begituuuu jauhnya. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak!

Kesimpulan:
Untuk mereka yang belum mengenal Firman Tuhan saja bisa tau bahwa kekerasan verbal bisa melukai bahkan membunuh. Kok kita yang jelas-jelas sudah mengetahui kebenaran itu, seringkali masih melakukannya dengan alasan?? sengaja?? benar-benar bermaksud menyakiti lawan bicaranya. Apa kata Tuhan!!!


"Lebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketenteraman, dari pada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan" . (Amsal 17:1)

Botol Pemanas Dan Boneka

Dr. Helen Roseveare, seorang misionaris di Zaire, menuliskan satu pengalamannya saat melayani di Afrika.

“Suatu sore, saya menolong seorang ibu melahirkan di bangsal bersalin. Meskipun kami telah berusaha keras, ibu itu meninggal.

Kami harus merawat bayi prematurnya dan gadis kecilnya yang baru berumur 2 tahun. Sangat sulit untuk menjaga agar bayi prematur itu dapat bertahan hidup karena bangsa ini belum memiliki listrik ataupun inkubator. Padahal suhu di malam hari sangatlah dingin, meskipun negara ini terletak di wilayah equator.

Seorang assisten mengambilkan botol pemanas kami yang terakhir untuk menjaga agar tubuh bayi itu tetap hangat.

Namun, kami kembali putus asa karena botol pemanas yang terakhir itu pecah. Saya segera menyuruh salah satu assisten untuk membungkus bayi itu dengan selimut tebal dan membawanya ke dekat perapian, supaya bayi itu tetap hangat dan tidak kedinginan.

Keesokan harinya, saya mengikuti persekutuan doa dengan anak-anak yatim piatu. Saya menceritakan kepada mereka tentang bayi prematur itu, kakaknya yang masih berusia 2 tahun dan botol pemanas yang pecah.

Saat berdoa, Ruth, seorang anak Afrika yang baru berumur 10 tahun, berkata, “Tuhan, kirimkan kepada kami sebuah botol pemanas sore ini. Bila Engkau mengirimkannya besok pagi, maka akan terlambat karena bayi itu tentu sudah meninggal. Dan jika Engkau mau melakukannya, maukah Tuhan juga mengirimkan sebuah boneka untuk kakaknya supaya dia tahu bahwa Engkau mengasihi dia juga. Amin.”

Terus terang, saya tidak dapat percaya bahwa Tuhan akan melakukan hal itu. Betul, saya tahu bahwa Tuhan dapat mengerjakan segala sesuatu, seperti yang tertulis dalam Alkitab. Tapi tetap membutuhkan waktu. Saya belum pernah mendapat kiriman paket dari rumah selama 4 tahun terakhir ini. Dan jika seseorang mengirimkan paket, apakah mungkin bila dia mengirimkan botol pemanas ke Afrika, sebuah negara tropis? Saat senja, saya mendengar suara mobil datang.

Dan ketika tiba di rumah, saya melihat ada sebuah paket besar telah diletakkan di beranda!
Mata saya berkaca-kaca saat melihatnya dan saya segera memanggil semua anak sehingga kami dapat membuka paket itu bersama.

Selain baju dan obat-obatan, saya tidak dapat mempercayai penglihatan saya! Sebuah botol pemanas dari karet yang baru!

Saya menangis. Saya tidak berani untuk meminta itu secara langsung pada Tuhan, tetapi Ruth yang melakukannya.

Ruth berkata, “Bila Tuhan mengirimkan botol pemanas berarti Dia juga mengirimkan sebuah boneka!”

Dia membongkar semua isi paket dan akhirnya dia menemukan sebuah boneka cantik. Mata Ruth bersinar dan dia berkata, “Dapatkah kita menemui gadis kecil itu dan memberikan boneka ini sehingga dia tahu bahwa Yesus mengasihinya?”

Paket itu dikirim oleh sekelompok anak sekolah minggu 5 bulan yang lalu. Guru Sekolah Minggu mereka sangat taat pada Tuhan bahkan ketika Tuhan memintanya untuk mengirim sebuah botol pemanas dari karet ke negara di wilayah ekuator. Salah satu muridnya juga memberikan sebuah boneka, 5 bulan sebelum Ruth berdoa, “Tuhan, kami membutuhkannya sore ini juga.”

“Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya” (Yes 65:24)

KKR Morris Cerrullo di Semarang

KKR Morris Cerrullo
Rabu, 19 Maret 2008 pk. 18.00 WIB di JKI Holy Stadium

Jangan Menerima Bayaran Untuk Kebaikan Yang Kauberikan

Suatu Hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar.

Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.

Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.

Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya, "berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?" Wanita itu menjawab: "Kamu tidak perlu membayar apapun". "Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan" kata wanita itu menambahkan.

Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata, " Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda."

Sekian tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter dikota itu sudah tidak sanggup menganganinya. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.

Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal is wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada Mata dokter Kelly.

Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar is wanita tersebut. Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui is wanita itu.

Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai Hari itu, ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.

Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan. Wanita itu Sembuh !!

Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan. Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.

Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus dicicil seumur hidupnya.

Akhirnya ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatuiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi.. "Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu tertanda, DR Howard Kelly".

Air Mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa, "Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia."

Higher Thoughts

Today's Scripture

“As the heavens are higher than the earth, so are my ways higher than your ways and my thoughts than your thoughts” (Isaiah 55:9).

Today's Word from Joel and Victoria

God’s dream for your life is so much bigger than your own! He wants to bless you indeed and enlarge your territory. His ways and thoughts are so much higher than ours, and His plan is so much bigger than we can imagine. Choose today to focus on the good things God has in store for you. Don’t allow the circumstances of life to drag your thoughts down. Choose to think God’s thoughts by meditating on His Word. The scripture says to “set your mind on things above.” Those “things above” are God’s thoughts and ways which are, “I am blessed and highly favored. I am above only and not beneath. I am the head and not the tail. I am a victor, not a victim. I am righteous, and my path shines brighter and brighter to the full day. I am more than a conqueror through Christ Jesus.” When you allow those higher thoughts to fill your mind, they will direct your steps, and you will rise higher in life! You will see yourself as an overcomer and live the abundant life the Lord has for you.

A Prayer for Today

Father in heaven, thank You for thinking good thoughts about me. Help me to focus on Your higher thoughts today. Empower me to obey Your Word so that I can live as an overcomer in every area of life. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries

15 March 2008

Confess and Believe

Today's Scripture

“If you confess with your mouth, "Jesus is Lord," and believe in your heart that God raised him from the dead, you will be saved” (Romans 10:9).

Today's Word from Joel and Victoria

Salvation comes when you confess that Jesus is Lord and believe in your heart that He was raised from the dead. In the same way, God’s Word becomes alive in our hearts when we confess and believe it. What are you confessing today? What are you saying about your situation? Are you confessing the Word and believing that God is at work behind the scenes? Or do you talk about your problems and always believe the worst. What ever you confess and put your faith in will come to pass in your life. If you’ve been saying the wrong things, simply repent today which literally means to turn around. You can turn around and start confessing and believing the Word. Don’t just let your mind and mouth wander any longer. Write down some scripture verses and take them with you. Be determined to speak the Word. As you allow His truth to sink down into your heart, you’ll find His salvation and victory in every area of your life.

A Prayer for Today

Father in heaven, today I repent for anything that I’ve been confessing that isn’t pleasing to You. I choose today to keep my mind and heart focused on Your Word. Make Your truth real to me today. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries

Who Is Rich & Who Is Poor

One day, the father of a very wealthy family took his son on a trip to the country with the express purpose of showing him how poor people live. They spent a couple of days and nights on the farm of what would be considered a very poor family. On their return from their trip, the father asked his son, "How was the trip?"

"It was great, Dad."

"Did you see how poor people live?" the father asked.


"Oh yeah," said the son.


"So, tell me, what did you learn from the trip?" asked the father.


The son answered,
"I saw that we have one dog and they had four. We have a pool that reaches to the middle of our garden and they have a creek that has no end. We have imported lanterns in our garden and they have the stars at night. Our patio reaches to the front yard and they have the whole horizon. We have a small piece of land to live on and they have fields that go beyond our sight. We have servants who serve us, but they serve others. We buy our food, but they grow theirs. We have walls around our property to protect us, they have friends to protect them."

The boy's father was speechless.


Then his son added, "Thanks Dad for showing me how poor we are."


Isn't perspective a wonderful thing? Makes you wonder what would happen if we all gave thanks for everything we have, instead of worrying about what we don't have.


Appreciate every single thing you have!


Pass this on to friends and acquaintances and help them refresh their perspective and appreciation.

14 March 2008

Crowned with Goodness

Today's Scripture

“You crown the year with Your bounty and goodness…” (Psalm 65:11, AMP)

Today's Word from Joel and Victoria

The Lord has crowned your year with bounty and goodness! That means there is an abundant supply for whatever you may need in life—spiritually, physically, emotionally and financially. And God has set up a system so that you can access His blessings. It’s the system of seedtime and harvest. If you have a need in your life, sow a seed. If you need friends, sow a seed by being a friend to someone. If you have a financial need, pray and ask the Lord where you should sow a financial seed. The Bible says to give and it shall be given unto you, pressed down, shaken together, and running over. That’s God crowning your year with bounty and goodness. Do you need mercy? Sow seeds of mercy. The more you sow, the more you will reap a harvest from God’s abundant bounty. Remember, He’s already crowned your year with His goodness. Take a step of faith today and believe that God is ready to pour out His abundant blessing on you all the days of your life.

A Prayer for Today

Heavenly Father, thank You for supplying all my needs according to Your riches in glory. I submit my resources to You today and ask You to show me where I can sow seeds and be a blessing to those around me. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries

13 March 2008

Increase More

Today's Scripture

There are those who scatter abroad, yet increase more…(Proverbs 11:24).

Today's Word from Joel and Victoria

In the book of Genesis, God set up a system of seedtime and harvest. Everything God does starts with a seed. The Bible also tells us that He gives seed to the sower. In other words, if you are a person who has a desire to bless others and sow seed, God will make sure you have plenty to give. Notice what happens when you generously sow seed—you increase more! Just like planting a seed in the natural brings an abundant harvest, planting a spiritual seed brings an abundant harvest as well. You can’t out give God! He will pour out blessings on you that you can barely contain! God’s blessings go way beyond just the financial realm. He wants you to have blessed relationships, good health and a happy career. Take a step of faith today and look for ways to start sowing. What do you have in your hand? Can you start by giving a smile and sowing joy? Do you have five dollars to help someone else at the gas pump? Choose to be blessing today, and God promises to bless and increase you in every area of your life.

A Prayer for Today

Father God, today I choose to be a sower and giver. Help me to see the people around me the way You see them so that I can bless them the way You want to bless them. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries

Mengapa Sulit Mengucap Syukur?

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, "Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima".

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan berkat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya". Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk di sana, hampir tidak melakukan apapun. "Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikat-ku pelan. Dia tampak malu. "Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku. "Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. "Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih". "Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?", tanyaku. "Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, "Terima kasih, Tuhan".

"Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku. Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini."

"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia."

"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu."

Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini."

"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat, maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".

"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ... maka engkau termasuk orang yang sangat jarang."

"Jika engkau masih bisa mencintai ... maka engkau termasuk orang yang besar, karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun."

"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan."

"Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa engkau lebih diberkati dari pada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa. diberkatinya kita semua.

"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu ."

Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih.
"Terima kasih, Tuhan! Terima kasih, Tuhan, atas anug'rah-Mu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi."