Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

05 October 2007

Tuhan Itu Sungguh Baik

Kehidupan artis atau selebritis tak pernah lepas dari gosip. Demikian ungkapan yang sudah mengakar di khalayak umum. Hal ini bisa dimaklumi, karena bagaimana pun artis adalah public figure. Demikian halnya yang dialami oleh artis cantik Lydia Kandau. Kesibukannya dalam pelayanan telah membuatnya seperti tenggelam dari keartisannya.

Walau demikian, label artis yang telah disandangnya masih melekat. Saat ini ia kerap diminta bersaksi di berbagai denominasi gereja. Bahkan baru-baru ini ia mengikuti suatu perjalanan ziarah ke Yerusalem. Istilah cinta buta mungkin dialami oleh wanita berdarah
Manado ini. Kisah cintanya dengan pria yang tidak seiman berakhir di pelaminan, sekalipun sempat ditentang oleh pihak keluarga.

Tapi ia nekad, atas dasar cinta ia menikah dengan Jamal Mirdad, seorang penyanyi. Hari-hari yang dilaluinya setelah pernikahan terasa begitu indah. Sebagai umat Kristus, seharusnya ia pergi ke gereja di hari Minggu. Tapi Lydia tidak. Bersama suami tercinta, ia kerap mengisi hari-hari Ahadnya dengan jalan-jalan, nonton, atau shopping dan sebagainya. "Makin lama rasanya kok makin jauh dari Tuhan," ungkapnya.

Namun, pikiran seperti itu tidak cukup membuatnya berbalik pada Tuhan. Ia seolah menikmati semua itu. Anaknya Sakit Aneh Sampai saat anak keduanya mengalami sakit 'aneh'. "Syaraf kiri anak saya abnormal," tuturnya. Ia langsung membawanya ke rumah sakit dengan keyakinan setelah ditangani dokter pasti anaknya sembuh. yang terjadi justru sebaliknya. Makin lama kondisi anaknya semakin parah. "Seperti obat-obat yang diberi dokter tidak mempan terhadap penyakitnya. Anak saya seperti mau mati. Matanya tidak mau terbuka," kisahnya. Akhirnya diputuskan untuk membawa anaknya pulang ke rumah. "Saya menangis dan menangis sambil membaringkan anak saya di tempat tidur. Saya merenung dan larut dalam kebisuan.

Seketika saya teringat akan dosa-dosa saya dulu. Saya tidak setia kepada Tuhan. Padahal Tuhan sudah begitu baik ada saya," akunya. Seketika itu juga, ia berdoa sambil bercucuran air mata. Minta ampun atas segala dosa dan ketidaksetiaannya. Ia betul-betul merasa telah mendukakan hati Tuhan. "Luar biasa ternyata," ungkapnya. Sesaat ia katakan amin, hati dan batinnya terasa lega sekali. "Plong rasanya. Saya yakin darah Yesus telah menghapus dosa-dosa saya," tuturnya sumringah.

Lalu ia melihat anaknya yang masih terbaring dalam keadaan yang memprihatinkan. Air matanya jatuh lagi. Ia duduk di sisi tempat tidur sambil mengelus-elus kepala anaknya. Batinnya berkata, "Tuhan, aku tahu Engkau telah menghapuskan dosaku. Saat ini juga ya Bapa, jikalau Engkau mengasihi aku, tolong sembuhkan anakku. Aku percaya sepenuh jiwa, Engkau sanggup melakukan semua itu. Sebab segala perkara dapat kutanggung di dalam Engkau."

Usai berdoa, ia memuji-muji Tuhan dengan kidung pujian yang tiada putus-putusnya. "Saya berjanji bahwa saya tidak akan pernah berhenti memuji Tuhan sampai Tuhan sembuhkan anak saya," paparnya. Ternyata ajaib, satu jam berselang, mata anaknya perlahan mulai terbuka. "Perlahan, tapi pasti mata anak saya terbuka. Lalu ia bangun dari tempat tidur. Ajaibnya, di wajahnya tidak ada gambaran kesakitan. Padahal ia baru saja mengalami suatu penyakit yang luar biasa berat untuk anak seusianya. yang terlukis di wajahnya adalah sukacita. Sungguh ini suatu mujizat. Saya langsung memeluk anak saya sambil berkata: "Terima kasih Tuhan," urainya. Sejenak diajaknya anaknya berdoa bersama. Mengucap syukur atas kesembuhan yang hanya datang dari Allah. "Tuhan sudah mendengar doa saya," ujarnya saat itu.

Setia Melayani

Sejak kejadian itu, ia berjanji akan setia melayani Tuhan. "Saya ingin menceritakan kepada semua orang, bahwa Tuhan itu sungguh baik adanya," tukasnya. Ternyata badai itu belum berlalu. Sang suami belum merestui kemauannya untuk kembali ke gereja. Apalagi harus membawa anak-anaknya. "Terpaksa dulu saya berbohong. Membawa anak-anak dengan alasan nonton, renang, jalan-jalan, dan macam-macam. Padahal sebelum atau sesudah kegiatan itu kami ke gereja. Habis kalau tidak begitu, mana bisa saya ke gereja," kilahnya.

Kami, lanjutnya, harus main petak umpet. Alkitab dulu biasanya disimpan. Bacanya juga menunggu Jamal pergi. "Terus terang saya tersiksa dengan keadaan seperti itu," akunya. Tapi ia sudah punya komitmen, bahwa ia tidak akan menjual Tuhan Yesus karena apa pun juga. Lama-kelamaan Jamal mulai berubah. Ia semakin menghargai saya. Ia pernah mengatakan tidak melarang saya atau anak-anak ke gereja. "Sukacita sekali saat saya mendengar itu," cetusnya.

Lydia memang punya komitmen bahwa anak-anak harus ikut ibunya. Walaupun dua anaknya bersekolah di Al-Azhar, tapi setiap Minggu, mereka pasti ke gereja. "Ketika saya mulai pelayanan pun, Jamal tidak melarang. Ia cuma katakan sebaiknya pelayanan di dalam kota saja. Tidak usah sampai ke luar kota," jelasnya.

Isu Dis-Harmoni

Isu yang sempat menerpa pemeran "Merry" dalam sinetron "Gara-Gara" bersama Jimmy dan Sion Gideon ini adalah disharmoni keluarga. Bahkan dikabarkan kehidupan rumah tangganya retak. Ketika dikonfirmasikan dengan tegas Lydia mengatakan tidak benar demikian. "Jamal itu punya kasih. Bahkan mungkin lebih baik dari orang Kristen sendiri. Ia takut akan Tuhan. Pada dasarnya, ia ingin dihargai, oleh sebab itu ia pun tahu harus menghargai orang lain yang berbeda dengan dia," ungkapnya.

Lalu apakah Jamal mendukung pelayanan Lydia yang nampaknya kian hari intensitasnya kian padat?

"Mendukung tidak, melarang juga tidak," ujarnya. Saat ditanya apakah pernah ribut-ribut soal agama di rumah, ia menjawab, "Tidak. Tidak pernah. Kami tidak mau mempersoalkan agama. Itu hak masing-masing. Lydia juga menambahkan kalau akhir-akhir ini Jamal sering tanya-tanya tentang firman Tuhan. Bahkan Jamal beberapa kali meminta Lydia membacakan Alkitab sebelum tidur. "Kalau saya marah, Jamal selalu mengingatkan, katanya "kasih," jelasnya. Apakah suatu hari Jamal akan masuk Kristen? "Tidak ada yang mustahil bagiTuhan," tutur Lydia menutup perbincangan.

03 October 2007

"Ibu, I Miss You So Much"

Dari cerita ini, saya melihat dengan pandangan yg lain, bukan hal yg dikatakan sebagai hukum kekekalan energi.
Dua hal yang saya lihat, yaitu:

1.
Pertobatan & pengampunan... itu menyembuhkan & memulihkan.
2. Hati2 dengan lidah kita.. bahkan disaat emosi sekalipun. Dari lidah dapat keluar berkat namun sekaligus dapat keluar kutuk.

"Ibu, I Miss You So Much"
Jamil Azzaini - Kubik Leadership

Jakarta, Hukum kekekalan energi dan semua agama menjelaskan bahwa apapun yang kita lakukan pasti akan dibalas sempurna kepada kita. Apabila kita melakukan energi positif atau kebaikan maka kita akan mendapat balasan berupa kebaikan pula. Begitu pula bila kita melakukan energi negatif atau keburukan maka kitapun akan mendapat balasan berupa keburukan pula. Kali ini izinkan saya menceritakan sebuah pengalaman pribadi yang terjadi pada 2003.

Pada September-Oktober 2003 isteri saya terbaring di salah satu rumah sakit di Jakarta. Sudah tiga pekan para dokter belum mampu mendeteksi penyakit yang diidapnya. Dia sedang hamil 8 bulan. Panasnya sangat tinggi. Bahkan sudah satu pekan isteri saya telah terbujur di ruang ICU. Sekujur tubuhnya ditempeli kabel-kabel yang tersambung ke sebuah layar monitor.

Suatu pagi saya dipanggil oleh dokter yang merawat isteri saya. Dokter berkata, "Pak Jamil, kami mohon izin untuk mengganti obat ibu". Sayapun menjawab "Mengapa dokter meminta izin saya? Bukankan setiap pagi saya membeli berbagai macam obat di apotek dokter tidak meminta izin saya"

Dokter itu menjawab, "Karena obat yang ini mahal Pak Jamil." "Memang harganya berapa dok?" Tanya saya. Dokter itu dengan mantap menjawab, "Dua belas juta rupiah sekali suntik." "Haahh 12 juta rupiah dok, lantas sehari berapa kali suntik, dok?". Dokter itu menjawab, "Sehari tiga kali suntik pak Jamil".

Setelah menarik napas panjang saya berkata, "Berarti satu hari tiga puluh enam juta, dok?" Saat itu butiran air bening mengalir di pipi. Dengan suara bergetar saya berkata, "Dokter tolong usahakan sekali lagi mencari penyakit isteriku, sementara saya akan berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar penyakit istri saya segera ditemukan." "Pak Jamil kami sudah berusaha semampu kami bahkan kami telah meminta bantuan berbagai laboratorium dan penyakit istri Bapak tidak bisa kami deteksi secara tepat, kami harus sangat hati-hati memberi obat karena istri Bapak juga sedang hamil 8 bulan, baiklah kami akan coba satu kali lagi tapi kalau tidak ditemukan kami harus mengganti obatnya, pak." jawab dokter.

Setelah percakapan itu usai, saya berdoa, "Ya Allah Ya Tuhanku... aku mengerti bahwa Engkau pasti akan menguji semua hamba-Mu, akupun mengerti bahwa setiap kebaikan yang aku lakukan pasti akan Engkau balas dan akupun mengerti bahwa setiap keburukan yang pernah aku lakukan juga akan Engkau balas. Ya Tuhanku... gerangan keburukan apa yang pernah aku lakukan sehingga Engkau uji aku dengan sakit isteriku yang berkepanjangan, tabunganku telah terkuras, tenaga dan pikiranku begitu lelah. Berikan aku petunjuk Ya Tuhanku. Engkau Maha Tahu bahkan Engkau mengetahui setiap guratan urat di leher nyamuk. Dan Engkaupun mengetahui hal yang kecil dari itu. Aku pasrah kepada Mu Ya Tuhanku. Sembuhkanlah istriku. Bagimu amat mudah menyembuhkan istriku, semudah Engkau mengatur milyaran planet di jagat raya ini."

Ketika saya sedang berdoa itu tiba-tiba terbersit dalam ingatan akan kejadian puluhan tahun yang lalu. Ketika itu, saya hidup dalam keluarga yang miskin papa. Sudah tiga bulan saya belum membayar biaya sekolah yang hanya Rp. 25 per bulan. Akhirnya saya memberanikan diri mencuri uang ibu saya yang hanya Rp. 125. Saya ambil uang itu, Rp 75 saya gunakan untuk mebayar SPP, sisanya saya gunakan untuk jajan.

Ketika ibu saya tahu bahwa uangnya hilang ia menangis sambil terbata berkata, "Pokoknya yang ngambil uangku kualat... yang ngambil uangku kualat..." Uang itu sebenarnya akan digunakan membayar hutang oleh ibuku. Melihat hal itu saya hanya terdiam dan tak berani mengaku bahwa sayalah yang mengambil uang itu.

Usai berdoa saya merenung, "Jangan-jangan inilah hukum alam dan ketentuan Yang Maha Kuasa bahwa bila saya berbuat keburukan maka saya akan memperoleh keburukan. Dan keburukan yang saya terima adalah penyakit isteri saya ini karena saya pernah menyakiti ibu saya dengan mengambil uang yang ia miliki itu." Setelah menarik nafas panjang saya tekan nomor telepon rumah dimana ibu saya ada di rumah menemani tiga buah hati saya. Setelah salam dan menanyakan kondisi anak-anak di rumah, maka saya bertanya kepada ibu saya "Bu, apakah ibu ingat ketika ibu kehilangan uang sebayak seratus dua puluh lima rupiah beberapa puluh tahun yang lalu?"

"Sampai kapanpun ibu ingat Mil. Kualat yang ngambil duit itu Mil, duit itu sangat ibu perlukan untuk membayar hutang, kok ya tega-teganya ada yang ngambil," jawab ibu saya dari balik telepon. Mendengar jawaban itu saya menutup mata perlahan, butiran air mata mengalir di pipi.

Sambil terbata saya berkata, "Ibu, maafkan saya... yang ngambil uang itu saya, bu... saya minta maaf sama ibu. Saya minta maaaaf... saat nanti ketemu saya akan sungkem sama ibu, saya jahat telah tega sama ibu." Suasana hening sejenak. Tidak berapa lama kemudian dari balik telepon saya dengar ibu saya berkata: "Ya Tuhan pernyataanku aku cabut, yang ngambil uangku tidak kualat, aku maafkan dia. Ternyata yang ngambil adalah anak laki-lakiku. Jamil kamu nggak usah pikirin dan doakan saja isterimu agar cepat sembuh." Setelah memastikan bahwa ibu saya telah memaafkan saya, maka saya akhiri percakapan dengan memohon doa darinya.

Kurang lebih pukul 12.45 saya dipanggil dokter, setibanya di ruangan sambil mengulurkan tangan kepada saya sang dokter berkata "Selamat pak, penyakit isteri bapak sudah ditemukan, infeksi pankreas. Ibu telah kami obati dan panasnya telah turun, setelah ini kami akan operasi untuk mengeluarkan bayi dari perut ibu." Bulu kuduk saya merinding mendengarnya, sambil menjabat erat tangan sang dokter saya berkata. "Terima kasih dokter, semoga Tuhan membalas semua kebaikan dokter."

Saya meninggalkan ruangan dokter itu.... dengan berbisik pada diri sendiri "Ibu, I miss you so much."

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Roma 12:11

02 October 2007

Apakah Kehidupan Saya Berarti Bagi Tuhan?

Pada beberapa pagi, dunia tampaknya seperti Surga. Anda bangun pagi, bernafas panjang di dekat jendela, dan melihat ke luar kepada sinar matahari keemasan terpantul di pepohonan, lembar demi lembar daun. Beberapa saat membuat kehidupan sedemikian berharga: wajah seorang yang dikasihi ketika anda mengucapkan selamat tinggal, gubahan musik yang sesuai dengan suasana hati anda, kasih tak terduga dari seorang anak kecil.

Akan tetapi pada kesempatan pagi lainnya, dunia tampaknya tempat mengerikan. And bangun pagi membaca halaman depan koran dan terkejut dengan pengeboman oleh teroris yang membutakan atau mencederai anak kecil, dan satu lagi pembunuh berantai mengaku pembunuhan ke-sepuluh, kelaparan atau banjir atau perang atau gempa bumi. inilah saat-saat ketika tidak ada sesuatupun yang masuk akal, tidak ada yang adil.

Apakah arti semua ini? Dapatkah kita mengerti dunia kita yang menyenangkan dan mengerikan ini? Di manakah kita berada? Apakah kehidupan saya benar-berar berarti bagi Tuhan ataukah saya hanya satu bagian kecil tidak penting di dalam suatu mesin kosmik yang maha besar?

1. TUHAN MENCIPTAKAN DUNIA YANG SEMPURNA

Tuhan adalah Sang Pencipta, arsitek dan perancang dari segala sesuatu mulai dari supernova hingga sayap kupu-kupu.

"Oleh firman Tuhan langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulutNya segala tentaraNya... Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada." - Mazmur 33:6-9.
(Kecuali dinyatakan secara khusus, semua ayat Alkitab di dalam panduan DISCOVER ini berasal dari Alkitab Berbahasa Indonesia terjemahan baru, terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).

Tuhan hanya perlu berforman dan semua unsur mentaati kehendakNya.

2. ENAM HARI UNTUK MENCIPTAKAN DUNIA KITA

"Sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya Tuhan memberkati hari Sabat dan menguduskannya." - Keluaran 20:11.

Pencipta yang Mahakuasa dan abadi dapat saja membentuk dunia dalam sekejap "dengan nafas dari mulutNya." Namun Tuhan memilih untuk mengerjakannya dalam enam hari-- enam menit, atau bahkan enam detik pasti cukup. Bab pertama di dalam Alkitab, Kejadian 1, menggambarkan apa yang diciptakan Tuhan setiap hari sepanjang minggu penciptaan itu. apakah karya puncak yang diciptakan Tuhan pada hari keenam?

"MAKA TUHAN MENCIPTAKAN MANUSIA ITU MENURUT GAMBARNYA, menurut gambar Allah diciptakanNya dia, LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DICIPTAKANNYA MEREKA." - Kejadian 1:27.

Tuhan memutuskan untuk menciptakan individu seperti Dia yang dapat bernalar dan merasakan dan mencintai. Setiap orang adalah diciptakan menurut gambar Allah. Pada hari keenam, dunia telah dipenuhi dengan tanaman dan binatang, dan kemudian Tuhan memperkenalkan karya puncak penciptaanNya. Menurut Kejadian 2:7, Tuhan Yang Mahakuasa membentuk tubuh Adam dari debu tanah. Maka ketika Tuhan menghembuskan nafas kehidupan ke dalam hidungnya, manusia menjadi manusia hidup, artinya, ia hidup. Tuhan menamakan manusia lelaki pertama yang diciptakanNya menurut gambarNya itu Adam, kata yang berarti "manusia", dan perempuan pertama, Hawa,yang berarti "hidup" (2:20; 3:20). Pencipta yang pengasih melihat kebutuhan manusia akan teman. Masih segar dari tangan Tuhan, Adam dan Hawa keduanya mencerminkan gambarNya. Tuhan dapat saja memprogram makhluk seperti robot yang berjalan dengan patuh di Taman Eden dan menaikkan suara pujian kepadaNya.

Namun Tuhan menginginkan lebih dari itu: hubungan yang nyata. Robot dapat tersenyum, berbicara, bahkan mencuci piring, tetapi tidak dapat mencintai. Tuhan menciptakan kita serupa dengan gambarNya, dengan kemampuan untuk berpikir dan memilih, dan mengingat, mengerti dan mencintai. Adam dan Hawa adalah anak-anak Tuhan, dan sangat berharga bagiNya.

MINGGU PENCIPTAAN
HARI PERTAMA: terang: pergantian siang dan malam
HARI KEDUA: atmosfer bumi
HARI KETIGA: daratan dan tetumbuhan
HARI KEEMPAT: matahari dan bulan muncul
HARI KELIMA: burung dan ikan
HARI KEENAM: binatang daratan dan manusia
HARI KETUJUH: hari Sabat.

3. KEJAHATAN MASUK KE DALAM DUNIA YANG SEMPURNA

Adam dan Hawa memiliki segala sesuatu yang membuat mereka bahagia. Mereka menikmati kesehatan fisik dan mental yang sempurna, hidup di rumah taman yang indah di dunia tanpa cacat (Kejadian 2:8; 1:28-31).
Tuhan menjanjikan anak-anak dan kemampuan untuk berpikir kreatif, dan menemukan kepuasan di dalam pekerjaan tangan mereka (Kejadian 1:28; 2:15).

Mereka mengalami persekutuan muka dengan muka dengan Pencipta mereka. Tidak ada jejak kekhawatiran, ketakutan, atau kesakitan yang menodai hari-hari mereka yang cerah. Bagaimana dunia dapat berubah sedemikian drastis menjadi tempat penderitaan dan tragedi? Bab kedua dan ketiga dari buku Kejadian menceritakan kisah keseluruhan tentang bagaimana dosa masuk ke dalam dunia kita. Bacalah ketika anda sempat. Berikut ini adalah ringkasan singkat dari isinya. Beberapa waktu setelah Tuhan menciptakan dunia yang sempurna, Iblis datang ke dalam Taman Eden untuk mencobai Adam dan Hawa agar melanggar perintah Penciptanya. Tuhan membatasi ruang gerak pengaruh Iblis pada satu pohon di dalam taman, pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

Dan ia memperingatkan pasangan manusia pertama untuk menjauh dari pohon itu dan tidak memakan buahnya, atau mereka akan mati. Namun suatu hari Hawa berjalan di sekitar pohon terlarang itu. Iblis segera bersiap memamerkan dagangannya. Ia mengatakan bahwa Tuhan telah berbohong kepada Hawa dan jika ia makan buah pohon itu, ia tidak akan mati, tetapi menjadi bijaksana seperti Tuhan Sendiri, mengetahui yang baik dan yang jahat. Tragisnya, Hawa, dan kemudian Adam. Yang hanya mengetahui yang baik, membiarkan Iblis membohongi mereka, dan mereka makan buah terlarang itu--yakni, memutuskan ikatan kepercayaan dan ketaatan kepada Tuhan. Tuhan merencanakan agar Adam dan Hawa "berkuasa" atas dunia sebagai pemelihara dari karya ciptaan Tuhan (Kejadian 1:26).

Namun karena mereka memutuskan kepercayaan kepada Tuhan dan memilih Iblis sebagai pemimpin baru mereka, pasangan ini kehilangan kekuasaan mereka. Sekarang ini, Iblis mengakui dunia sebagai miliknya dan mencoba sebisanya untuk memperbudak manusia di dalamnya. Ada banyak saat ketika kita menemukan diri melakukan sesuatu karena cinta diri atau bahkan sesuatu yang kejam ketika kita ingin melakukan sebaliknya. Mengapa?

Karena musuh yang tidak tampak, Iblis, yang bekerja keras membuat orang gagal secara moral. Ketika anda membaca bab 3 dari buku Kejadian, anda akan menemukan bahwa dosa menyebabkan Adam dan Hawa bersembunyi dari Tuhan karena takut. Dosa mempengaruhi semua ciptaan. Duri muncul di samping bunga. Tanah menderita kekeringan, dan pekerjaan menjadi sebuah beban. Penyakit mulai menyerang tanpa pandang bulu. Iri hati, kebencian, dan tamak melipatgandakan penderitaan manusia. Yang paling mengerikan, bersama dosa datang kematian!

4. SIAPAKAH IBLIS INI YANG MENJANGKITI DUNIA KITA DENGAN DOSA?

KIa adalah: "PEMBUNUH MANUSIA SEJAK SEMULA dan tidak hidup dalam kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan BAPA SEGALA DUSTA." - Yohanes 8:44.

Menurut Yesus, Iblis adalah asal mula dosa di jagat raya, dan "bapa" dari dosa dan juga pembunuhan dan dusta.

Thomas Carlyle, filsuf Inggris yang terkenal, pernah mengajak Ralph Waldo Emerson berjalan sepanjang jalan terburuk di Ujung Timur London. Sementara mereka berjalan, diam-diam mereka memperhatikan keburukan dan kejahatan di sekitar mereka, Carlyle akhirnya bertanya, "Apakah sekarang anda percaya kepada Iblis?

5. APAKAH TUHAN MENCIPTAKAN IBLIS?

Tidak! Tuhan yang baik tidak akan menciptakan Iblis. Namun Alkitab mengatakan bahwa Iblis, dan malaikat-malaikat yang telah ditipunya, kehilangan tempat mereka di surga dan datang ke dalam dunia kita.

"Maka timbullah peperangan di surga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di surga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya." - Wahyu 12:7-9.

Bagaimanakah Iblis bisa berada di surga sebelumnya?

"Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah... Kuberikan tempatmu dekat kerub yang berjaga, di gunung kudus Allah engkau berada; ...ENGKAU TIDAK BERCELA DI DALAM TINGKAH LAKUMU sejak HARI PENCIPTAANMU sampai TERDAPAT KECURANGAN PADAMU." - Yehezkiel 28:14, 15.

Tuhan tidak menciptakan Iblis, Ia menciptakan Lusifer, malaikat yang sempurna, salah satu pemimpin malaikat di surga, yang berdiri dekat takhta Allah. Namun ia berdosa, terdapat kecurangan" padanya. Setelah dibuang dari surga, dan tampil sebagai teman bagi Adam dan Hawa, ia menjadi musuh mematikan bagi manusia.

6. MENGAPA LUSIFER, MALAIKAT SEMPURNA INI, BERDOSA?

"Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, ...hendak menyamai Yang Mahatinggi." - Yesaya 14:12-14.

Makhluk yang menjadi Iblis pada mulanya disebut Lusifer, berarti bintang timur, putera fajar. Di dalam hati malaikat ini, keangkuhan dan ambisi mulai mengambil alih penyembahan. Bibit kebanggaan bertumbuh menjadi keingingan untuk mengambil alih tempat Tuhan. Lusifer pasti telah bekerja keras membujuk makhluk surwa lainnya. Adalah mudah untuk membayangkan setan berdebat bahwa Tuhan menyembunyikan sesuatu dari mereka, dan bahwa hukum ilahi adalah terlalu membatasi, dan bahwa Tuhan adalah penguasa yang tidak peduli. Ia mencemooh Seseorang yang wataknya adalah kasih. Bagaimana pertentangan ini dipecahkan?

"Engkau sombong karena kecantikanmu... ke bumi kau Kulempar." - Yehezkiel 28:17.

Keangkuhan mengubah pemimpin malaikat menjadi Iblis atau setan. Dan untuk dapat menjaga kedamaian dan keselarasan di surga, ia dan sepertiga malaikat di surga yang mengikut dia dalam pemberontakan, harus dibuang (Wahyu 12:4, 7-9).

7. SIAPAKAH YANG BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP DOSA?

Mengapa Tuhan tidak menciptakan makhluk yang tidak dapat berbuat dosa? Jika demikian, tidak akan ada masalah kejahatan di dunia kita. Tetapi Tuhan menginginkan agar manusia dapat memiliki hubungan bermakna. Maka "Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNya" (Kejadian 1:27). Ini berarti bahwa kita adalah bebas dan bertanggung jawab. Kita dapat memutuskan untuk mengasihi Tuhan atau berbalik daripadaNya. Tuhan memberikan malaikat dan manusia sepanjang zaman, watak rohani dan kemampuan untuk membuat keputusan nyata.

"Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah" - Yoshua 24:15.

Tuhan menantang makhluk ciptaan dalam gambarNya untuk memilih berbuat yang benar karena kekuatan bernalar mereka mengatakan bahwa jalan Tuhan adalah yang terbaik. Dan untuk berbalik dari kejahatan karena kekuatan bernalar mereka memperingatkan akan akibat ketidaktaatan dan dosa. Hanya makhluk yang memiliki kekuatan untuk bernalar dan memilih yang dapat mengalami kasih yang sesungguhnya. Tuhan merindukan untuk menciptakan individu yang dapat mengerti dan menghargai watakNya, yang secara bebas menanggapi Dia di dalam kasih, dan diisi dengan kasih kepada sesama. Tuhan sangat ingin berbagi kasihNya sehingga Ia rela mengambil resiko sedemikian besar dalam menciptakan malaikat dan manusia dengan kekuasaan untuk membuat pilihan. Ia mengetahui bahwa sangat mungkin pada suatau hari salah satu makhluk ciptaanNya akan memilih tidak melayani Dia. Iblis adalah makhluk pertama di jagat raya yang membuat pilihan mengerikan itu. tragedi dosa mulai dari dia (Yohanes 8:44, 1 Yohanes 3:8).

8. KAYU SALIB MEMUNGKINKAN PENGHANCURAN DOSA

Mengapa Tuhan tidak menghancurkan Lusifer sebelum penyakit dosanya menyebar? Lusifer telah menantang keadilah pemerintahan Tuhan. ia telah berdusta tentang Tuhan. Jikalau Tuhan menghancurkan Lusifer pada saat itu, para malaikat akan mulai melayani Dia karena takut daripada karena kasih. Ini akan mengalahkan tujuan Tuhan dalam menciptakan makhluk dengan kuasa memilih.

Bagaimana seseorang dapat mengetahui bahwa jalan Tuhan adalah yang terbaik? Tuhan memberi setan kesempatan untuk menunjukkan sistem alternatifnya. Inilah sebabnya ia diberi kesempatan untuk mencobai Adam dan Hawa.

Planet ini telah menjadi arena percobaan ketika sifat setan dan ciri pemerintahannya dilawankan dengan watak Tuhan dan ciri pemerintahanNya. Siapakah yang benar? Siapakah yang akhirnya dapat kita percaya? Sedemikian penuh tipu daya si Lusifer, sehingga perlu waktu bagi makhluk hidup di jagat raya untuk benar-benar diyakinkan betapa menghancurkan alternatif dari setan sebenarnya. Namun pada akhirnya setiap orang akan melihat bahwa "upah dosa ialah maut" dan bahwa "karunia Allah adalah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus Tuhan kita" (Roma 6:23).

Setiap makhluk di jagat raya setuju bahwa:

"Besar dan ajaib segala pekerjaanMu ya Tuhan Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalanMu, ya Raja segala bangsa... karena semua bangsa akan datang dn sujud menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakimanMu." - Wahyu 15:3, 4.

Setelah setiap orang mengerti sifat dosa yang mematikan dan sifat falsafah setan yang merusak, Tuhan dapat menghancurkan setan dan dosa. Ia juga akan menghancurkan orang-orang yang dengan keras kepala menolak karuniaNya dan memegang erat pilihan setan.

Tuhan itu sangat ingin menyelesaikan masalah dosa dan penderitaan sama seperti kita menginginkan agar Dia melakukannya. Namun ia menunggu sampai ia dapat melaksakannya untuk selamanya, dan sampai Ia dapat mempertahankan kehendak bebas kita dan mencegah kejahatan muncul kembali.

Tuhan telah menjanjikan untuk menghancurkan setan selamanya dengan menyucikan surga dan bumi ini dengan api. Dalam menepati janjinya, kita dpat menantikan langit dan bumi yang baru, rumah kediaman bagi orang yang benar. (2 Petrus 3:10, 13). Dosa tidak akan lagi menjangkiti jagat raya. Akibat dosa yang tragis akan tampak sangat jelas bahwa pelanggaran akan kehendak Allah tampaknya tidak menarik lagi di dalam kekekalan.

Siapakah yang memungkinkan penghancuran akhir dari setan dan dosa?

"Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematianNya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut." - Ibrani 2:14, 15.

Di kayu salib para malaikat dan dunia yang tidak berdosa melihat setan apa adanya, pendusta, pembohong, pembunuh. Di sana ia menyatakan watak aslinya dengan membujuk orang untuk membunuh Anak Tuhan yang tidak berdosa. Penghuni jagat raya melihat betapa jahat dan tidak berbelas kasihan dosa itu. Kayu salib membuka sepenuhnya motif setan, dan ketika Tuhan menghancurkan setan dan orang-orang yang bertahan di dalam dosa, semua akan mengakui bahwa Tuhan adalah adil.

Kematian Yesus di kayu salib menampilkan maksud setan yang sesungguhnya terhadap semua makhluk ciptaan (Yohanes 12:31, 32). Kayu salib juga menyatakan Kristus apa adanya, yaitu Juruselamat dunia. Di Golgota kuasa kasih menang melawan kecintaan kepada kekuasaan. Kayu salib menyatakan, tanpa diragukan lagi, bahwa hanya kasih yang penuh pengorbananlah yang memotivasi Tuhan dalam menangani setahm dosa, dan orang-orang berdosa. di kayu salib, pernyataan Kristus yang tentang kasih Tuhan yang tanpa syarat telah mengalahkan Iblis. Perang adalah tentang siapa yang harus memimpin dunia, Kristus atau setan. Dan kayu salib telah memecahkan semuanya. Kristuslah yang harus memimpin dunia. Sudahkah anda menemukan hubungan dengan sang Juruselamat yang mati untuk menyatakan kasihNya yang tetap dan tanpa tandingan? Bagaimana menurut anda Dia yang datang ke dunia kita sebagai manusia dan mati menggantikan kita untuk menyelamatkan anda dari akibat dosa? Apakah anda akan menundukkan kepala sekarang dan berterima kasih kepada Yesus, dan kemudian meminta Dia untuk masuk dan menguasai hidup kita?


Hak Cipta © 2002 oleh The Voice of Prophecy

01 October 2007

Tukang Cukur

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan,dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan. Si tukang cukur bilang, "Saya tidak percaya Tuhan itu ada".

"Kenapa kamu berkata begitu ???" timpal si konsumen.

"Begini, coba Anda perhatikan di depan sana , dijalanan.... untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit??, Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi."

Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur. Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar "mlungker-mlungker-istilah jawa-nya", kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.

Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata, " Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR."

Si tukang cukur tidak terima, " Kamu kok bisa bilang begitu ??".

"Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!"

"Tidak!" elak si konsumen. "Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang diluar sana ", si konsumen menambahkan.

"Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!", sanggah si tukang cukur. "

Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya", jawab si tukang cukur membela diri.

"Cocok!"-kata si konsumen menyetujui."Itulah point utama-nya!. Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA !, Tapi apa yang terjadi... orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini."

Si tukang cukur terbengong !!!!

29 September 2007

Segala Sesuatu Yang Berputar, Selalu Berputar

Bryan hampir saja tidak melihat wanita tua yang berdiri dipinggir jalan itu, tetapi dalam cahaya berkabut ia dapat melihat bahwa wanita tua itu membutuhkan pertolongan. Lalu ia menghentikan mobil Pontiac tuanya didepan mobil Mecedes wanita tua itu, lalu ia keluar dan menghampirinya.

Walaupun dengan wajah tersenyum wanita itu tetap merasa khawatir, karena setelah menunggu beberapa jam tidak ada seorang pun yang berhenti untuk menolongnya.

Apakah lelaki itu bermaksud menyakitinya?

Lelaki tersebut penampilanya tidak terlalu baik, ia kelihatan begitu memprihatinkan. Wanita itu dapat merasakan kalau dirinya begitu ketakutan, berdiri sendirian dalam cuaca yang begitu dingin, sepertinya lelaki tersebut tau apa yang ia pikirkan.

Lelaki itu berkata "Saya kemari untuk membantu anda Bu, kenapa anda tidak menunggu didalam mobil. Bukankah disana lebih hangat? Oh ya, nama saya Bryan."

Bryan masuk kedalam kolong mobil wanita itu untuk memperbaiki yang rusak.

Akhirnya ia selesai, tetapi dia kelihatan begitu kotor dan lelah, wanita itu membuka kaca jendela
mobilnya dan berbicara kepadanya. Ia berkata bahwa ia dari St Louis dan kebetulan lewat jalan ini. Dia merasa tidak cukup kalau hanya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.

Wanita itu bertanya berapa yang harus ia bayar, berapapun jumlahnya yang ia minta tidak menjadi masalah, karena ia membayangkan apa yang akan terjadi jika lelaki itu tidak menolongnya. Bryan hanya tersenyum.

Bryan tidak mengatakan berapa jumlah yang harus dibayar, karena baginya menolong orang bukanlah suatu pekerjaan. Ia yakin apabila menolong seseorang yang membutuhkan pertolongan tanpa suatu imbalan, suatu hari nanti Tuhan pasti akan membalas amal perbuatanya.

Ia berkata kepada wanita itu, "Bila Ibu benar-benar ingin membalas jasa saya, maka apabila suatu hari nanti Ibu melihat seseorang yang membutuhkan pertolongan, tolonglah orang tersebut... dan ingatlah saya."

Bryan menunggu sampai wanita itu menstater mobilnya dan menghilang dari pandangan.

Setelah berjalan beberapa mil wanita itu melihat kafe kecil, lalu ia mampir kesana untuk makan dan beristirahat sebentar. Pelayan datang dan memberikan handuk bersih untuk mengeringkan rambutnya yang basah. Wanita itu memperhatikan sang pelayan yang sedang hamil, dan masih begitu muda. Lalu ia teringat kepada Bryan.

Setelah wanita itu selesai makan dan, sang pelayan sedang mengambil kembalian untuknya, wanita itu pergi keluar secara diam-diam.

Setelah kepergiannya sang pelayan kembali, pelayan itu bingung kemana wanita itu pergi, lalu ia menemukan secarik kertas diatas meja dan uang $1.000,-.

Ia begitu terharu setelah membaca apa yang ditulis oleh wanita itu:

"Kamu tidak berhutang apapun pada saya karena seseorang telah menolong saya, oleh karena itulah saya menolong kamu. Maka inilah yang harus kamu lakukan: "Jangan pernah berhenti untuk memberikan cinta dan kasih sayang."

Malam ketika ia pulang dan pergi tidur, ia berfikir mengenai uang dan apa yang di tulis oleh wanita itu. Bagaimana wanita itu bisa tahu kalau ia dan suaminya sangat membutuhkan uang untuk menanti kelahiran bayinya?

Ia tau bagaimana suaminya sangat merisaukan hal ini. Lalu ia memeluk suaminya yang terbaring disebelahnya dan memberikan ciuman yang lembut sambil berbisik : "Semuanya akan baik-baik saja sayang, I Love You Bryan."

"Segala sesuatu yang berputar akan selalu berputar", therefore, never ever stop doing good things in life!

27 September 2007

Allah Suka Padamu

Dan aku ingin mengingatkanmu lagi dan lagi....

Allah suka padamu...
Kalau Dia punya dompet, pasti fotomu disimpan didalam-nya,
Kalau Dia punya kulkas, fotomu pasti disimpan di pintunya,
Dia mengirim bunga untukmu setiap musim semi dan matahari terbit setiap
pagi,
Kalau kamu ingin bicara, Dia pasti mau mendengarkan.
Sebenarnya Dia bisa tinggal dimana saja di alam semesta ini, dan Dia
memilih hatimu.

Terima saja sobat, Dia tergila-gila padamu!
Kayak nya mungkin kamu susah sekali percaya bahwa Allah mengenal namamu.
Dia benar benar mengenal namamu (Yes45:3-4) .
Tertulis ditelapak tangan-Nya,diucapka n dengan mulut-Nya,
Dibisikkan dengan bibir-Nya, Namamu.
Hati kita tidak cukup besar untuk memuat semua berkat yang ingin Allah
berikan.

Jadi, coba ini :
Kalau matahari terbit membuatmu begitu takjub sampai menahan nafas, atau
bunga bunga dipadang membuatmu begitu terpesona, sampai tidak bisa berkata
kata, tetaplah seperti itu.
Tidak perlu mengatakan apa-apa dan dengarkan sorga berbisik,
"Kau suka itu? Aku melakukannya hanya untukmu"
Kalau kita saja suka memberi hadiah hadiah untuk menunjukkan kasih sayang
kita,apalagi Dia?

Bisa saja Dia biarkan bumi ini datar dan berwarna abu-abu, tapi Dia tidak
begitu.
Dipercikan-Nya warna jingga pada matahari terbit, Dan diberi-Nya warna
biru pada langit.
Dan kalau kamu suka melihat sekawanan angsa yang sedang berkumpul, kamu
juga pasti bisa melihatNya.

Apa Dia harus menjadikan bulu ekor musang empuk dan lembutnya?
Apa Dia harus membuat burung- burung berkicau?
Dan lucunya ayam berjalan tergopoh gopoh.
Atau dasyatnya gelegar
guntur ?

Mengapa Dia memberi aroma bagi bunga?
Mengapa Dia memberi rasa pada makanan?
Mungkinkah itu semua karena Dia suka sekali melihat raut wajahmu?
Jadi berjanjilah, kamu tidak akan lupa, bahwa kamu bukan suatu kebetulan
atau kejadian.. kamu adalah karunia bagi
dunia. Karya seni sorgawi, tanda tangan Allah.

(Engkau menenunku didalam kandungan ibuku, Mazmur 139:13)
kamu ditenun/rajutNya, Kamu bukan produksi massal, kamu bukan hasil buatan
mesin.
Kamu dirancang secara khusus, diberi karunia khusus,dan ditempatkan
didunia ini dengan penuh kasih..
oleh sang Pencipta Agung.

MenurutNya kamu adalah hal terindah yang melesat turun dari puncak dalam
sekejap.
Menolehlah kepinggir jalan, lihat, Allah sedang bersorak sorak memberimu
dukungan dalam lomba lari.
Coba lihat ke depan ke garis akhir, lihat Allah sedang bertepuk tangan
memuji langkahmu.

Allah ada bagimu
Kalau Allah punya kalender,pasti tanggal ulang tahunmu sudah di lingkari.
Kalau Dia menyetir mobil, pasti namamu sudah tertulis di bemperNya,
Kalau ada pohon di sorga, pasti Dia sudah mengukir namamu dibatangnya.
Mungkin kamu tidak mau menggangu Allah dengan lukamu.
Tetapi "Dia yang memelihara kamu" ( 1 Petrus 5:7 )

Dia menunggumu, untuk memelukmu. dalam keberhasilan dan kegagalanmu.
Bapa Sorgawi sangat menyayangimu dan hanya ingin memberikan kasih-Nya
kepadamu.
Tanpa dibatasi oleh waktu, Allah melihat kita semua.
Gelandangan & anak terlantar, semuanya.
Dia melihat kita sebelum kita dilahirkan. Dan Dia suka dengan semua yang
dilihatNya.
Dengan luapan emosi, penuh kebanggaan,sang Pencipta bintang itu menoleh ke
arah kita,
satu persatu dan mengatakan "Engkau anakKu, Aku sangat mengasihimu"

Aku tahu, suatu hari nanti, engkau akan berpaling dariKu dan menjauh.
Tetapi Aku ingin engkau tahu,Aku telah menyediakan jalan pulang bagimu.

Kamu telah memikat hati Allah. Dia tidak sanggup hidup tanpamu.
Impian Allah, membawamu denganNya.
Dan jalan menuju salib, memberitahu kita, sejauh apa jalan yang Allah
tempuh untuk memanggil kita kembali kepadaNya.
"Apa yang bisa membuatKu berhenti mengasihimu? "tanya Allah.
"Ingin tahu berapa lama kasihKu akan bertahan?
Lihat saja, Aku bicara dalam bahasamu,tidur diduniamu, dan merasakan
sakitmu.
temukan jawabannya diatas kayu salib itu,di atas bukit berbatu itu. Itulah
bukti besarnya kasihKu kepadamu"

Masih banyak yang Allah lakukan selain mengampuni kesalahan kita,
Dia menghapusnya! kita hanya harus membawa kesalahan kita kepadaNya.
Kamu bisa bicara dengan Allah karena Allah pasti mendengarkan.
Biar saja air mata menetes dipipimu Ia akan menyekanya.

Dia telah mengutus malaikat malaikat Nya untuk menjagaimu (Maz. 91:11),
Roh KudusNya untuk tinggal didalammu. Gereja Nya untuk mendukung mu dan
pedangNya untuk memimpin mu.

Sebesar kerinduan mu untuk bertemu dengannya, lebih besar lagi
kerinduanNya untuk bertemu denganmu.
Kalau kamu menyentuh hati Allah, pakai lah nama sebutan yang paling Ia
sukai, panggil dia "Bapa"

Menurut Allah, kamu indah!

Saat Yesus Datang Bagimu

Setelah tahun-tahun mengalami perlakuan buruk, Armando Valladare menjadi seperti suatu bayangan yang timpang dan kurus dari dirinya yang dulu. Dia menjalani hukuman 30 tahun di salah satu penjara Castro karena berdoa di sebuah gereja pada hari Natal. Petugas penjara tidak memberinya makanan, menyiksa, dan mempermalukan dia, tetapi dia menolak untuk menyerahkan keyakinannya.

Sesuatu telah membuat dia tetap bertahan: sebuah janji yang dia buat kepada seorang wanita muda bernama Martha. Mereka bertemu dan jatuh cinta ketika dia berada di penjara. Wanita itu tertarik secara mendalam kepada keyakinannya yang penuh semangat. Segera setelah pasangan itu menikah dalam sebuah upacara sipil di halaman penjara, Martha dipaksa berimigrasi ke Miami.

Perpisahan mereka sangat menyedihkan. Tetapi Armando mengatur untuk menyelundupkan keluar sebuah janji kepada kekasihnya. Pada sebuah lembaran kertas sisa yang kecil dia menulis dengan tergesa-gesa janjinya: "Saya akan datang kepadamu. Bayonet yang melintang di atas punggung saya tidak akan menjadi masalah lagi."

Narapidana ini berketetapan bahwa dia dan Martha akan membuat janji perkawinan mereka di sebuah gereja di depan Tuhan. Suatu hari pertemuan mereka akan terjadi. "Kamu selalu bersama saya," katanya.

Janji Armando membuat dia bertahan melalui tahun-tahun perlakuan yang buruk yang dapat saja menghancurkan semangat kebanyakan pria. Dan hal itu membuat Martha tetap bertahan. Dia bekerja tanpa kenal lelah untuk menarik perhatian umum kepada penderitaan suaminya. Dia tidak pernah menyerah.


1. JANJI


Seringkali kita tergoda untuk meragukan, akankah Kristus benar-benar suatu hari turun dari langit yang biru ini untuk sebuah reuni yang indah? Kita telah dipisahkan sekian lama. Sebuah akhir yang membahagiakan dari sejarah bumi yang lama dan tragis sepertinya terlalu indah untuk menjadi kenyataan. Tetapi ada satu hal yang dapat menghidupkan keyakinan di dalam hati kita. Dan hal itu semata-mata adalah janji Yesus untuk kembali. Sesaat sebelum meninggalkan pengikutNya menuju surga, Yesus membuat janji ini:

"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada." - Yohanes 14:1-3.
(Selain disebutkan lain semua teks Alkitab di dalam panduan Penjelajah diambil dari Alkitab keluaran Lembaga Alkitab Indonesia).

Sebelum Yesus naik ke surga, Dia meyakinkan pengikut-pengikutNya, "SAYA AKAN KEMBALI." Dia berjanji untuk kembali dan membawa semua yang percaya kepadaNya ke tempat yang istimewa yang telah Dia persiapkan untuk kita. Alkitab membicarakan kedatangan-Nya yang kedua kali kira-kira 2500 kali. Fakta bahwa Yesus akan datang ke dunia untuk kedua kalinya adalah pasti seperti kenyataan bahwa Dia hidup di bumi ini 2000 tahun yang lalu.

Dulu Allah menjanjikan seorang Juruselamat akan datang, seorang Penyelamat yang mau menanggung kejahatan-kejahatan kita dan menyediakan pengampunan untuk dosa manusia. Janji itu kelihatannya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan di zaman dahulu yang penuh kekerasan selama hidupnya. Tetapi Yesus datang dan mati di kayu salib. Janji itu menjadi kenyataan secara lebih agung dibandingkan dengan apa yang dapat dibayangkan manusia. JanjiNya untuk kembali akan menjadi kenyataan juga.

Kita dapat mengandalkan Dia yang mencintai kita, untuk kembali dan mengumpulkan mereka yang telah Dia bayar dengan harga yang tinggi. Melalui masa-masa hidupnya di dalam penjara, Armando terus menyelundupkan puisi-puisi, pesan, dan gambar-gambar kepada Martha. Dan Martha mengusahakan untuk mempublikasikan beberapa tulisannya. Tulisan mereka yang menyentuh menarik perhatian dunia. Pemerintah-pemerintah mulai menekan Castro untuk melepaskan narapidana hati nurani. Presiden Perancis mengintervensi dan akhirnya di bulan Oktober 1982 Aramandi ditempatkan di sebuah pesawat menuju ke Paris. Dia sangat sukar percaya bahwa dia telah bebas bahkan setelah pesawat mendarat.

Tetapi kemudian, setelah dua puluh tahun masa penantian yang panjang dan sengsara dan rindu, Armandi berlari ke dalam pelukan Martha. Beberapa bulan kemudian pasangan yang bahagia ini berdiri di Gereja St. Kieran-Miami dan mengulangi janji perkawinan mereka. Akhirnya pertemuan mereka lengkap. Janji telah dipenuhi: "Saya akan datang menemuimu." Dapatkah anda bayangkan pertemuan indah yang akan terjadi saat kita akhirnya bisa melihat Yesus dari muka ke muka?

Penampilan-Nya yang penuh keagungan akan menelan semua rasa frustrasi dan penderitaan kita, menghapus semua kepahitan yang kita sembunyikan di dalam hati. Kembalinya Yesus akan memenuhi kerinduan kita yang terdalam dan pengharapan yang paling besar. Dan kita akan berangkat menuju sebuah pertemuan intim yang abadi dengan satu pribadi yang paling menakjubkan di alam semesta. Yesus akan datang segera! Apakah anda rindu untuk menemui Dia?

2. BAGAIMANAKAH YESUS AKAN DATANG?

(1) Akankah Yesus datang secara diam-diam?
"Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu. Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya. Sebab SAMA SEPERTI KILAT MEMANCAR dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, DEMIKIAN PULALAH KELAK KEDATANGAN ANAK MANUSIA." - Matius 24:25-27.

Pancaran kilat sangat jelas dari jarak yang jauh, jadi kedatangan Yesus tidak akan menjadi semacam kejadian yang rahasia atau subyektif.

(2) Akankah Yesus datang lagi sebagai pribadi yang nyata?
"Ketika mereka (pengikut Yesus) sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata, "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke surga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke surga." - Kisah Para Rasul 1:10-11.

Pada hari keberangkatanNya dari bumi kita, para malaikat memastikan kepada para murid bahwa Yesus yang sama yang diangkat ke surga- bukan orang lain-akan datang kembali di dalam pribadi sebagai Raja atas segala Raja. Yesus yang sama yang menyembuhkan sakit dan membuka mata yang buta. Yesus yang sama yang berbicara secara lembut kepada wanita yang terlibat dalam percabulan. Yesus yang sama yang menghapus airmata orang yang berduka dan mengundang anak-anak ke dalam pelukan-Nya. Yesus yang sama yang mati di salib Calvari, beristirahat di dalam kuburan, dan bangkit dari kematian pada hari ke-tiga.

(3) Akankah Yesus datang sehingga kita bisa melihat Dia?
"Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan SETIAP MATA AKAN MELIHAT DIA, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, Amin." - Wahyu 1:7.

Semua yang hidup pada saat Yesus datang kembali, baik yang benar dan yang jahat, akan menjadi saksi kedatangan-Nya. Berapa banyak Yesus sendiri katakan yang akan melihat kedatangan-Nya?

"Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan SEMUA BANGSA DI BUMI akan meratap dan MEREKA AKAN MELIHAT Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemulian-Nya." - Matius 24:30.

Setiap orang yang hidup di bumi kita akan melihat Yesus datang kembali.

(4) Siapa yang akan menemani Yesus pada saat Dia datang?
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas Takhta Kemuliaan-Nya." - Matius 25:30.

Bayangkan akan seperti apa saat Yesus kembali dalam seluruh kemuliaan-Nya dikelilingi oleh seluruh malaikat.

(5) Dapatkah kita meramalkan secara tepat waktu kedatangan Yesus?
"Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.... Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga." - Matius 24:36, 44.

Setiap orang akan melihat Yesus yang mulia tiba, tetapi banyak yang tidak akan siap untuk itu. Apakah anda pribadi siap untuk Yesus datang?

3. APA YANG AKAN YESUS LAKUKAN SAAT DIA DATANG KEMBALI?

(1) Yesus akan mengumpulkan semua yang selamat (terpilih)
"Dan Dia akan menyuruh keluar malaikat-malaikatNya dengan meniup sangkakala yang dashyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihanNya dari keempat penjuru dunia, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain." - Matius 24:31.

Jika anda telah mengijinkan Yesus menyiapkan anda dalam hidup dan hati, anda akan menyambut Dia dengan sukacita sebagai Juruselamat anda.

(2) Yesus akan membangkitkan orang-orang benar yang mati.
"Sebab pada waktu tanda diberi, yaiitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan MEREKA YANG MATI DALAM KRISTUS AKAN LEBIH DAHULU BANGKIT." - 1 Tesalonika 4:16.

Yesus turun dari sorga dengan sebuah seruan. Suara-Nya yang megah terdengar di seluruh dunia. Suara itu membuka peti mati di setiap kuburan dan membangkitkan jutaan orang yang telah menerima Yesus sepanjang zaman. Betapa itu akan menjadi hari yang menyenangkan!

(3) Yesus akan mengubahkan semua yang benar pada saat kedatanganNya, bukan saja orang benar yang mati, juga orang benar yang hidup.

"Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, AKAN DIANGKAT BERSAMA-SAMA DENGAN MEREKA dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan." - Ayat 17.

Untuk menyiapkan kita kepada keabadiaan, Kristus mengubah tubuh fana yang dapat mati menjadi tubuh abadi yang indah.

"Sesungguhnya Aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi KITA SEMUANYA AKAN DIUBAH, dalam sekejab mata, PADA WAKTU BUNYI NAFIRI YANG TERAKHIR. Sebab nafiri akan berbunyi dan ORANG-ORANG MATI AKAN DIBANGKITKAN DALAM KEADAAN YANG TIDAK DAPAT BINASA dan KITA SEMUA AKAN DIUBAH. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati." - 1 Korintus 15:51-53.

Pada saat Yesus datang, kita semua akan dirubah. Pikirkan saja tidak ada lagi radang sendi, kelumpuhan, atau kanker. Tutup semua rumah sakit dan rumah duka. Kristus telah datang!

(4) Yesus akan membawa semua orang benar ke surga.
Yesus Sendiri membuat janji, "Aku akan datang kembali dan membawa kamu bersama-Ku di dalam rumah Bapa-Ku" (lihat Yohanes 14:1-3). Petrus berbicara tentang warisan bagi orang yang ditebus "yang tersimpan di surga bagi kamu" (1 Petrus 1:4). Kita dapat menanti untuk menjelajahi keajaiban kota Tuhan, Yerusalem Yang Baru, dan mengenal Bapa kita di surga.

(5) Yesus akan mengenyahkan kejahatan dan penderitaan selamanya.
Orang jahat -yang secara terus menerus telah menolak semua tawaran Yesus akan kemurahan- sebenarnya menjatuhkan hukuman pada dirinya sendiri. Saat mereka menatap wajah Yesus yang datang ke arah mereka dari awan-awan, sebuah kesadaran mendadak akan dosa mereka terbukti sangat menyakitkan untuk dipikul, sehingga mereka menangis kepada gunung-gunung dan batu-batu.

"Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas Takhta dan terhadap murka Anak Domba itu." - Wahyu 6:16.

Mereka memilih menghadapi kematian daripada menghadapi pandangan Yesus yang dapat melihat semuanya. Mereka tahu bahwa suara yang sekarang bergemuruh dari langit pernah secara lembut memohon mereka untuk menerima kuasa kemurahan. Mereka yang menenggelamkan dirinya dalam kegilaan mencari uang atau kesenangan atau posisi sekarang menyadari mereka telah menolak satu-satunya hal yang paling bernilai di dalam hidup ini. Ini sebuah pengungkapan yang menghancurkan.

Sebenarnya, tidak satupun dari mereka perlu hilang. Tuhan sendiri tidak berkenan kepada kematian orang fasik (Yehezkiel 33:11). "Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat" (2 Petrus 3:9). Yesus memohon kepada kita, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." (Matius 11:28). Tetapi, sungguh tak dapat dipercaya, sebagian orang menolak undangan-Nya yang dermawan.

4. APAKAH ANDA SUDAH SIAP MENYAMBUT KEDATANGAN YESUS?

Yesus membayar mahal demi menjamin kita dengan sebuah masa depan yang mulia bersama-Nya "di dalam rumah Bapa-Ku". Yesus membayar dengan nyawa-Nya!

"Demikian pula KRISTUS HANYA SATU KALI SAJA MENGORBANKAN DIRI-NYA untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu IA AKAN MENYATAKAN DIRI-NYA SEKALI LAGI tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia." - Ibrani 9:28.

Juruselamat yang mati di kayu salib untuk menghapuskan dosamu akan muncul lagi "kedua kalinya", dan Dia akan "membawa keselamatan kepada mereka yang menantikan-Nya". Kristus mengorbankan diri-Nya sendiri untuk menawarkan keselamatan kepada kita masing-masing. Tetapi tanpa Kedatangan Kedua, salib itu akan menjadi sebuah kegagalan. Kristus ingin memberikan kita sebuah rumah yang aman dan abadi beersamaNya. Supaya hal itu bisa terjadi, kita harus mengijinkan Yesus untuk berkuasa di dalam hati kita sebagai Juruselamat dan Tuhan sekarang juga.

Di pagi tanggal 16 Agustus 1945, seorang anak lelaki berlari melalui markas Shantung di China Utara berteriak bahwa dia melihat sebuah pesawat di angkasa. Semua tawanan yang dapat berjalan berlari keluar dan melihat ke atas. Para pria dan wanita ini telah lama menderita selama bertahun-tahun oleh pengucilan, kekurangan, dan kecemasan, dipenjara oleh tentara Jepang karena warga negara musuh. Bagi banyak orang, hanya satu hal yang membuat mereka tetap hidup secara rohani: harapan bahwa suatu hari perang akan berakhir.

Sebuah cahaya menyorot ke arah 1500 tawanan yang hidup saat mereka menyadari pesawat ini mungkin datang untuk MEREKA. Pada saat dengungan pesawat semakin keras, seseorang berteriak, "Lihat, ada BENDERA AMERIKA dicat di samping pesawat!" Dan dalam pandangan ketidakpercayaan, suara-suara berteriak keluar, "Lihat, mereka MELAMBAI kepada kita! Mereka tahu siapa kita. Mereka datang untuk membawa kita."

Pada saat ini luapan kegembiraan melebihi rasa terkoyak, cemas, rindu rumah yang dapat mereka tanggungkan. Neraka telah hilang. Orang-orang berlari dalam lingkaran-lingkaran, berteriak sekuat mereka, melambaikan tangan mereka dan menangis.

Tiba-tiba kerumunan itu tersentak dan menatap dalam keheningan. Bagian bawah dari pesawat terbuka dan para pria mulai meluncur keluar dalam parasut. Penyelamat mereka bukan datang suatu hari nanti, mereka datang hari ini, SEKARANG di tengah-tengah mereka! Massa mendesak menuju pintu gerbang markas.

Tidak ada yang sempat berpikir akan senapan yang diarahkan ke bawah dari menara penjaga. Setelah bertahun-tahun frustasi dan kesepian, mereka menghancurkan gerbang dan bergegas berlari ke arah di mana para penerjun mendarat.

Segera aliran manusia ini berbalik dan mengalir kembali ke camp dengan para tentara di pundak mereka. Komandan camp menyerah tanpa perlawanan. Perang benar-benar telah berakhir. Kebebasan telah datang. Dunia menjadi baru lagi. Segera Tuhan kita, Juruselamat kita, akan turun dari awan-awan untuk menyelamatkan kita. Kisah mengerikan yang panjang dari sejarah kekejaman manusia akan berhenti.

Akan ada sorak kegembiraan pada hari itu, teriakan kesukaan pada saat kita akhirnya mengerti: "Kedatangan-Nya dekat sekali; saya dapat melihat para malaikat meniup terompet mereka." Suaranya semakin keras, awan-awan kemuliaan semakin cerah, sampai kita sulit untuk menahannya. Tetapi kita tidak dapat berhenti menatapnya saat kita menyadari: "Dia melihat saya. Dia tahu siapa saya." Kita akan tahu dengan kesukaan yang luar biasa: "Inilah Tuhanku. Dia datang untuk saya, bukan suatu hari nanti, tetapi hari ini, saat ini." Apakah anda siap untuk menyambut Raja dalam segala kemuliaan-Nya?

Jika tidak, undanglah Yesus secara pribadi ke dalam hidupmu sekarang juga. Bahkan sebagaimana kedatangan Yesus ke dunia kita akan memecahkan masalah dunia, kedatangan-Nya ke dalam hati anda akan membantu anda menghadapi masalah sehari-hari anda. Pemecah Masalah yang besar dapat mengangkat anda dari rasa bersalah dan beban dosa dan memberikan anda hidup yang abadi.

Kedatangan Yesus ke dalam sebuah kehidupan dapat selamanya merubahnya sedramatis kedatangan Yesus ke dunia untuk merubahnya. Anda dapat bersandar kepada Yesus. Dia akan mempersiapkan anda untuk kedatangan-Nya dan memberikan anda kepastian yang indah akan sebuah kehidupan yang bahagia selamanya.

Rahasia Doa Yang Dijawab

Anatoli Levitin, seorang penulis dan ahli sejarah Rusia, menghabiskan hidupnya bertahun-tahun di Gulag Siberia di mana doa-doa kepada Tuhan mungkin sudah membeku di tanah. Namun ia kembali dengan keadaan kerohanian yang baik. Ia menulis, "Keajaiban yang terbesar adalah doa-doa." Saya hanya perlu berbalik secara mental kepada Tuhan, dan pada saat itu saya merasakan sebuah kekuatan dicurahkan kepada saya dari suatu tempat, masuk ke dalam jiwa saya, seluruh tubuh saya. Apakah itu? Di manakah saya berada, seorang tua yang biasa-biasa saja, yang sudah lelah menempuh perjalanan kehidupan, mendapatkan kekuatan yang memperbaharui dan menyelamatkan saya, dan mengangkat saya di atas bumi? Itu semua datang dari luar diri saya "dan tidak ada kekuatan di dunia ini yang dapat melawannya." Dalam penuntun ini kita akan melihat bagaimana doa dapat menolong kita membangun hubungan yang lebih erat dengan Tuhan dan memupuk kehidupan kekristenan kita.

1. PERCAKAPAN DENGAN TUHAN

Bagaimana kita bisa yakin Tuhan mendengar doa kita?

"Dan apabila kamu berseru dan datang untuk BERDOA KEPADAKU, maka AKU AKAN MENDENGARKAN KAMU; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati." - Yeremia 29-12, 13. (Kecuali disebutkan secara khusus, semua ayat Alkitab di dala Panduan DISCOVER ii diambil dari Alkitab berbahasa Indonesia Terjemahan Baru, terbitan Lembaga Alkitab Indonesia).

Jaminan apa yang Yesus berikan bahwa Ia akan mendengar dan menjawab doa kita?

"Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." - Lukas 11:9.

Doa merupakan komunikasi dua arah. Itu sebabnya Yesus berjanji:

"Lihat, Aku beridiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suaraKu dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku." - Wahyu 3:20.

Bagaimana kita bisa duduk dengan nyaman, bercakap-cakap dan menikmati santapan malam bersama Kristus? Pertama, dengan mencurahkan segala sesuatu yang ada dalam hati kita di dalam doa. Kedua, mendengar dengan seksama. Pada saat bermeditasi dalam doa, Allah dapat berbicara langsung kepada kita. Dan dalam membaca dan merenungkan firmanNya, Allah akan berbicara kepada kita melalui lembaran-lembaran itu. Doa dapat menjadi jalan kehidupan bagi orang Kristen.

"BERDOA TANPA BERKESUDAHAN; Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." - 1 Tesalonika 5:16-18.

Bagaimana kita dapat berdoa "tanpa berkesudahan"? Apakah kita harus terus berlutut sepanjang hari atau terus mengulangi pujian dan
permohonan kita? Tentu saja tidak. Namun kita harus hidup dekat dengan Yesus dan tidak sungkan berbicara denganNya kapan saja, di mana saja. "Dalam kebisingan di jalan, di tengah pekerjaan bisnis, kita dapat menaikkan permohonan kita kepada Tuhan dan meminta bimbinganNya... Kita harus terus membuka pintu hati dan mengundang kehadiran Yesus dan tinggal sebagai tamu surgawi di hati kita." Steps to Christ halaman 99. Salah satu cara terbaik untuk mengembangkan hubungan akrab adalah dengan belajar melakukan renungan pada saat kita berdoa.

"Biarlah renunganku manis kedengaran kepadaNya! Aku hendak bersukacita karena Tuhan." - Mazmur 104:34.

Jangan terburu-buru dengan daftar permintaan saat berdoa. Tunggu. Dengar. Perenungan kembali dalam doa akan sangat memperkaya hubunganmu dengan Tuhan.

"Mendekatlah kepada Allah dan Ia akan mendekat kepadamu." - Yakobus 4:8.

Semakin dekat kita datang kepada Yesus, semakin mampu kita merasakan kehadiranNya. Karena itu tetaplah berbicara dengan Yesus dan jangan kuatir tentang mencari kata-kata yang tepat. Berbicaralah dengan jujur dan terbuka. Bicarakan segala sesuatu. Ia sudah merasakan penderitaan dan kematian itu sendiri seperti untuk dapat menjadi sahabatmu.

2. BAGAIMANA CARA BERDOA

Saat kita berdoa, kita dapat mengikuti Doa Bapa Kami, doa yang diajarkan Yesus kepada murid-muridNya ketika menjawab permintaan mereka: "Ajarilah kami berdoa."

"Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah namaMu, datanglah KerajaanMu, jadilah kehendakMu di bumi seperti di surga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin." - Matius 6:9-13.

Sesuai pola yang diberikan Yesus di dalam doaNya, kita datang kepada Tuhan yang adalah Bapa kita yang di surga. Minta kepadaNya untuk menguasai hati kita sebagaimana Ia menguasai surga. Kita mencari Dia karena kebutuhan fisik, pengampunan, dan tingkah laku yang penuh pengampunan. Ingatlah bahwa kemampuan kita untuk melawan dosa datang dari Tuhan. Doa Tuhan Yesus ditutup dengan pujian.

Dalam kesempatan lain Yesus mengajarkan murid-muridNya untuk berdoa kepada Bapa "dalam namaKu" (Yohanes 16:23), yang berarti berdoa sejalan dengan prinsip-priinsip Yesus. Itu sebabnya orang Kristen biasanya menutup doa mereka dengan kata-kata: Dalam nama Yesus, Amin. Amin berasal dari Bahasa Ibrani yang berarti "biarlah jadi demikian."

Walaupun Doa Bapa Kami memberikan tuntunan untuk berdoa dan bagaimana membuat doa, komunikasi kita dengan Tuhan bekerja optimal apabila keluar dari hati kita. Kita dapat mendoakan segala sesuatu. Allah mengundang kita untuk pengampunan dosa kita (1 Yohanes 1:9), menguatkan iman (Markus 9:24), keperluan hidup (Matius 6:11), menyembuhkan dari penderitaan dan penyakit (Yakobus 5:15), dan kecurahan Roh Kudus (Zakaria10:1). Yesus menjamin bahwa kita dapat membawa semua kebutuhan dan kekhawatiran kita kepadaNya; tidak ada hal yang terlalu kecil untuk didoakan.

"Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNya, sebab ia yang memelihara kamu." - 1 Petrus 5:7.

Juru Selamat kita berminat dengan segala detail kehidupan kita. HatiNya menjadi hangat saat hati kita datang kepadaNya dalam kasih dan iman.

3. DOA PRIBADI

Kebanyakan dari kita mempunyai hal-hal yang enggan kita ceritakan bahkan dengan sahabat terdekat kita. Nah, Allah mengundang kita untuk menghilangkan beban diri sendiri dalam doa pribadi: hati ke hati dengan Allah. Tidak berarti bahwa Allah tidak memerlukan informasi. Allah Yang Maha Tahu mengetahui ketakutan yang tak terungkap, motif yang tersembunyi, dan luka yang terkubur - lebih dalam dari yang kita ketahui. Tetapi kita harus membuka hati kita kepadaNya yang mengetahui kita dengan akrab dan mengasihi kita tanpa berkesudahan. Penyembuhan dapat dimulai pada saat Yesus menyentuh luka kita. Pada saat kita berdoa, Yesus, Imam Besar kita, ada dekat untuk menolong kita:

"Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya SAMA DENGAN KITA, IA TELAH DICOBAI, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rakhmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya." - Ibrani 4:15, 16.

Apakah anda merasa cemas, tertekan, berdosa? Serahkan semua itu kepada Tuhan. Ia dapat memenuhi segala kebutuhan kita. Perlukah kita mempunyai tempat khusus untuk doa pribadi?

"Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu." - Matius 6:6.

Sebagai tambahan - berdoa pada saat berjalan di jalan bekerja, atau menikmati acara sosial, setiap orang Kristen harus mempunyai waktu yang dipisahkan setiap hari untuk doa pribadi dan mempelajari Alkitab. Buatlah janji pertemuan harian dengan Tuhan pada waktu engkau merasa paling siap dan dapat berkonsentrasi penuh.

4. DOA BERSAMA

"Bergabung dengan orang lain dalam doa menciptakan ikatan khusus dan mengundang kuasa Tuhan dalam cara khusus. "Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam NamaKu, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." - Matius 18:20.

Salah satu hal terbesar yang dapat kita lakukan di dalam keluarga adalah untuk mengembangkan kehidupan doa bersama. Tunjukkan kepada anak-anak bahwa kita dapat membawa kebutuhan kita kepadaNya langsung. Mereka akan senang mengetahui Tuhan sebagaimana Ia menjawab doa dalam kehidupan sehari-hari. Buatlah kebaktian keluarga yang menyenangkan, waktu untuk berbagi bersama-sama yang menyegarkan.

5. TUJUH RAHASIA DOA YANG DIJAWAB

Waktu Musa berdoa, Laut Merah terbelah. Waktu Elia berdoa, api turun dari surga. Waktu Daniel berdoa, malaikat menutup mulut singa-singa yang lapar. Alkitab menceritakan doa-doa yang dijawab. Dan itu semua menganjurkan bahwa doa adalah jalan untuk melangkah menuju kuasa Tuhan Allah yang besar. Yesus berjanji:

"Jika kamu meminta sesuatu kepadaKu dalam namaKu, Aku akan melakukannya." - Yohanes 14:14.


Namun beberapa doa tampaknya tidak dijawab. Kenapa? Ada tujuh prinsip yang dapat membantu kita berdoa lebih efektif:

(1) Tetaplah dekat dengan Yesus.
"JIKALAU KAMU TINGGAL DI DALAM AKU dan firmanKu TINGGAL DI DALAM KAMU, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." - Yohanes 15:7.

Pada saat kita menjadikan hubungan dengan Tuhan sebagai prioritas dan tetap menjaga hubungan denganNya, kita akan mendengar dan mencari jawaban-jawaban atas doa kita, yang mungkin terlepas dari perhatian kita.

(2) Tetap percaya kepada Tuhan.
"Dan apa saja yang kamu minta dalam doa DENGAN PENUH KEPERCAYAAN, kamu akan menerimanya." - Matius 21:22.

Untuk percaya atau mempunyai iman, berarti kita betul-betul melihat kepada Bapa di surga untuk memenuhi kebutuhan kita. Jika anda khawatir karena merasa kurang iman, ingatlah bahwa Penebus kita menunjukan mujizat kepada orang yang memohon dalam keputusasaan:

"Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!" - Markus 9:24.

Pusatkan saja pemikiran anda kepada pelaksanaan iman yang engkau MILIKI; jangan kuatir dengan iman yang TIDAK engkau miliki.

(3) Berserah pada kehendakNya.
"Dan inilah keberanian kepercayaan kita kepadaNya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepadaNya menurut kehendakNya." - 1 Yohanes 5:14.

Ingatlah bahwa Tuhan ingin mengajarkan kita, di samping juga memberikan kita berbagai hal, melalui doa. Kadang Ia berkata, "Tidak"; Kadang Ia membawa kita ke arah lain. Doa merupakan saran untuk lebih mengenal kehendak Allah. Kita harus peka atas tanggapan Allah dan belajar dari sana. Tetap mengikuti permohonan yang khusus dan melihat apa hasilnya adalah sangat membantu. "Roh Kudus akan menolongmu mengatasi hal yang mustahil: Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus." (Roma 8:27). Ingatlah bahwa kemauan kita akan selalu sama dengan kemauan Allah jika kita dapat mengetahui kemauanNya.

(4) Menunggu dengan sabar di dalam Dia.
"AKU SANGAT MENANTI-NANTIKAN TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong." - Mazmur 40:2.

Sasaran utama di sini adalah untuk tetap berfokus pada Tuhan, tetap berfokus pada jawabanNya. Dan jangan minta Tuhan untuk mendukung dan sesaat kemudian mencoba mengalihkan masalah-masalah kepada pencarian akan kesenangan berikutnya. Tunggu dengan sabar di dalam Tuhan; kita harus berdisiplin dalam hal penantian.

(5) Tinggalkan dosa.
"Sendainya ada NIAT JAHAT DALAM HATIKU, tentulah Tuhan tidak mau mendengar." - Mazmur 66:18.

Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaranNya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar ialah segala dosamu (Yesaya 59:1-2). Engkau tidak dapat tetap berdosa di satu sisi sementara di sisi lain datang meminta pertolongan ilahi. Pengakuan dan pertobatan memecahkan masalah. Jika kita tidak mengizinkan Tuhan membebaskan kita dari pikiran jahat, kata-kata, dan perbuatan, doa kita tidak akan efektif.

"Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu." - Yakobus 4:3.

Tuhan tidak akan menjawab "YA" kepada doa-doa yang mementingkan diri sendiri.

Bukalah telingamu pada hukum-hukumNya, kehendakNya, dan Ia akan membuka telingaNya atas segala permohonanmu

"Siapa yang memalingkan telinganya untuk tidak mendengarkan hukum, juga doanya adalah kekejian." - Amsal 28:9.

(6) Rasakan kebutuhan akan Tuhan.
Tuhan menjawab orang yang mengundang kehadiran dan kuasaNya ke dalam kehidupan mereka.

"Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan." - Matius 5:6

(7) Bertekun dalam doa.
Yesus mengilustrasikan perlunya bertekun dalam permohonan kita dengan menceritakan kisah janda yang sangat tekun yang terus datang kepada hakin dengan permintaannya. Akhirnya hakim yang merasa terganggu itu memenuhi permintaan sang janda, "karena janda ini terus menerus mengganggunya, dan berbuat sesuatu agar janda itu mendapat keadilan." Kemudian Yesus menyimpulkan: "Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihanNya yang siang malam berseru kepadaNya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?" (Lukas 18:5-7).

Ungkapkan kebutuhan, harapan, dan angan-anganmu dengan Tuhan. Mintalah berkat-berkat tertentu, pertolongan saat dibutuhkan. Tetaplah mencari, dan tetaplah mendengar, sampai engkau mengetahui sesuatu dari jawaban Tuhan.

6. MALAIKAT MELAYANI KEBUTUHAN UMAT-UMAT YANG BERDOA

Pemazmur bergembira bahwa melalui pelayanan malaikat Tuhan, doanya dijawab:

"Aku telah mencari Tuhan, lalu ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku... Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya." - Mazmur 34:4-7.

Waktu kita berdoa, Tuhan mengirimkan malaikatNya untuk menjawab doa kita (Ibrani 1:14). Setiap orang Kristen mempunyai malaikat pengawal:

"Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di surga yang selalu memandang wajah BapaKu yang di surga." - Matius 18:10.

Karena doa kita:

"Tuhan sudah dekat! Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapu juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam kristus Yesus." - Filipi 4:5-7.

7. GAYA HIDUP KRISTIANI

Alkitab memaparkan gaya hidup Kristiani dengan jelas. Menurut Efesus 4:22-24, orang Kristen harus "menyingkirkan" gaya hidup lama yang berasal dari "keinginan daging", dan "mengenakan" gaya hidup baru "yang diciptakan untuk menjadi seperti Dia." Dalam ayat ini juga dalam Panduan 6 kita menemukan bahwa kelahiran kembali kita "diciptakan" menjadi orang yang baru di dalam Kristus.

Panduan ini dan enam panduan berikutnya, menunjukkan gaya hidup Kristiani; mereka menyingkapkan rahasia kehidupan Kristen yang berbahagia. Mereka akan membantu anda membangun hubungan yang lebih erat dengan Kristus, yang akan menghasilkan gaya hidup Kristiani yang berbeda. Jadi pandanglah kepada Yesus hari ini dan anda akan menjadi bagian perayaan kemenangan akhir ketika Kristus memerintah dengan kedamaian penuh.